Awas! Kebiasaan Ini Bisa Picu Kantung Mata

Chaerunnisa | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:00 WIB
Awas! Kebiasaan Ini Bisa Picu Kantung Mata
Ilustrasi mata, mata sehat, perawatan sekitar mata. (Shutterstock)

Suara.com - Tampilan wajah yang mulus kerap dirusak kehadiran kantung mata. Padahal, kantung mata atau biasa disebut mata panda membuat wajah terlihat lebih tua, sehingga menurunkan rasa percaya diri seseorang.

Disampaikan dr. Puri Ambar Lestari, SpBP-RE, dari Bamed Plastic Surgery, kantung mata biasanya dipicu kurang beristirahat dan faktor genetik. Alasannya, kata dia, kurang istirahat membuat pembuluh darah menjadi lebih aktif, yang pada gilirannya memicu sel-sel lemak di bawah tulang membesar, namun tempatnya terbatas sehingga memicu tonjolan berupa kantong mata.

"Selain itu kalau mata minus yang tidak pakai kaca mata juga bisa memicu otot-otot lensa mata bekerja lebih keras sehingga mata menjadi mengkerut. Tapi yang paling banyak karena kurang istirahat," ujar dr Puri pada temu media di Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Untuk mengatasinya secara alami, dr Puri menyarankan seseorang rutin mengompres mata selama 30 menit dengan air dingin. Kompresan air dingin membuat pembuluh darah mengecil, sehingga lambat laun kantung mata mengecil.

Dia juga merekomendasikan tindakan operasi plastik, antara lain fat transfer dan filler. Kedua tindakan ini dapat mengatasi kantung mata dengan rentang waktu tertentu.

"Filler dan fat transfer dua-duanya populer, tapi itu pilihan karena prinsipnya sama-sama ngisi. Tapi buat pasien yang nggak punya waktu saya sarankan filler. Karena waktunya sangat cepat, tapi filler ada rentang waktunya. Kalau fat transfer itu tindakan surgery yang perlu recovery," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Mata Minus yang Tinggi Waspadai Risiko Ini

Punya Mata Minus yang Tinggi Waspadai Risiko Ini

Health | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 10:01 WIB

Perempuan Ini Buta Usai Main Games di Gawai Seharian

Perempuan Ini Buta Usai Main Games di Gawai Seharian

Health | Kamis, 05 Oktober 2017 | 13:04 WIB

Bukan Sering Mengintip, Ini Penyebab Mata Bintitan

Bukan Sering Mengintip, Ini Penyebab Mata Bintitan

Health | Kamis, 21 September 2017 | 08:55 WIB

Begini Cara Mudah Atasi 'Mata Panda'

Begini Cara Mudah Atasi 'Mata Panda'

Lifestyle | Rabu, 20 September 2017 | 09:12 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB