Racun Laba-Laba Bisa Atasi Stroke?

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 22 Maret 2017 | 19:47 WIB
Racun Laba-Laba Bisa Atasi Stroke?
Ilustrasi laba-laba. (Shutterstock)

Suara.com - Hampir enam juta orang meninggal, karena stroke setiap tahunnya. Para ilmuwan dunia pun tertantang untuk menemukan pengobatan terkini agar bisa menyelamatkan nyawa pasien stroke.

Studi terkini pun menyebutkan bahwa gigitan laba-laba yang mengandung racun memiliki pengaruh positif dalam mengatasi stroke. Peneliti dari Australia yang melakukan studi ini menemukan bahwa racun laba-laba mengandung zat peptida yang dapat memperbaiki kerusakan otak akibat stroke.

Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan peptida yang disebut Hi1a dalam racun laba-laba terbukti mengurangi kerusakan otak tikus sebesar 80 persen jika diberi dua jam pasca serangan stroke.

Bahkan jika zat ini diberikan delapan jam setelah serangan stroke, efektivitasnya masih berkisar 65 persen. Zat ini bekerja dengan membantu memasok oksigen dari sel-sel yang mati karena stroke.

"Temuan kami adalah yang pertama mengungkap khasiat racun laba-laba untuk meminimalkan kerusakan otak setelah stroke," ujar Gleen King, peneliti utama.

Meski demikian, King memperingatkam bahwa perlu uji coba berikutnya untuk menguji khasiatnya pada manusia. Termasuk untuk mengidentifikasi apakah zat ini efektif untuk mengatasi stroke karena sumbatan atau pembuluh darah yang pecah. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Temukan Obat Baru Atasi Depresi, Apa Ya?

Peneliti Temukan Obat Baru Atasi Depresi, Apa Ya?

Health | Rabu, 22 Maret 2017 | 15:01 WIB

Peneliti Temukan Manfaat Gerakan Salat bagi Kesehatan, Apa Saja?

Peneliti Temukan Manfaat Gerakan Salat bagi Kesehatan, Apa Saja?

Health | Selasa, 14 Maret 2017 | 19:29 WIB

Ilmuwan Kembangkan Penyembuh Kanker dari Hiu

Ilmuwan Kembangkan Penyembuh Kanker dari Hiu

Tekno | Senin, 13 Maret 2017 | 20:00 WIB

Ingin Berat Badan Tetap Terjaga? Jangan Begadang!

Ingin Berat Badan Tetap Terjaga? Jangan Begadang!

Health | Sabtu, 11 Maret 2017 | 18:33 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×