Waspada Terhadap Tuberkulosis Laten

Tomi Tresnady, Dinda Rachmawati

Kamis, 08 Desember 2016 | 08:14 WIB
Waspada Terhadap Tuberkulosis Laten
Ilustrasi bakteri tuberkulosis. [shutterstock]
Penyakit tuberkulosis (TB) terdiri dari beberapa kelompok, salah satunya ialah yang disebut TB laten. Menurut dr. Diah Handayani SpP dari RSUP Persahabatan, TB laten merupakan kelompok orang yang sudah terserang bakteri Mycobacterium tuberkulosis, namun tidak dapat dibuktikan secara klinis maupun mikrobiologis.
 
Ia mengatakan, untuk memerangi penyakit TB, kelompok TB laten juga harus menjadi fokus dan tak boleh terlupakan. Karena sebenarnya, TB laten juga harus diwaspadai. 
 
"Ini yang harus kita fikirkan karena jangan sampai mereka yang baru terinfeksi bakteri, bisa terkena TB. Biasanya TB laten terjadi pada orang yang tinggal satu rumah dengan penderita TB. Semua orang yang kontaknya erat dengan penderita TB, terutama petugas kesehatan," ungkap dia dalam temu media di Balaikota Provinsi DKI Jakarta, Rabu (7/12/2016).
 
Untuk itu, lanjut Diah, penting adanya edukasi bagi kelompok TB laten, agar sebisa mungkin bakteri yang sedang 'tidur' dapat dicegah agar tidak menjadi aktif. 
 
"TB laten, jangan sampai sakit. Karena ini sama dengan bom waktu, mereka bisa terkena TB di masa depan dan menularkan orang lainnya jika daya tahan tubuh mereka menurun," tambahnya.
 
Pencegahan tersebut, harus dilakukan terutama untuk anak-anak dibawah usia lima tahun. Jika mereka tinggal satu rumah dengan penderita TB, segera periksakan ke puskesmas atau rumah sakit, jangan menunggu sampai anak demam, batuk berdahak atau tak mai makan. 
 
Jika tak diberi pencegahan, saat dewasa, kata Diah, mereka bisa dengan mudah menjadi penderita TB aktif, apalagi jika mereka adalah seorang perokok. Atau, saat usia 40 tahun ke atas, mereka bisa dengan mudah terkena TB diabetes mellitus (DM).
 
Tak hanya anak, Diah menekankan orang penderita HIV, juga wajib diberi pencegahan, karena mereka juga termasuk dalam kelompok TB laten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Transjakarta Jadi Media Perangi TBC

Transjakarta Jadi Media Perangi TBC

Health | Kamis, 08 Desember 2016 | 07:17 WIB

TB pada Anak, Adakah Pantangan?

TB pada Anak, Adakah Pantangan?

Health | Selasa, 11 Oktober 2016 | 13:16 WIB

Penderita Tuberkulosis Bisa Sembuh Asal Minum Obat Teratur

Penderita Tuberkulosis Bisa Sembuh Asal Minum Obat Teratur

Health | Kamis, 24 Maret 2016 | 08:32 WIB

Benarkah HIV dan TBC Bisa Ditularkan Lewat Ujung Terompet?

Benarkah HIV dan TBC Bisa Ditularkan Lewat Ujung Terompet?

Health | Kamis, 31 Desember 2015 | 20:30 WIB

Tuberkulosis Salah Satu Penyebab Kematian Utama Perempuan

Tuberkulosis Salah Satu Penyebab Kematian Utama Perempuan

Health | Jum'at, 06 November 2015 | 07:15 WIB

Obat Baru Untuk TB Resisten Segera Diuji Coba di Indonesia

Obat Baru Untuk TB Resisten Segera Diuji Coba di Indonesia

Health | Kamis, 02 April 2015 | 19:14 WIB

Setiap Menit Satu Perempuan Meninggal Akibat TB

Setiap Menit Satu Perempuan Meninggal Akibat TB

Health | Jum'at, 27 Maret 2015 | 17:09 WIB

Inilah Fakta Tentang Tuberkulosis

Inilah Fakta Tentang Tuberkulosis

Health | Jum'at, 27 Maret 2015 | 09:17 WIB

Tuberculosis Masih Mengancam Jakarta Timur

Tuberculosis Masih Mengancam Jakarta Timur

Health | Selasa, 24 Maret 2015 | 16:37 WIB

Terkini

PKSS Genjot Inovasi SDM Lewat Digitalisasi

PKSS Genjot Inovasi SDM Lewat Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:11 WIB

Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Produk Desa, Mendes: Bukan Saingan BUMDes

Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Produk Desa, Mendes: Bukan Saingan BUMDes

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:08 WIB

Acer Resmi Jual AC di Indonesia, Acerpure Chill Punya HEPA Filter, AC Portable, Harga Mulai Rp3 Juta

Acer Resmi Jual AC di Indonesia, Acerpure Chill Punya HEPA Filter, AC Portable, Harga Mulai Rp3 Juta

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:05 WIB

Wamen Haji Dorong Industri Umrah Naik Kelas, Bisnis Tak Lagi Sekadar Kejar Profit

Wamen Haji Dorong Industri Umrah Naik Kelas, Bisnis Tak Lagi Sekadar Kejar Profit

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:01 WIB

BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer

BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:00 WIB

Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina

Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:57 WIB

Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian

Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:54 WIB

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

×