Satu dari Tujuh Orang Alami Gangguan Jiwa karena Pekerjaan

Chaerunnisa | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 05 Oktober 2017 | 18:20 WIB
Satu dari Tujuh Orang Alami Gangguan Jiwa karena Pekerjaan
Ilustrasi pekerja mengalami gangguan jiwa menghadapi pekerjaan (Shutterstock)

Suara.com - Bukan cuma masalah percintaan, konflik di tempat kerja juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan jiwa.

Disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, Dr. dr. Fidiansjah, Sp.KJ, MPH, tempat kerja merupakan faktor yang meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada pekerjanya.

Bahkan, Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan, satu dari tujuh orang mengalami masalah kesehatan jiwa di tempat kerja. Perempuan yang bekerja penuh waktu, kata dia, berisiko dua kali lipat lebih tinggi mengalami masalah kesehatan jiwa.

"Penyebab gangguan jiwa karena pekerjaan bisa multifaktor seperti lingkungan pekerjaan, risiko penularan virus dan bakteri, beban pekerjaan yang melebihi kemampuan, hubungan antar karyawan dan atasan, lokasi kerja dari tempat tinggal hingga adanya kasus kekerasan maupun pelecehan di tempat kerja," ujar dr Fidiansjah pada temu media Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, konflik di tempat kerja pada gilirannya mempengaruhi produktivitas pekerja. Dia menyebutkan, 10 persen pekerja mengajukan cuti karena merasakan depresi.

94 persen pekerja yang mengalami gangguan jiwa di tempat kerja mengaku mengalami gejala depresi seperti kesulitan berkonsentrasi, membuat keputusan dan mengingat yang pada gilirannya menyebabkan penurunan fungsi kerja dan produktivitas yang signifikan.

"Sebagai langkah preventif kita harus mengatur stres kita, jadi antara keinginan dan kemampuan harus seimbang. Banyak hal yang bisa dilakukan seperti meningkatkan kapasitas diri, menggunakan jatah libur cuti sebaik-baiknya hingga sering-sering curhat. Oleh karena itu kita harap perusahaan memiliki tempat konseling untuk merehabilitasi pekerja sehingga tingkat stres bisa menurun," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Masalah Pekerjaan Bisa Memicu Gangguan Jiwa!

Hati-hati, Masalah Pekerjaan Bisa Memicu Gangguan Jiwa!

Health | Jum'at, 22 September 2017 | 13:30 WIB

Agar Tak Stres Setelah Liburan, Begini Cara Menyiasatinya

Agar Tak Stres Setelah Liburan, Begini Cara Menyiasatinya

Lifestyle | Rabu, 23 Agustus 2017 | 20:32 WIB

Mengapa Banyak Orang Jenius Mengalami Gangguan Jiwa?

Mengapa Banyak Orang Jenius Mengalami Gangguan Jiwa?

Health | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:28 WIB

Orang Perfeksionis Paling Rentan Bunuh Diri

Orang Perfeksionis Paling Rentan Bunuh Diri

Health | Selasa, 08 Agustus 2017 | 10:45 WIB

Punya Bos "Rese" Bisa Bikin Anda Bahagia?

Punya Bos "Rese" Bisa Bikin Anda Bahagia?

Lifestyle | Senin, 17 April 2017 | 13:45 WIB

Awas! Jalani Pekerjaan yang Bikin Stres Bisa Picu Kanker

Awas! Jalani Pekerjaan yang Bikin Stres Bisa Picu Kanker

Health | Jum'at, 20 Januari 2017 | 19:21 WIB

Studi: Stres Pekerjaan Bisa Memicu Stroke

Studi: Stres Pekerjaan Bisa Memicu Stroke

Health | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 15:16 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB