BPJS Akui Ada 'Missed Map' Hingga Rp9 Triliun

Dythia Novianty, Risna Halidi

Senin, 25 September 2017 | 16:29 WIB
BPJS Akui Ada 'Missed Map' Hingga Rp9 Triliun
BPKN, Kemenkes, BPJS dan Kemendag duduk bersama membahas Palayanan Kesehatan di Jakarta, Senin (25/9/2017). [Suara.com/Risna Halidi]

Suara.com - Pertemuan antara Badan Perlindungan Konsumen Nasional atau BPKN dengan Kementerian Kesehatan dan BPJS, mengungkap ada sekitar 182 juta masyarakat Indonesia yang sudah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga periode semester pertama 2017 ini. Dari jumlah tersebut, 177.7 juta jiwa diantaranya telah mendapatkan pelayan JKN.

Meski sudah semakin besar dan meng-cover lebih dari separuh penduduk Indonesia, Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS, Bayu Wahyudi mengatakan jika ada missed map yang mencapai Rp9 triliun.

"Ini perkiraan. Sehingga kita harus berupaya dalam tahun ini dalam waktu dekat ingin ada bantuan pemerintah sebanyak Rp3 triliunan," terang Bayu di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Sesuai UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, kata Budi, ada prinsip kehati-hatian yang perlu dijaga jika menyangkut pembayaran program JKN dari BPJS kepada rumah sakit yang bersangkutan.

"Ada prinsip kehati-hatian, efisien, transparan, accountable dan amanat gotong royong. Sifatnya wajib dan keuntungannya untuk kepentingan peserta. Untuk membayar rumah sakit, harus ada verifikasi oleh verifikator. Kalau memang lengkap, tagihan tentu dibayarkan," tambahnya.

Dia mengungkapkan, hal ini bisa terjadi karena adanya pembayaran iuran yang tidak sesuai selama 3.8 tahun program JKN berjalan.

"Ini sudah diprediksikan dan diperhitungkan. Mungkin ada solusianya. Kita juga ingin program ini (JKN) harus berkesinambungan," ucapnya.

Untuk itu, Budi melalui BPJS memiliki tiga fokus utama, yaitu finansial harus tetap berlangsung, peserta BPJS harus mendapatkan kepuasan, dan pada satu Januari 2018, seluruh penduduk Indonesia harus sudah wajib mengikuti program JKN.

Dalam kesempatan yang sama, Budi juga meminta masyarakat untuk patuh membayar iuran BPJS sebagai upaya gotong-royong membantu sesama.

baca juga

"Ini mental yang harus kita ubah. Kita juga sifatnya tidak mencari keuntungan, sesuai prinsip yang ada," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPKN, Kemenkes, BPJS dan Kemendag, Bahas Pelayanan Kesehatan

BPKN, Kemenkes, BPJS dan Kemendag, Bahas Pelayanan Kesehatan

Health | Senin, 25 September 2017 | 14:14 WIB

Kronologi Mayat Bayi Berlin Ditelantarkan RS hingga Dibawa Ibunya

Kronologi Mayat Bayi Berlin Ditelantarkan RS hingga Dibawa Ibunya

News | Kamis, 21 September 2017 | 15:05 WIB

Delvi, Pasien BPJS yang Bawa Pulang Jenazah Bayinya Pakai Angkot

Delvi, Pasien BPJS yang Bawa Pulang Jenazah Bayinya Pakai Angkot

News | Kamis, 21 September 2017 | 10:16 WIB

BPJS Minati Saham Freeport, Darmin: "Bagus Sekali..."

BPJS Minati Saham Freeport, Darmin: "Bagus Sekali..."

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 23:34 WIB

Layani Iuran BPJS, Bank Mandiri Gandeng Kimia Farma

Layani Iuran BPJS, Bank Mandiri Gandeng Kimia Farma

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2017 | 15:33 WIB

P4I Serukan Pemenuhan Upah dan Jaminan Sosial

P4I Serukan Pemenuhan Upah dan Jaminan Sosial

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 16:43 WIB

Terkini

MUI Respons Pengasuh Ponpes Jepara yang Haramkan MBG: Konsep Sudah Bagus, Kita Kawal

MUI Respons Pengasuh Ponpes Jepara yang Haramkan MBG: Konsep Sudah Bagus, Kita Kawal

News | Kamis, 03 September 2026 | 18:20 WIB

Zara Larsson Tolak Diajukan ke Grammy dalam Kategori Best New Artist

Zara Larsson Tolak Diajukan ke Grammy dalam Kategori Best New Artist

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 18:20 WIB

Satu Kasus Berhasil Diungkap, Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor Viral di Lebak

Satu Kasus Berhasil Diungkap, Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor Viral di Lebak

Banten | Kamis, 03 September 2026 | 18:12 WIB

Syahrini Comeback: Ceritakan Kisah Pilu Keguguran 2 Kali dan Kehilangan Anak Kembar

Syahrini Comeback: Ceritakan Kisah Pilu Keguguran 2 Kali dan Kehilangan Anak Kembar

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 18:11 WIB

Kisah Dokter Forensik Jadi Film, Autopsy: Dead Body Can Talk Mulai Tayang Hari Ini di Bioskop

Kisah Dokter Forensik Jadi Film, Autopsy: Dead Body Can Talk Mulai Tayang Hari Ini di Bioskop

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 18:11 WIB

Macet Jakarta Bikin Ekonomi Tekor Rp100 Triliun

Macet Jakarta Bikin Ekonomi Tekor Rp100 Triliun

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 18:11 WIB

20 Tahun Jadi Presenter, Ini Rahasia Public Speaking Choky Sitohang

20 Tahun Jadi Presenter, Ini Rahasia Public Speaking Choky Sitohang

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 18:10 WIB

Bagaimana Tanaman Kantong Semar Mendapatkan Nutrisinya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Tanaman Kantong Semar Mendapatkan Nutrisinya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 18:10 WIB

Warung Makan Ibu Sari

Warung Makan Ibu Sari

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 18:08 WIB

Menikah Desember, Ji Ye Eun dan Vata Tulis Pesan Bahagia kepada Penggemar

Menikah Desember, Ji Ye Eun dan Vata Tulis Pesan Bahagia kepada Penggemar

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 18:05 WIB

×