Warga AS Meninggal Akibat Demam Kelinci, Bagaimana di Indonesia?

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 01 September 2017 | 18:47 WIB
Warga AS Meninggal Akibat Demam Kelinci, Bagaimana di Indonesia?
Ilustrasi kelinci. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan di Arizona, Amerika Serikat (AS) dikabarkan meninggal usai didiagnosis menderita demam kelinci. Ya, seperti diberitakan laman Foxnews, perempuan berusia 73 tahun tersebut terinfeksi bakteri Francisella tularensis yang ditularkan oleh kelinci.

Meski demikian, perempuan tersebut tidak pernah kontak langsung dengan kelinci. Setelah ditelusuri anjing peliharaannya pernah memakan bangkai kelinci sebulan sebelum dirinya meregang nyawa.

Mengingat kelinci juga menjadi hewan yang paling banyak dipelihara selain anjing dan kucing, adakah kasus serupa yang terjadi di Indonesia? Dokter spesialis penyakit dalam FKUI RSCM, Dr. dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, mengatakan, belum pernah mendengar kasus penularan bakteri Francisella tularensis dari kelinci ke manusia hingga menyebabkan jatuhnya korban.

"Jujur saya belum pernah dengar. Tapi memang kelinci kan dimana-mana ada, di Amerika di Indonesia kelinci juga banyak dipelihara tapi mungkin di Indonesia kontaknya manusia dengan kelinci kurang sehingga tidak menyebabkan penularan penyakit ini," ujar dia ketika dihubungi Suara.com, Kamis (31/8/2017).

Ia menambahkan, kasus penularan penyakit dari hewan ke manusia umumnya ditularkan melalui kotoran tikus yakni infeksi virus leptospirosis yang umumnya terjadi saat musim penghujan. Dalam kasus demam kelinci yang terjadi di Arizona, mungkin saja, kata dia disebabkan karena kontak dengan komponen kotoran kelinci.

"Saya nggak tahu apakah ini ditularkan lewat komponen kotoran kelinci seperti pada infeksi leptospirosis tapi memang di Indonesia kasus ini sangat jarang sehingga perlu penyelidikan lebih lanjut," tambah dia.

Namun pastikan Anda yang hobi memelihara kelinci untuk merawat hewan berkuping panjang ini dengan baik dan segera membawanya ke dokter hewan jika mengalami sakit tertentu agar tidak menularkannya ke diri Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demam Usai Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Demam Usai Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 14:50 WIB

Demam Disertai Bintik Merah, Gejala Apa?

Demam Disertai Bintik Merah, Gejala Apa?

Health | Senin, 03 Juli 2017 | 19:04 WIB

Cara Cepat Turunkan Panas dan Pusing pada Anak

Cara Cepat Turunkan Panas dan Pusing pada Anak

Health | Minggu, 27 November 2016 | 07:28 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB