Ibu Hamil Kelebihan Vitamin A, Ini Bahayanya

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 03 Agustus 2016 | 11:45 WIB
Ibu Hamil Kelebihan Vitamin A, Ini Bahayanya
Ilustrasi suplemen ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Ibu hamil membutuhkan banyak asupan nutrisi demi menjaga kesehatan dirinya dan bayi dalam kandunganya. Namun bila asupan nutrisinya berlebih tentu saja akan menimbulkan efek samping.

Risiko ini pula yang bisa dialami ibu hamil (bumil) bila berlebihan mengonsumsi vitamin A.

Seperti diketahui, bumil memang memerlukan vitamin A, untuk menjaga kesehatan penglihatan (mata), fungsi imun, serta pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.

Bila ibu hamil Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan bayi lahir cacat, dan sebaliknya bila kelebihan juga dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan janin.

Bahayanya Kelebihan Vitamin A
Seperti dilansir HelloSehat.com, vitamin A merupakan vitamin yang larut lemak yang akan disimpan dalam tubuh, terutama di hati. Jika jumlahnya berlebih, kelebihan ini akan menumpuk di tubuh.

Perlu diketahui, vitamin A terdapat dalam dua bentuk, yaitu bentuk preform vitamin A (retinol) dan provitamin A (karoten). Makanan yang menyediakan vitamin A dalam bentuk preform adalah daging, hati, susu, ikan, telur, dan sereal yang telah difortifikasi. Sedangkan vitamin A yang tersedia dalam buah dan sayur berada dalam bentuk karoten.

Saat kehamilan, disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi vitamin A dalam bentuk preform vitamin A karena lebih cepat diserap dan lambat untuk dihilangkan dalam tubuh. Batasan jumlah vitamin A yang aman untuk dikonsumsi adalah tidak lebih dari 10.000 IU.

Konsumsi vitamin  A dalam bentuk preform pada dosis tinggi dapat mengakibatkan bayi lahir cacat dan keracunan hati. Vitamin A dalam bentuk preform bisa Anda dapatkan dari sumber makanan hewani, makanan yang telah difortifikasi dengan vitamin A, dan juga dari suplemen vitamin A.

Namun, Anda masih dapat mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin A dalam bentuk karoten sebanyak mungkin.

1. Cacat lahir
Kekurangan maupun kelebihan vitamin A dapat menyebabkan bayi lahir cacat. Namun, tidak semua bentuk dari vitamin A dapat menyebabkan cacat lahir. Bentuk preform vitamin A dapat menyebabkan cacat lahir, tetapi bentuk karoten dari vitamin A tidak dapat menyebabkan bayi lahir cacat.

Bayi lahir cacat ini biasanya dikenal dengan nama sindrom asam retinoat, yang di dalamnya termasuk sistem saraf pusat, kraniofasial, kardiovaskular, dan malformasi timus.

Cacat lahir sendiri merupakan perubahan struktural yang terjadi saat lahir yang dapat mempengaruhi hampir seluruh bagian tubuh, seperti jantung, otak, dan kaki. Penyakit ini dapat mengubah penampilan tubuh dan terjadinya dalam tingkat yang bervariasi, dari ringan sampai berat.

Hubungan vitamin A dengan cacat lahir masih dipertanyakan oleh sejumlah ahli. Pembuktian pada manusia masih terbatas.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Obstetrics and Gynecology justru membuktikan tidak ada hubungan antara konsumsi vitamin A pada dosis >8000 IU atau >10000 IU per hari sebelum hamil dengan malformasi secara umum, cranial neural crest defects, atau neural tube defects. Namun, banyak ahli juga mengatakan bahwa terlalu banyak konsumsi vitamin A (lebih dari 10000 IU/3 mg per hari) dapat mengakibatkan bayi lahir cacat.

Dari pro-kontra ini, tidak ada salahnya Anda berjaga-jaga, memang sesuatu yang berlebihan tidak baik bagi tubuh. Yang harus Anda perhatikan adalah konsumsi vitamin A saat hamil, apakah Anda perlu suplemen untuk mencukupi kebutuhannya atau dengan makanan sehari-hari saja sudah cukup memenuhinya.

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter apakah aman untuk mengonsumsi vitamin A dilihat dari asupan makan dan kebutuhan Anda sehari-hari. Jadi, Anda harus perhatikan dosis suplemen yang dikonsumsi.

Jika Anda hamil atau sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya hindari beberapa hal berikut ini:
- Hindari mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin A, seperti minyak hati ikan, kecuali jika Anda disarankan oleh dokter
- Hindari mengonsumsi hati, karena mengandung tinggi vitamin A. Anda bisa mendapatkan vitamin A dari sumber pangan lain, seperti buah dan sayur

2. Hipervitaminosis A
Selama kehamilan, ibu membutuhkan banyak tambahan zat gizi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Hal ini mungkin membuat Anda ingin mengonsumsi suplemen yang instan menyediakan kebutuhan zat gizi Anda dan bayi.

