Kelebihan Metode Tatap Muka dalam Menguasai Bahasa Inggris

Adhitya Himawan, Firsta Nodia

Jum'at, 16 Juni 2017 | 07:40 WIB
Kelebihan Metode Tatap Muka dalam Menguasai Bahasa Inggris
Psikolog Ayoe Utomo dalam acara Face to Face Learning Method. [Suara.com/Firsta Nodia]

Penguasaan bahasa Inggris kini menjadi sebuah kebutuhan. Apalagi di dunia kerja, kemampuan berbahasa inggris nampaknya menjadi syarat untuk menapaki sebuah karir yang lebih cemerlang.

Ada banyak metode pembelajaran bahasa Inggris, baik melalui sistem tatap muka dengan kursus atau mempelajari otodidak secara tradisional maupun digital. Namun mana metode yang lebih efektif?

Disampaikan psikolog Ayoe Utomo, metode pembelajaran melalui tatap muka menjadi cara yang lebih efektif untuk menguasai bahasa Inggris. Ia mengatakan saat bertatap muka dengan pengajar, akan terjadi komunikasi dua arah yang melibatkan semua indera sehingga penyampaian dan penerimaan pesan menjadi lebih efektif ketimbang melalui digital.

"Ketika berbicara tatap muka ada tiga komponen yang terlibat sehingga pesan cepat sampai, yaitu kata-kata, intonasi dan visual. Kata-kata hanya berpengaruh 15 persen, sedangkan gestur 55 persen dan intonasi 30 persen. Jadi ketika ada gestur dan intonasi yang dimainkan, pesan akan lebih cepat diterima," ujar dia pada temu media di Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Tak hanya itu, pengajaran secara tatap muka juga melibatkan interaksi antara pengajar dan siswa. Hal ini tidak didapat ketika Anda mempelajari bahasa Inggris melalui film atau musik yang berbahasa Inggris.

"Jadi ketika tatap muka, pengajar bisa mengetahui sejauh mana kemampuan siswanya dalam menguasai bahasa Inggris. Ketika ada yang harus diulang, ya diulang agar semakin terasah. Ketika sudah menguasai ya bisa lanjut ke materi selanjutnya," tambah dia.

Metode pengajaran tatap muka atau 'face to face' ini diadopsi oleh lembaga British Council Indonesia Foundation melalui program 'myClass'. Namun yang berbeda dengan kursus bahasa Inggris lainnya, di sini siswa diberikan kelonggaran untuk memilih jadwal, topik hingga guru yang mereka sukai.

"Yang berbeda dari kursus lainnya adalah tidak perlu khawatir akan ketinggalan kelas karena sibuk, karena kami menawarkan kebebasan memilih topik, jadwal dan guru yang sesuai. Mereka bisa memilih kelas dan topik melalui aplikasi dengan guru bersertifikat Internasional," tambah Michael Little selaku Director Training and Development British Council.

baca juga

Hanny Sanjaya, Head of Marketing British Council Indonesia Foundation menambahkan, dalam satu kelas nantinya maksimal akan diisi oleh 16 siswa. Berbagai topik bisa dipilih siswa sesuai kebutuhan seperti pengaplikasian di dunia kerja, pariwisata, istilah kedokteran dan lainnya.

"Kelas ini bisa diikuti mahasiswa dan profesional berusia 17 tahun keatas. Kami juga memiliki program MyClub yakni kegiatan ekstra untuk bersosialisasi dan mempraktikkan bahasa Inggris dengan pilihan topik menarik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahasa Asing Masih Jadi Kendala Lanjutkan S2 di Luar Negeri

Bahasa Asing Masih Jadi Kendala Lanjutkan S2 di Luar Negeri

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 21:54 WIB

Mitos dan Fakta Tentang Mengajarkan Bahasa Inggris pada Anak

Mitos dan Fakta Tentang Mengajarkan Bahasa Inggris pada Anak

Health | Sabtu, 04 Februari 2017 | 13:08 WIB

Kiat Meraih Skor Tinggi untuk TOEFL

Kiat Meraih Skor Tinggi untuk TOEFL

Lifestyle | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 21:47 WIB

Inggris 'Wajibkan' Imigran Muslim Belajar Bahasa Inggris

Inggris 'Wajibkan' Imigran Muslim Belajar Bahasa Inggris

News | Selasa, 19 Januari 2016 | 09:39 WIB

Pentingnya Ajarkan Bahasa Inggris pada Anak

Pentingnya Ajarkan Bahasa Inggris pada Anak

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2015 | 05:46 WIB

UNY Bikin Aplikasi Belajar Bahasa Inggris di Windows Phone

UNY Bikin Aplikasi Belajar Bahasa Inggris di Windows Phone

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2014 | 01:32 WIB

"Selfie" dan "Tweep" Masuk di Kamus Merriam-Webster Terbaru

"Selfie" dan "Tweep" Masuk di Kamus Merriam-Webster Terbaru

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 09:57 WIB

 Cara Unik Siswa Brasil Belajar Bahasa Inggris

Cara Unik Siswa Brasil Belajar Bahasa Inggris

Video | Kamis, 08 Mei 2014 | 12:23 WIB

Bahasa Inggris Itu Bikin 'Gila'

Bahasa Inggris Itu Bikin 'Gila'

Video | Jum'at, 04 April 2014 | 18:35 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

×