Risiko Ini Incar Pelaku Diet Rendah Lemak Tinggi Karbohidrat

Ririn Indriani, Risna Halidi

Kamis, 31 Agustus 2017 | 11:09 WIB
Risiko Ini Incar Pelaku Diet Rendah Lemak Tinggi Karbohidrat
Ilustrasi diet. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut sebuah penelitian global, mengonsumsi makanan rendah lemak tinggi karbohidrat dapat meningkatkan risiko kematian dini pada seseorang. Hal ini ternyata bertentangan dengan saran diet yang dianjurkan selama beberapa dekade terakhir.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet, menjelaskan alasan mengapa populasi tertentu seperti di Asia Selatan, yang tidak banyak mengonsumsi lemak, tetapi lebih banyak menginsumsi karbohidrat, memiliki tingkat mortalitas atau jumlah kematian yang lebih tinggi.

Penelitian terhadap lebih dari 135.000 orang di lima benua menemukan bahwa diet yang mencakup asupan lemak, buah dan sayuran moderat, serta menghindari karbohidrat tinggi, dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Periset mengatakan bahwa risiko kematian terendah adalah pada orang-orang yang mengonsumsi 3-4 porsi (atau total 375 sampai 500 gram) buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan setiap hari.

Para peneliti dari McMaster University dan Hamilton Health Sciences di Kanada bertanya kepada orang-orang tentang diet mereka dan mengikuti mereka selama rata-rata tujuh setengah tahun.

Studi tentang lemak makanan menemukan bahwa mereka tidak terkait dengan penyakit kardiovaskular utama, namun konsumsi lemak yang lebih tinggi dikaitkan dengan mortalitas yang lebih rendah.

Ini terlihat pada semua jenis lemak utama seperti lemak jenuh, lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh mono, dengan lemak jenuh dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah.

Sementara temuan tersebut mungkin mengejutkan beberapa orang, namun konsisten dengan beberapa penelitian observasional dan uji coba terkontrol secara acak yang dilakukan di negara-negara Barat selama dua dekade terakhir.

Studi ini mempertanyakan keyakinan konvensional tentang lemak makanan dan hasil klinis, kata Mahshid Dehghan, penulis utama pada studi ini.

"Penurunan asupan lemak secara otomatis menyebabkan peningkatan konsumsi karbohidrat. Temuan kami mungkin menjelaskan mengapa populasi tertentu seperti orang Asia Selatan, yang tidak banyak mengonsumsi lemak tapi banyak mengonsumsi karbohidrat, memiliki tingkat mortalitas yang lebih tinggi," katanya dilansir Zeenews.

Dehghan mencatat bahwa pedoman diet telah berfokus selama beberapa dekade untuk mengurangi jumlah lemak di bawah 30 persen asupan kalori harian dan lemak jenuh hingga di bawah 10 persen asupan kalori.

Ini didasarkan pada gagasan bahwa mengurangi lemak jenuh dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, namun tidak memperhitungkan bagaimana lemak jenuh diganti dalam makanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seberapa Banyak Porsi Makan Nasi Saat Sarapan?

Seberapa Banyak Porsi Makan Nasi Saat Sarapan?

Lifestyle | Selasa, 29 Agustus 2017 | 07:59 WIB

Konsep "4 Sehat 5 Sempurna" Ketinggalan Zaman, Ini Gantinya!

Konsep "4 Sehat 5 Sempurna" Ketinggalan Zaman, Ini Gantinya!

Health | Rabu, 23 Agustus 2017 | 06:20 WIB

Tanpa Diet Ketat, Ini Dia Rahasia Tubuh Langsing Audrey Hepburn

Tanpa Diet Ketat, Ini Dia Rahasia Tubuh Langsing Audrey Hepburn

Lifestyle | Minggu, 20 Agustus 2017 | 14:08 WIB

Terkini

Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh

Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:39 WIB

Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital

Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:39 WIB

Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays

Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays

Bri | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:37 WIB

5 Fitur Smartwatch yang Wajib Dipantau Pelari: Performa Terukur, Capai Target Lebih Cepat

5 Fitur Smartwatch yang Wajib Dipantau Pelari: Performa Terukur, Capai Target Lebih Cepat

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:35 WIB

REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety

REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto

Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026

Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Jakarta | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×