Suplemen kehamilan mungkin diperlukan bagi ibu hamil pada kondisi tertentu, artinya tidak semua ibu hamil membutuhkan suplemen. Terlalu banyak konsumsi suplemen, terutama suplemen vitamin A justru dapat mengakibatkan keracunan vitamin.

Sama seperti cacat lahir, keracunan vitamin A juga disebabkan oleh konsumsi tinggi vitamin A dalam bentuk preform. Keracunan vitamin A dikenal dengan nama hipervitaminosis A.

Hipervitaminosis A dibagi menjadi dua, yaitu hipervitaminosis A akut dan kronis. Hipervitaminosis akut terjadi tidak lama setelah mengonsumsi vitamin A dalam dosis sangat tinggi. Hipervitaminosis kronis terjadi ketika vitamin A dalam jumlah yang tinggi menumpuk di tubuh selama kurun waktu yang panjang.

Hipervitaminosis dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan meningkatkan tekanan pada otak. Tanda-tanda Anda mengalami hipervitaminosis A akut adalah sakit kepala, kantuk, nyeri pada perut, mual, dan muntah.

Sedangkan jika Anda mengalami hipervitaminosis A kronis adalah sakit kepala, pandangan kabur, tulang sakit dan nyeri, nafsu makan buruk, mual, muntah, kulit kering dan kasar, serta gatal dan mengelupas.

Cara Aman Konsumsi Vitamin A Saat Hamil
Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen vitamin A saat hamil, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. Mengapa? Suplemen vitamin A atau vitamin prenatal dalam dosis tinggi dapat membahayakan janin.

Sebagian besar vitamin prenatal mengandung vitamin A dalam bentuk beta karoten maupun bentuk vitamin preform A dalam dosis tinggi. Suplemen seperti minyak hati ikan juga mengandung vitamin A dalam dosis tinggi.

Jika Anda mengonsumsi suplemen, pastikan suplemen tersebut mengandung vitamin A tidak lebih dari 1,5 mg atau 5000 IU dan Anda juga mengonsumsi vitamin A dari makanan. Serta, hindari makan hati karena hati mengandung tinggi vitamin A.

Sebaiknya konsumsi hati tidak lebih dari satu kali setiap minggu dan hindari konsumsi suplemen vitamin A jika Anda sudah mengonsumsi hati. Satu hal lagi yang penting adalah sebaiknya ibu hamil atau perempuan yang sedang mencoba hamil menjauhi obat jerawat isotretinoin dan obat lain yang mengandung retinol (salah satu bentuk vitamin A).



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Indonesia Butuh Susu Ibu Hamil, tapi Negara Lain Tidak?

Kenapa Indonesia Butuh Susu Ibu Hamil, tapi Negara Lain Tidak?

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 14:05 WIB

Mandi Makin Nyaman: 5 Rekomendasi Body Wash Aman untuk Bumil

Mandi Makin Nyaman: 5 Rekomendasi Body Wash Aman untuk Bumil

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:15 WIB

Viral Ibu Hamil Meninggal, Kontraksi Disebut Asam Lambung oleh Rumah Sakit di Aceh

Viral Ibu Hamil Meninggal, Kontraksi Disebut Asam Lambung oleh Rumah Sakit di Aceh

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:30 WIB

Mudik saat Hamil? Ini 6 Tips Penting agar Perjalanan Tetap Aman dan Nyaman!

Mudik saat Hamil? Ini 6 Tips Penting agar Perjalanan Tetap Aman dan Nyaman!

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 18:10 WIB

10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin

10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 17:31 WIB

9 Menu Sahur Sat-Set tapi Tetap Sehat untuk Ibu Hamil, Kaya Protein dan Serat!

9 Menu Sahur Sat-Set tapi Tetap Sehat untuk Ibu Hamil, Kaya Protein dan Serat!

Lifestyle | Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:00 WIB

Apakah Retinol Bisa Digunakan Setiap Hari? Cek Aturannya dan 3 Rekomendasi Produk Dosis Rendah

Apakah Retinol Bisa Digunakan Setiap Hari? Cek Aturannya dan 3 Rekomendasi Produk Dosis Rendah

Lifestyle | Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:49 WIB

5 Model Sepatu Terbaik untuk Ibu Hamil, Nyaman dan Minim Risiko

5 Model Sepatu Terbaik untuk Ibu Hamil, Nyaman dan Minim Risiko

Lifestyle | Senin, 09 Februari 2026 | 14:26 WIB

6 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bumil Friendly: Aman, Nyaman, dan Lindungi Kulit dari Melasma

6 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bumil Friendly: Aman, Nyaman, dan Lindungi Kulit dari Melasma

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 11:48 WIB

Apakah Physical Sunscreen Aman untuk Ibu Hamil?

Apakah Physical Sunscreen Aman untuk Ibu Hamil?

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:59 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB