Studi: Bayi Lebih Tidur Nyenyak di Kamarnya Sendiri

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 07 Juni 2017 | 15:29 WIB
Studi: Bayi Lebih Tidur Nyenyak di Kamarnya Sendiri
Ilustrasi bayi tidur (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orangtua di Indonesia merasa tak tega meninggalkan buah hatinya yang masih bayi tidur sendirian di kamar. Ternyata, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, bayi tidur lebih nyenyak di kamar sendiri daripada ketika tidur dengan ibu mereka.

Sebuah tim peneliti di AS telah menemukan, bayi yang berbagi kamar pada usia empat bulan cenderung terpapar selimut, bantal, atau benda asing lain yang 'tak disetujui' dan dapat meningkatkan kemungkinan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). SIDS adalah kematian anak yang tidak dapat dijelaskan, dan terjadi secara tiba-tiba pada usia di bawah satu tahun.

"Menunggu terlalu lama (untuk pemisahan kamar) dapat memberi efek negatif pada kualitas tidur baik untuk orangtua maupun bayi. Baik itu dalam jangka pendek maupun jangka panjang," kata Profesor Pediatri di Penn State College of Medicine, Pennsylvania, AS, Ian Paul.

"Tidur bayi yang tidak memadai dapat menyebabkan obesitas, kurang tidur di kemudian hari dan dapat berdampak negatif pada orangtua," sambungnya.

Untuk penelitian ini, peneliti menggunakan data yang mereka kumpulkan dari studi INSIGHT dan melibatkan 279 ibu dan bayi mereka dari Penn State Health Milton S. Hershey Medical Center.

Pada usia empat bulan, anak-anak akan tidur nyenyak di kamar mereka rata-rata selama 45 menit lebih lama dibandingkan mereka yang berbagi kamar dengan orangtua. Pada sembilan bulan, jurang tersebut melebar hingga satu jam 40 menit. Demikian temuan yang dimuat dalam jurnal Pediatrics.

Studi tersebut menantang rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP) bagi orangtua untuk menjaga bayi di ruangan yang sama dengan mereka tidur selama satu tahun pertama untuk mencegah sindrom kematian bayi mendadak.

"Temuan kami menunjukkan hasil tidur yang kurang baik dan praktik tidur yang lebih aman untuk bayi yang berbagi kamar di luar masa awal menunjukkan bahwa AAP harus mempertimbangkan kembali dan merevisi rekomendasi yang menunggu bukti untuk mendukungnya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Gigi Bayi Bisa Prediksi Risiko Autisme?

Kondisi Gigi Bayi Bisa Prediksi Risiko Autisme?

Health | Sabtu, 03 Juni 2017 | 19:37 WIB

Sungguh Malang Bayi Ini Dijuluki Alien, Kenapa ya?

Sungguh Malang Bayi Ini Dijuluki Alien, Kenapa ya?

Health | Kamis, 01 Juni 2017 | 19:36 WIB

Ajaib! Bayi Baru Lahir Ini Langsung Bisa Jalan

Ajaib! Bayi Baru Lahir Ini Langsung Bisa Jalan

Health | Selasa, 30 Mei 2017 | 19:00 WIB

Aksi Bayi Baru Lahir Ini Hebohkan Dunia Maya

Aksi Bayi Baru Lahir Ini Hebohkan Dunia Maya

Tekno | Selasa, 30 Mei 2017 | 16:19 WIB

Ngemil Juga Bermanfaat untuk Anak 10 Bulan

Ngemil Juga Bermanfaat untuk Anak 10 Bulan

Press Release | Kamis, 25 Mei 2017 | 12:25 WIB

Ini Risikonya Bila Bayi Prematur Pakai Popok Ukuran Normal

Ini Risikonya Bila Bayi Prematur Pakai Popok Ukuran Normal

Health | Selasa, 23 Mei 2017 | 15:49 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB