Anda Menderita Asam Lambung? Hindari 10 Makanan Ini

Ririn Indriani | Suara.com

Sabtu, 04 Maret 2017 | 08:50 WIB
Anda Menderita Asam Lambung? Hindari 10 Makanan Ini
Ilustrasi cokelat, Kopi, Susu Krim. (Shutterstock)

Suara.com - Ada bermacam-macam masalah pada lambung, seperti perut kembung, mulas, mual, dan muntah. Namun, pernahkah Anda merasa panas pada perut disertai rasa mulas atau mual? Bila ya, bisa jadi Anda mengalami masalah dengan refluks asam lambung, yaitu saat asam lambung yang berlebih naik dari lambung ke tenggorokan.

Salah satu penyebab refluks asam lambung adalah makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Untuk itu, Anda harus menghindari makanan dan minuman tertentu agar asam lambung tak naik.

Lantas, apa saja makanan dan minuman yang harus dihindari penderita asam lambung? Berikut ulasan yang dihimpun hellosehat.com.

1. Cokelat

Mungkin bagi Anda yang tidak menyukai cokelat, tidak masalah untuk menghindari makanan yang satu ini. Namun, jika Anda penyuka cokelat, ini adalah kabar buruk.

Cokelat mengandung kafein dan stimulan lainnya yaitu theobromine, yang dapat menyebabkan refluks. Selain itu cokelat juga mengandung tinggi lemak dan cocoa yang dapat menyebabkan refluks.
 
Sedangkan dark chocolate yang mungkin tidak seburuk milk chocolate yang tinggi akan lemak, namun tetap bisa memicu asam lambung.

2. Soda

Selain membuat perut kembung, soda dan minuman berkarbonasi dapat memicu peningkatan asam lambung Anda. Gelembung soda dari minuman berkarbonasi dapat menyebar ke seluruh perut dan hal ini memicu peningkatan asam lambung tersebut. Bahkan soda yang juga mengandung kafein dapat membuat kondisi asam di lambung semakin buruk. Anda harus menghindarinya jika tidak ingin mengalami mual, panas lambung, dan mulas.

3. Makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng diketahui juga dapat memicu refluks asam lambung. Makanan ini dikaitkan dengan panas lambung. Gejala yang mungkin dialami penderita adalah nyeri dada. Selain itu, makanan yang digoreng juga dikenal sebagai pemicu kolesterol.

4. Alkohol

Sama seperti minuman bersoda, bir, anggur, dan minuman keras lainnya dapat berkontribusi menyebabkan peningkatan refluks asam lambung. Alkohol dipercaya dapat merelaksasi katup di bawah esofagus (menyatu dengan lambung) yang dapat menyebabkan asam lambung.

Namun, ada beberapa minuman yang beralkohol yang tidak terlalu memiliki kandungan asam tinggi. Alternatif yang bisa dijalani adalah Anda bisa mengonsumsi segelas cocktail atau anggur, tetapi hindari jus jeruk atau soda dalam satu hari tersebut.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Punya Bokong Lebih Besar? Santap 5 Makanan Ini

Ingin Punya Bokong Lebih Besar? Santap 5 Makanan Ini

Lifestyle | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:52 WIB

Lima Makanan Ini Bisa Dongkrak Kekebalan Tubuh Anda

Lima Makanan Ini Bisa Dongkrak Kekebalan Tubuh Anda

Health | Senin, 27 Februari 2017 | 16:24 WIB

Seputar Selective Eating Disorder yang Perlu Diketahui

Seputar Selective Eating Disorder yang Perlu Diketahui

Health | Senin, 20 Februari 2017 | 19:29 WIB

Begini Cara Menyimpan Keju Agar Tahan Lama dan Tak Keras

Begini Cara Menyimpan Keju Agar Tahan Lama dan Tak Keras

Lifestyle | Jum'at, 17 Februari 2017 | 19:38 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB