Bahaya! Stres Bisa Bunuh Masyarakat Modern

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 09 Juli 2016 | 13:20 WIB
Bahaya! Stres Bisa Bunuh Masyarakat Modern
Ilustrasi lelaki stres kerjaan. (Shutterstock)

Suara.com - Stres kerap menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Semua orang berbicara tentang manajemen stres. Tapi bukannya mengelola stres dan berusaha menyingkirkan stres dari hidup kita. Hal ini karena stres mempengaruhi kita dalam beberapa cara negatif.

Stres berpengaruh pada trombosit darah dan tingkat tekanan darah. Kondisi ini kemudian dapat membanjiri sistem tubuh Anda dengan homosistein dan kortisol, yang terkait dengan tingginya tingkat tekanan darah, masalah di jantung dan kecenderungan untuk menambah berat badan.

Stres menyebabkan tubuh membakar nutrisi penting secara langsung, yang dapat menyebabkan kekurangan gizi sehingga fungsi organ dan kelenjar menjadi buruk. Tidak hanya itu, stres dapat mengganggu pencernaan, karena tidak sempat tercerna dan Anda hanya mendapatkan sebagian kecil nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Stres juga menyebabkan depresi, kesulitan tidur dan membuat kulit tidak sehat.

Melihat semua itu, maka sangat penting mengurangi stres. Tidak hanya secara fisik, stres juga dapat menyebabkan perubahan suasana hati.

Individu menjadi gelisah, rewel, jengkel atau frustrasi atau marah mudah sering di bawah tekanan.

Sementara itu, seseorang yang mengalami juga bisa terlihat secara kasat mata, seperti telapak tangan berkeringat, sakit perut, sakit, leher atau rahang kaku, kekakuan atau nyeri di punggung dan diare. Hal ini juga menyebabkan ketegangan otot dan nyeri, masalah paru-paru, nyeri artritis, sakit maag, dan penyakit lainnya.

Selain situasi, stres juga bisa dipicu dari kebiasaan buruk seseorang, mulai dari merokok berlebihan, minum berlebihan, terlalu banyak makan makanan cepat saji, makanan dengan tingginya kadar gula, melakukan diet tapi kekurangan gizi dan kurang tidur.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menghalau stres dari hidup kita. Ada banyak cara yang dapat dilakukan dan hidup jauh lebih sehat, lebih bahagia dan lebih lama.

Salah satu hal penting yang dapat dilakukan adalah memahami apa yang menjadi penimbul stres Anda, sehingga dapat mengurangi ketegangan. Juga, melakukan diet seimbang, olahraga teratur, melakukan hal-hal yang memberikan sukacita dan di atas semua, bermeditasi. Ini pasti akan membantu Anda untuk menjalani hidup bebas stres. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Stres karena Macet Bisa Picu Hipertensi!

Awas, Stres karena Macet Bisa Picu Hipertensi!

Health | Senin, 04 Juli 2016 | 13:25 WIB

Hati-hati, Stres Bisa Memicu Gangguan pada Lambung

Hati-hati, Stres Bisa Memicu Gangguan pada Lambung

Health | Senin, 27 Juni 2016 | 00:00 WIB

Cara Tepat Mengatasi Stres

Cara Tepat Mengatasi Stres

Health | Sabtu, 25 Juni 2016 | 18:32 WIB

Awas, Stres Berkepanjangan Bisa Pengaruhi Kepuasan di Ranjang

Awas, Stres Berkepanjangan Bisa Pengaruhi Kepuasan di Ranjang

Lifestyle | Kamis, 16 Juni 2016 | 16:37 WIB

Stres Bisa Bikin Rambut Berketombe

Stres Bisa Bikin Rambut Berketombe

Lifestyle | Rabu, 04 Mei 2016 | 12:55 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB