Usia 2 Tahun Anak Belum Bisa Bicara, Waspadai Gangguan Ini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 28 Januari 2017 | 08:04 WIB
Usia 2 Tahun Anak Belum Bisa Bicara, Waspadai Gangguan Ini
Wira Sinaga dengan putranya, Dave Azrial Sinaga yang mengalami gangguan pendengaran. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Wira Sinaga tak pernah menyangka, putranya Dave Azrial Sinaga, mengalami gangguan pendengaran. Mulanya, ia tak terlalu berpikiran macam-macam ketika Dave selalu cuek ketika dipanggil.

"Ya saya mikirnya karena anak laki-laki wajarlah begitu (cuek)," ujar Wira pada pada temu media yang diselenggarakan Cochlear Indonesia di RSCM Kencana, baru-baru ini.

Hingga Dave berusia 2 tahun, Wira menyadari anaknya berbeda dengan yang lain. Hingga ia memberikan putranya alat bantu dengar biasa agar Dave dapat berkomunikasi dan mengenal suara.

"Tapi akhirnya saya ke dokter dan mendapati kalau anak saya ada gangguan di kokleanya. Dave harus dipasang implan koklea untuk mengatasi gangguan dengarnya itu," tambah Wira.

Karena minimnya informasi seputar pemasangan teknik implan koklea di Indonesia, ia memutuskan melakukannya di negara tetangga, Singapura. Setelah menjalani pemasangan implan koklea, Wira melihat begitu banyak perkembangan komunikasi buah hatinya tersebut.

"Karena dia sudah bisa mendengar ya sekarang jadi senang ngomong. Bahkan hobi dia sekarang membaca, main basket seperti anak-anak lainnya. Saya juga bersyukur anak saya bisa menguasai bahasa Inggris dan Mandarin juga," ungkap Wira.

Upaya yang dilakukan terhadap putra pertamanya itu, menurut dr Harim Priyono Sp.THT-KL, dari RSCM Kencana sudah tepat. Intervensi pada kondisi gangguan pendengaran harus dilakukan sedini mungkin agar fungsi saraf telinga masih bisa distimulasi seperti semula.

"Otak kan punya usia, semakin tua semakin susah disuruh belajar. Jadi harus diitervensi awal sehingga hasilnya lebih baik. Orangtua juga harus lebih mengenali kondisi anaknya, misalnya sudah usia 2 tahun ngomong belum bisa harus segera diperiksakan untuk diketahui penyebabnya," tambah dia.

Idealnya, jika anak mengalami gangguan pendengaran, tambah dr Harim, intervensi dilakukan pada usia golden periode yakni usia di bawah 3 tahun.

"Sehingga anak bisa lebih mudah untuk diajari tutur kata seperti orang normal. Kalau tanpa intervensi takutnya anak akan susah mengejar, dan tidak bisa lancar ngomong seperti anak pada umumnya," pungkas dia.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Implan Koklea, Ini Biaya yang Harus Dikeluarkan

Implan Koklea, Ini Biaya yang Harus Dikeluarkan

Health | Rabu, 25 Januari 2017 | 14:56 WIB

Awas! Toksoplasma Ternyata Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran

Awas! Toksoplasma Ternyata Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran

Health | Selasa, 24 Januari 2017 | 17:48 WIB

Begini Cara Mengatasi Gangguan Pendengaran

Begini Cara Mengatasi Gangguan Pendengaran

Health | Minggu, 01 Januari 2017 | 13:28 WIB

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Health | Jum'at, 25 November 2016 | 07:16 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB