Beri Batita Susu Sapi Berbahaya, Ini Alasannya

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 11 September 2017 | 14:57 WIB
Beri Batita Susu Sapi Berbahaya, Ini Alasannya
Ilustrasi memberi bayi susu formula (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai penelitian telah menunjukkan, susu sapi merupakan bentuk kalsium paling sehat dan mengandung banyak manfaat kesehatan. Namun, sepertinya susu sapi memang tidak sesuai untuk anak-anak di bawah usia setahun (batita).

Menurut penelitian, protein dalam susu sapi adalah alasan utamanya, karena bayi kesulitan mentolerir dan menyebabkan penyakit alergi. Para ahli juga menyebutkan, susu sapi yang diberikan pada usia awal berhubungan dengan anemia.

Untuk itu, peneliti meminta orangtua yang tidak bisa memberi ASI kepada anak untuk mencari nutrisi alternatif yang lain selain susu sapi.

"Meskipun susu sapi dikaitkan dengan budaya kita selama berabad-abad, seharusnya tidak diberikan kepada bayi di bawah satu tahun. Ini mungkin akan mengganggu ginjal bayi yang belum matang dan juga sulit dicerna," kata Nandan Joshi, seorang ahli kesehatan dan Nutrisi dari India.

Sesuai Survei Kesehatan Keluarga Nasional (NFHS) di India, hanya 40 persen anak-anak yang diperkenalkan makanan pelengkap tepat waktu, sementara hanya 10 persen anak-anak antara enam sampai 23 bulan mendapat makanan yang memadai.

Bayi diberi susu sapi di India, karena adanya kesadaran yang rendah di kalangan masyarakat terutama di daerah pedesaan.

Sesuai Survei RSOC diungkapkan, 42 persen bayi yang tidak menyusui di bawah satu tahun telah menerima susu sapi atau susu lainnya sebagai pengganti.

"Alergi adalah hal paling umum pada anak-anak. Penyakit alergi meningkat di seluruh dunia, insiden lebih banyak terjadi di negara maju meskipun juga meningkat di India. Sekitar tiga persen anak-anak tidak bisa mentoleransi protein susu dalam susu hewan. Anak yang alergi susu, yang tidak mendapatkan ASI, membutuhkan bentuk nutrisi alternatif untuk menjaga kesehatannya," kata Lalit Bharadia, Consultant Pediatric Gastroenterologist di Memorial Santokba Durlabhji di Jaipur, India.

Durlabhji mengatakan, jika bayi yang lebih besar sudah dapat diberi makan dengan makanan komplementer rumah tangga seperti MPASI, bayu yang lebih muda memerlukan formula hidrolisis dan asam amino khusus yang tidak menghasilkan alergi.

baca juga

Alergi merupakan hasil dari satu atau lebih protein susu sapi yang memicu reaksi buruk oleh sistem kekebalan tubuh pada anak.

Gejalanya bervariasi, dan dapat mempengaruhi beberapa sistem organ seperti kulit, pencernaan atau saluran pernapasan hingga kemungkinan mengakibatkan ruam pada kulit, eksim, muntah, diare, kolik, mengi atau tangis berlebihan.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di sebuah rumah sakit perawatan tersier di India, tiga dari 10 anak-anak dengan diare kronis diperkirakan menderita alergi susu sapi. Secara global, tingkat prevalensi alergi susu sapi sekitar tiga sampai lima persen. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikira Susu Bubuk, Bocah 2 Tahun Makan Detergen Alami Ini

Dikira Susu Bubuk, Bocah 2 Tahun Makan Detergen Alami Ini

Health | Kamis, 07 September 2017 | 15:07 WIB

Mana Lebih Sehat, Susu Kambing atau Sapi?

Mana Lebih Sehat, Susu Kambing atau Sapi?

Health | Senin, 28 Agustus 2017 | 15:41 WIB

Susu Apa yang Cocok untuk Anak-anak? Baca Ini!

Susu Apa yang Cocok untuk Anak-anak? Baca Ini!

Health | Selasa, 15 Agustus 2017 | 10:12 WIB

Susu Lebih Baik dari Minuman Elektrolit Lho

Susu Lebih Baik dari Minuman Elektrolit Lho

Health | Senin, 14 Agustus 2017 | 18:41 WIB

Benarkah Susu Kental Manis Buruk bagi Kesehatan?

Benarkah Susu Kental Manis Buruk bagi Kesehatan?

Lifestyle | Selasa, 08 Agustus 2017 | 16:48 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×