Usir Keputihan dengan Daun Sirih

Madinah | Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 15:23 WIB
Usir Keputihan dengan Daun Sirih

Suara.com - Keputihan adalah salah satu kondisi yang sudah sering dialami setiap perempuan. Menurut dr. Irmanida Batubara dari tim Pusat Studi Biofarmaka Tropika IPB, keputihan bisa terjadi karena adanya infeksi bakteri, maupun non infeksi.

Biasanya, keputihan muncul akibat dari tidak terjaganya kebersihan area kewanitaan dengan baik, sehingga membuat jamur dan bakteri tumbuh berlebihan.

"Karena penyebab keputihan adalah infeksi bakteri, maka dapat diatasi dengan mengendalikan pertumbuhan bakteri di organ intim. Beberapa bahan alami dapat dimanfaatkan sebagai antiseptik dan antibakteri. Salah satunya daun sirih," ujar dia dalam talkshow bersama Resik-V Godogan Daun Sirih beberapa waktu lalu.

Daun sirih, kata dr. Irma, memang sudah dikenal sejak jaman dahulu sebagai obat trandisional yang memiliki sejuta khasiat, salah satunya ialah sebagai cairan antiseptik dan antibakteri di organ intim.

Lebih lanjut dr. Irma menjelaskan, bahwa ada kandungan bioaktif di dalam daun sirih, yang memiliki sifat antibakteri, yakni minyak atsiri. Minyak atsiri mengandung senyawa chavibetol (betelphenole), catechol, cadinene, carvacrol, caryophyllene, chavicol, 1.8-cineol, estragole, eugenol, methyleugenol, pyrocatechin, terpinyl acetate dan lainnya.

Semuanya, kata dia bersifat antibakterial dari berbagai bakteri, termasuk E. coli, Streptococcus pyogenes, dan S. aureus. Selain antibakteri, daun sirih juga bersifat antijamur.

Istimewanya, lanjut dia, ramuan daun sirih juga sangat aman digunakan setiap hari untuk membersihkan area kewanitaan. Ini dikarenakan, daun siri memiliki profil baktariosit untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

Sebuah penelitian juga menunjukan, daun sirih memiliki sifat MIC (minimum inhibitory concentration) atau konsentrasi hambat minimum.

"Profil baktariosit ini beda dengan bakterisidal. Bakterisidal adalah kemampuan membunuh bakteri. Sementara daun sirih adalah baktariosit. Yang tidak boleh digunakan ke vagina itu adalah cairan antiseptik bakterisidal ini, karena dapat memusnahkan semua bakteri, termasuk bakteri baik," jelas dia.

Area kewanitaan, tambah dia, secara normal memerlukan bakteri baik jadi yang harus dijaga, untuk mengendalikan jumlah bakteri yang merugikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terbiasa Bersihkan Miss V dengan Sabun, Awas Keputihan!

Terbiasa Bersihkan Miss V dengan Sabun, Awas Keputihan!

Health | Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:22 WIB

Daun Sirih Ampuh Atasi Mimisan, Benarkah?

Daun Sirih Ampuh Atasi Mimisan, Benarkah?

Health | Selasa, 20 Juni 2017 | 15:37 WIB

Daun Sirih Efektif Bersihkan Organ Intim Perempuan?

Daun Sirih Efektif Bersihkan Organ Intim Perempuan?

Health | Kamis, 18 Mei 2017 | 19:31 WIB

Manfaat Daun Sirih Bagi Perempuan yang Sedang Haid

Manfaat Daun Sirih Bagi Perempuan yang Sedang Haid

Health | Minggu, 20 Maret 2016 | 09:31 WIB

Mengunyah Daun Sirih Bisa Tingkatkan Perfoma Seks

Mengunyah Daun Sirih Bisa Tingkatkan Perfoma Seks

Health | Senin, 16 November 2015 | 12:40 WIB

Usir Kutu Air dengan 5 Langkah Ini

Usir Kutu Air dengan 5 Langkah Ini

Health | Senin, 21 Juli 2014 | 06:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB