Tengkuk Sering Pegal, Waspadai Kondisi Darah Kental

Kamis, 06 Juli 2017 | 15:06 WIB
Tengkuk Sering Pegal, Waspadai Kondisi Darah Kental
Ilustrasi lelaki alami tengkuk leher pegal (Shutterstock)

Suara.com - Pernahkah Anda merasakan pegal di bagian tengkuk leher disertai dengan nyeri kepala yang tak diketahui penyebabnya? Jika ya, maka bisa jadi Anda mengalami kondisi darah kental.

Disampaikan ahli gizi dari Universitas Indonesia, Rita Ramayulis, dahulu kondisi darah kental lebih disebabkan faktor keturunan yang jumlahnya hanya berkisar satu persen. Namun, kini dengan pola makan yang tak beraturan, prevalensi darah kental mencapai 50 persen.

"Kondisi darah kental terjadi karena banyak partikel di darah sehingga tidak bisa beredar ke seluruh tubuh. Penyebabnya kalau dulu faktor keturunan, sekarang lebih dipicu gaya hidup seperti terlalu banyak makanan manis dan gorengan," ujar Rita dalam talkshow yang dihelat Gramedia di Neo Soho Mall Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Dia mengungkapkan, kondisi ini menempatkan seseorang pada risiko tinggi mengidap serangan jantung hingga stroke yang diawali keluhan sederhana seperti pusing, napas tersengal-sengal hingga berat di bagian leher.

Untuk menormalkan kembali aliran darah, Rita menganjurkan diet rendah energi, seimbang dan teratur (REST). Cukup dengan melakukan diet ini selama 21 hari, Rita mengatakan, kondisi darah kental bisa teratasi.

"Minum air putih sebenarnya bisa membantu mengencerkan darah, cuma kan nggak semua orang suka dengan air putih. Untuk menyiasatinya bisa dengan infused water yang diminum dua liter setiap hari," ungkap dia.

Untuk pola makannya, terbagi dalam tiga pekan pelaksanaan diet. Minggu pertama diisi dengan konsumsi makanan mengandung protein untuk memperbaiki metabolisme yang berantakan karena pola makan tak sehat.

Tak semua protein boleh dikonsumsi, Rita membatasi pada putih telur, dada ayam tanpa kulit, yogurt rendah lemak, ikan segar, dan tempe.

"Minggu kedua masa untuk membersihkan aliran darah. Caranya dengan berhenti konsumsi karbohidrat sederhana seperti pada minuman atau makanan manis. Tapi tingkatkan konsumsi asam lemak esensial untuk membersihkan zat yang menghambat aliran darah," ujarnya.

Pekan ketiga selanjutnya diisi dengan melakukan aktivitas fisik yang dapat meningkatkan massa otot. Namun, Rita merekomendasikan olahraga di luar ruangan karena vitamin D pada sinar matahari dapat meningkatkan imunitas tubuh. Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI