Ini Cara Otak Perempuan Bulimia Ketika Merespon Makanan

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2017 | 16:20 WIB
Ini Cara Otak Perempuan Bulimia Ketika Merespon Makanan
Ilustrasi gangguan makan. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam sebuah studi terbaru oleh American Psychological Association menyebutkan, perempuan dengan bulimia ditemukan memiliki aliran darah yang lebih rendah ke bagian otak yang terkait dengan refleksi diri saat mereka stres, dibandingkan perempuan tanpa gangguan tersebut.

Hasilnya menunjukkan, perempuan dengan bulimia nervosa dapat menggunakan makanan untuk menghindari pikiran negatif tentang diri mereka sendiri. Ini juga menunjukkan, individu dengan gangguan makan memiliki bagian otak yang berfungsi secara berbeda, dan menyebabkan mereka melihat makanan sebagai gangguan saat mereka merasa tingkat stres yang tinggi.

Bulimia nervosa adalah kelainan makan yang ditandai dengan siklus makan dan perilaku makan seperti memuntahkan makanan oleh diri sendiri untuk menguraikan efek makanan, dan mencegah kenaikan berat badan.

Stres dianggap sebagai pemicu pesta makan pada pasien dengan gangguan ini. Namun, hanya sedikit penelitian tentang bagaimana orang-orang merespons isyarat makanan.

Percobaan terdiri dari dua penelitian 10 pertama dengan kelainan bulimia nervosa, dan 10 tanpa bulimia nervosa untuk kemudian diteliti dalam laboratorium.

Mereka kemudian memasuki pemindai MRI, dan ditunjukkan gambar netral seperti daun dan perabotan, lalu diikuti serangkaian foto makanan tinggi lemak dan gula.

Setiap peserta kemudian diberi masalah matematika yang tidak mungkin untuk dipecahkan, yang dirancang untuk mendorong stres, dan mengancam ego mereka. Para perempuan kemudian masuk kembali ke dalam alat pemindai, dan melihat foto baru dari makanan tinggi lemak dan gula hingga kemudian menilai tingkat stres dan hasrat makanan mereka.

"Kami menemukan bahwa setiap orang mengalami stres yang meningkat setelah melakukan tugas, dan semua orang melaporkan bahwa stres turun setelah melihat isyarat makanan lagi," kata rekan penulis Sarah Fischer, PhD, dari George Mason University di Virginia.

"Juga, setiap kali peserta melihat isyarat makanan, mereka melaporkan bahwa keinginan mereka akan makanan meningkat," dia menjelaskan.

Meskipun pola hasil yang dilaporkan serupa untuk kedua kelompok, namun kedua kelompok memiliki respons otak yang berbeda seperti yang ditunjukkan oleh pemindaian MRI.

Pada perempuan dengan bulimia, aliran darah ke daerah yang disebut precuneus, yang dikaitkan dengan refleksi diri, menurun saat diperlihatkan gambar makanan. Bagi perempuan tanpa gangguan, aliran darah ke wilayah meningkat. Untuk memeriksa apakah temuan dapat direplikasi dalam sampel perempuan yang berbeda, peneliti kembali melakukan penelitian kedua di mana mereka meminta 17 perempuan bulimia untuk menyelesaikan tugas yang sama. "Hasil kami sama pada penelitian kedua," kata Dr. Fischer.

Penulis utama penelitian, Brittany Collins, PhD, dari Pusat Kesehatan Nasional Anak di Washington, DC, mengatakan bahwa dia percaya bahwa aliran darah yang menurun menunjukkan bahwa pengenalan makanan menghentikan kritik diri pada perempuan dengan bulimia. Gambaran makanan memberi mereka sesuatu untuk dipusatkan di samping pikiran negatif tentang diri mereka sendiri yang mungkin disebabkan stres. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Anoreksia, Penyebabnya Bisa Jadi Genetik

Studi: Anoreksia, Penyebabnya Bisa Jadi Genetik

Health | Minggu, 14 Mei 2017 | 09:27 WIB

Ini Dampak Dari Gangguan Makan

Ini Dampak Dari Gangguan Makan

Health | Minggu, 14 Agustus 2016 | 20:32 WIB

Derita Anoreksia, Berat Perempuan 37 Tahun Ini Hanya 20 Kilogram

Derita Anoreksia, Berat Perempuan 37 Tahun Ini Hanya 20 Kilogram

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2015 | 17:50 WIB

Emosi Ternyata Bisa Pengaruhi Pola Makan

Emosi Ternyata Bisa Pengaruhi Pola Makan

Health | Rabu, 18 Maret 2015 | 20:16 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB