Muncul Gondongan di Testis, Berbahayakah?

Ririn Indriani

Selasa, 31 Oktober 2017 | 21:16 WIB
Muncul Gondongan di Testis, Berbahayakah?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Gondongan yang biasa kita tahu adalah pembengkakan pada pipi dan area leher. Gondongan atau parotitis, atau yang biasa disebut mumps dalam Bahasa Inggris, adalah penyakit yang disebabkan oleh virus.

Biasanya, gondongan menyerang anak-anak antara usia 2-14 tahun. Namun tahukah Anda kalau gondongan juga bisa muncul di testis orang dewasa?

Waduh! Kenapa bisa muncul gondongan di testis? Apakah kondisi ini berbahaya? Bisakah penyakit ini menyebabkan masalah performa di ranjang atau bahkan kemandulan? Simak fakta-faktanya yang diuraikan Hello Sehat.

Dalam bahasa medis, gondongan di testis disebut orchitis. Orchitis adalah peradangan yang menyebabkan pembengkakan pada salah satu atau kedua testis di dalam buah zakar (skrotum). Penyakit ini biasa menyerang laki-laki berusia di atas 45 tahun dan terutama pada penderita gondongan leher.

Satu dari empat laki-laki yang terserang gondongan leher akan juga mendapatkan gondongan di testis. Biasanya gondongan di alat kelamin ini akan muncul setelah empat sampai delapan hari setelah Anda terkena gondongan di leher.

Testis bengkak, tapi saya tidak gondongan, apa penyebabnya? Jika Anda belum atau tidak pernah mendapat gondongan di leher, gondongan testis dapat muncul mandiri.

Testis yang membengkak ini dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui penyebab dari bengkaknya testis Anda dan konsultasikan ke dokter agar bisa diobati dengan benar.

Beragam kemungkinan testis bengkak meski tidak punya gondongan di leher, termasuk:

1. Cedera atau luka, misalnya mengalami kecelakaan lalu lintas atau olahraga sehingga tubuh bagian bawah terbentur. Selain itu, jika sebelumnya pernah melakukan operasi bedah di area genital seperti vasektomi, bisa jadi testis bengkak adalah efek samping dari hal tersebut.
2. Membengkaknya epididimis Anda yang terletak di belakang kedua testis. Biasanya ini diikuti oleh ejakulasi yang berdarah.
3. Terjadi karena bengkak pada pembuluh darah balik Anda atau yang biasa disebut Varikokel. Biasanya dialami oleh pria muda dan terjadi pada salah satu testis (biasanya kiri).
4. Hernia inguinal, atau dinding perut bagian bawah yang melemah sehingga usus turun ke kantung testis juga dapat membuat testis terlihat lebih besar.
5. Kanker testis juga bisa menyebabkan pembengkakan. Inilah yang perlu Anda waspadai. Diagnosis dini bisa meningkatkan kemungkinan sembuh hingga lebih dari 90 persen.

Apa saja tanda dan gejala gondongan di testis?
Pembengkakan testis akan menyebabkan rasa sakit. Gejala lainnya yang umum terjadi selain bengkak dan sakit pada testis, termasuk juga mual, demam, dan terkadang sakit ketika buang air kecil.

Orchitis dapat membuat testis mengerut. Bila ini terjadi, volume testis berkurang dan tentu saja produksi sperma akan berkurang. Namun begitu, orchitis tidak dilaporkan berdampak langsung pada masalah kesuburan lelaki.

Angka ketidaksuburan pada pasien orchitis tercatat kecil, di bawah 50 persen. Tapi sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter spesialis urologi untuk informasi lebih lanjut seputar kondisi Anda dan efek sampingnya pada kesuburan Anda.

Bagaimana cara mengatasi gondongan di testis?
Pada kebanyakan kasus, orchitis akan sembuh sendiri secara total tanpa menimbulkan komplikasi. Pembengkakan testis akan hilang ketika bengkak gondongan leher Anda juga mulai hilang.

Jadi, pada umumnya testis bengkak atau gondongan di testis ini tidak berbahaya. Untuk mengurangi rasa sakit, Anda bisa mengompres bengkaknya dengan air hangat, serta menggunakan celana dalam yang nyaman dan tidak ketat sehingga tidak menyebabkan sakit.

Anda bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol atau ibuprofen. Jika sakit berlanjut, segera konsultasikan ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Bahan Kimia Ini Berbahaya Bagi Kesehatan Lelaki!

Hati-hati, Bahan Kimia Ini Berbahaya Bagi Kesehatan Lelaki!

Health | Minggu, 22 Oktober 2017 | 14:41 WIB

Pernikahan Tak Bahagia Bikin Lelaki Berisiko Sakit Jantung

Pernikahan Tak Bahagia Bikin Lelaki Berisiko Sakit Jantung

Health | Minggu, 22 Oktober 2017 | 13:26 WIB

Vitamin B Kompleks Berlebih Bikin Lelaki Berisiko Kanker Paru

Vitamin B Kompleks Berlebih Bikin Lelaki Berisiko Kanker Paru

Health | Minggu, 22 Oktober 2017 | 08:11 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB