Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Produk Desa, Mendes: Bukan Saingan BUMDes

Muhamad Yasir, Novian Ardiansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:08 WIB
Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Produk Desa, Mendes: Bukan Saingan BUMDes
Kopdes merah putih di stone garden (Google/Alifia Ganjaraharja)
baca 10 detik
  • Kopdes Merah Putih akan menyerap hasil produksi desa bekerja sama dengan BUMDes.
  • Kementerian Desa menggandeng 10 asosiasi desa guna mengawal operasional program di 75.266 desa.
  • Sebanyak 20 persen laba koperasi menjadi Pendapatan Asli Desa, sementara 80 persen sisanya dikembalikan untuk masyarakat desa.

Suara.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memastikan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih tidak akan menjadi pesaing Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sebaliknya, koperasi tersebut akan berperan sebagai penampung (offtaker) hasil produksi masyarakat desa yang dikelola bersama BUMDes untuk memperkuat ekonomi desa.

Untuk memastikan program tersebut berjalan optimal, Kementerian Desa dan PDT menggandeng 10 asosiasi desa sebagai mitra strategis dalam mengawal pelaksanaan Kopdes Merah Putih di 75.266 desa di seluruh Indonesia.

"Jadi 10 asosiasi desa ini menjadi mitra strategis Kementerian Desa untuk memastikan program Bapak Presiden melalui Asta Cita yang ke-6 itu benar-benar terlaksana," kata Yandri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Menurut Yandri, Kopdes Merah Putih dirancang menjadi penghubung antara hasil produksi masyarakat dengan pasar.

Karena itu, koperasi akan bekerja sama dengan BUMDes untuk menyerap sekaligus memasarkan berbagai komoditas unggulan sesuai potensi masing-masing desa.

"Jumlah desa banyak sekali 75.266, dengan berbagai potensi yang ada, tentu nanti masing-masing Kopdes bekerja sama dengan BUMDes memastikan semua produk desa itu sesuai dengan potensinya, akan dipastikan bisa mendapatkan manfaat bagi para penduduk desa," ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh potensi ekonomi desa akan dimaksimalkan melalui operasional Kopdes Merah Putih. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, keuntungan koperasi juga akan memberikan manfaat langsung bagi pemerintah desa.

Yandri menjelaskan, sebanyak 20 persen laba koperasi akan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes), sedangkan 80 persen sisanya akan kembali kepada masyarakat desa.

baca juga

"Jadi pemerintah desa dengan segala unsurnya punya kepentingan, Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa, termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu," jelasnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Yandri Susanto. (Suara.com/Lilis)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Yandri Susanto. (Suara.com/Lilis)

Selain mengembangkan koperasi, Kementerian Desa juga terus memperluas program desa tematik yang disesuaikan dengan potensi ekonomi di masing-masing daerah. Program tersebut, kata Yandri, telah menunjukkan hasil positif selama setahun terakhir.

Salah satu hasilnya adalah banyaknya BUMDes yang kini menjadi pemasok utama bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Hampir seribu bahkan BUMDes itu menjadi penyuplai utama MBG," ungkap Yandri.

Ke depan, pengembangan desa tematik akan terus diperluas, mulai dari desa jagung, padi, perikanan, hingga perkebunan. Seluruh hasil produksinya akan diserap oleh Kopdes Merah Putih melalui kerja sama dengan BUMDes.

"Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker-nya bekerjasama dengan badan usaha milik desa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG

Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:22 WIB

'Kami Muak' Menggema di Depan Kejagung, Massa Desak Program MBG Dihentikan

'Kami Muak' Menggema di Depan Kejagung, Massa Desak Program MBG Dihentikan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:00 WIB

Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional

Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:48 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×