Ini 5 Benda Penuh Kuman di Sekitar Anda

Kamis, 19 Oktober 2017 | 09:19 WIB
Ini 5 Benda Penuh Kuman di Sekitar Anda
Sprei tempat tidur. [Shuttestock]

Suara.com - Kuman atau bakteri berukuran sangat kecil sehingga tak mampu dilihat secara kasat mata. Itu sebabnya Anda tak akan pernah menyadari bahwa benda-benda di sekitar kita dikerumuni kuman maupun bakteri yang dapat mempengaruhi kesehatan.

Toilet dianggap sebagai salah satu tempat yang paling banyak dihinggapi kuman, virus dan bakteri. Ternyata anggapan ini salah.

Banyak benda yang mungkin memiliki bakteri dan dapat menginfeksi tubuh Anda ketika daya tahan tubuh menurun. Berikut ulasannya seperti dilansir laman Menshealth.

1. Seprai

Ya, alas tidur Anda merupakan salah satu benda yang paling banyak dikerumuni bakteri. Studi menunjukkan bahwa dalam satu tahun manusia meninggalkan jejak 26 galon keringat di tempat tidur.

Keringat membuat tempat tidur atau sprei menjadi lembab dan disukai oleh bakteri. Lalu berapa kali idealnya mencuci sprei dalam sebulan?
Dokter Dena Nader di Washington memperingatkan agar masyarakat mencuci sprei setiap minggu. Menurut dia, apa gunanya mencuci muka sebelum tidur tapi sprei yang kita gunakan tidak rutin dibersihkan.

2. Ponsel

Ketergantungan orang dengan telepon genggam rasanya tak bisa lagi dipisahkan. Kemana pun perginya, ponsel selalu dalam genggaman, termasuk di toilet. Itu sebabnya ponsel merupakan salah satu benda yang banyak mengandung kuman.

Studi yang dihimpun LiveScience menemukan bahwa ponsel dapat mengandung bakteri 10 kali lebih banyak daripada dudukan toilet. Jika Anda termasuk orang yang sering menggunakan ponsel untuk menelepon, maka bakteri dan kuman ini bisa berpindah ke wajah Anda dan menyebabkan berbagai masalah termasuk jerawat.

Baca Juga: Duh, Tas Tangan Lebih Banyak Kumannya daripada Kamar Mandi!

3. Botol air minum

Kesadaran orang untuk menghidrasi tubuh mungkin sudah mulai tinggi, seperti membawa botol air minum. Tapi jika Anda jarang membersihkannya, tentu bakteri dari mulut akan menetap di dalam botol dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan jika digunakan berulang kali.

Sebuah studi dari University of Calgary mengambil sampel air dari 70 botol air dan menemukan bakteri feses dan mikroorganisme didalamnya yang terus menggandakan diri. Meskipun tidak semua bakteri berbahaya, penelitian ini menemukan bahwa lebih dari 60 persen bakteri di botol air dapat menyebabkan penyakit seperti E. coli dan streptoccocus.

4. Pakaian dalam

Ya, celana dalam menjadi tempat menempelnya keringat, kuman, dan sisa feses yang jika tak rutin diganti dapat menginfeksi organ intim Anda. Untuk menghilangkan bakteri dalam celana dalam, peneliti menganjurkan masyarakat menggunakan air panas.

Selain itu, gunakan sabun cuci tanpa pewangi atau hypoallergenic untuk menghindari risiko alergi. Pasalnya residu deterjen, pewangi atau pelembut yang tertinggal di pakaian dalam, bisa ditransfer ke kulit, yang kemudian memicu iritasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI