Pelihara Kura-kura di Rumah, Waspada Diincar Penyakit Ini

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 10 November 2017 | 11:35 WIB
Pelihara Kura-kura di Rumah, Waspada Diincar Penyakit Ini
Kura-kura, salah satu hewan yang cukup banyak dipelihara orang. (Shutterstock)

Siapa yang Paling Berisiko Terhadap Infeksi Salmonella?
Siapapun bisa terkena infeksi Salmonella. Akan tetapi, risikonya paling tinggi terjadi pada bayi dan anak-anak.  Bahkan jika kura-kura kecil itu tidak terlihat sakit atau dalam kondisi yang baik-baik saja, masih mungkin membawa bakteri Salmonella.

Sayangnya, kebanyakan anak kecil tidak paham dengan bahaya ini. Saat si kecil bermain dengan kura-kura, mereka sering mencium kura-kura, mengobok-ngobok kolam atau akuarium kura-kura, kemudian tanpa cuci tangan mereka memasukkan jarinya ke mulut atau langsung makan. Hal inilah yang meningkatkan risiko infeksi salmonella.

Di samping itu, anak kecil dan bayi juga sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang sempurna seperti orang dewasa. Akibatnya, meski orangtuanya tidak kena infeksi bakteri Salmonella, anak-anak yang pelihara kura-kura bisa saja kena penyakit infeksi ini.

Selain bayi dan anak-anak, wanita hamil, lansia, orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah, punya kondisi medis tertentu seperti kanker, HIV/ AIDS, diabetes, dan penyakit lainnya juga rentan terhadap infeksi salmonella.

Mencegah infeksi Salmonella
Prinsip utama dalam mencegah infeksi bakteri dari kura-kura sebenarnya cukup sederhana. Jaga kebersihan kandangan dan lingkungan sekitar kura-kura.

Terutama apabila Anda memiliki bayi atau anak balita. Namun, ada beberapa hal penting lain yang harus perhatikan jika ingin pelihara kura-kura di rumah, yaitu:
1. Tempatkan kandang kura-kura di luar rumah.
2. Selalu menggunakan sarung tangan ketika melakukan kontak langsung dengan kura-kura ataupun saat membersihkan kandangnya.
3. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat setelah menyentuh kura-kura dan hewan melata lainya.
4. Jika Anda ingin membersihkan kandang kura-kura, bersihkanlah di luar rumah. Jangan bersihkan di kamar mandi, apalagi di bak cuci piring.
5. Untuk mencegah kontaminasi silang, jika Anda ingin memandikan kura-kura, Anda juga harus memandikannya di bak plastik kecil atau tempat sampah khusus untuk kura-kura. Intinya, pastikan jika peralatan untuk kura-kura tidak tercampur dengan barang-barang Anda dan keluarga gunakan sehari-hari.

Semua hal yang sudah disebutkan tadi dilakukan tidak hanya untuk mencegah penyebaran bakteri Salmonella saja, tapi juga sebagai upaya untuk menjaga kesehatan Anda dan keluarga.

Meskipun kebanyakan kura-kura yang dijual di pasaran dijual dengan harga yang murah dan terlihat begitu menggemaskan, Anda sebaiknya tidak membelikan kura-kura sebagai hewan peliharaan buat anak.
    

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manusia Kini Lebih Peduli dengan Anjing Ketimbang Sesama?

Manusia Kini Lebih Peduli dengan Anjing Ketimbang Sesama?

Tekno | Jum'at, 03 November 2017 | 14:44 WIB

Tidur dengan Hewan Peliharaan, Waspada Penyakit Ini Mengintai!

Tidur dengan Hewan Peliharaan, Waspada Penyakit Ini Mengintai!

Health | Selasa, 19 September 2017 | 06:00 WIB

Kasus Pitbull Tewaskan Anak, Orangtua Diminta Lakukan Ini

Kasus Pitbull Tewaskan Anak, Orangtua Diminta Lakukan Ini

Health | Rabu, 16 Agustus 2017 | 15:26 WIB

Ajari Kasih Sayang pada Anak lewat Binatang Peliharaan

Ajari Kasih Sayang pada Anak lewat Binatang Peliharaan

Health | Rabu, 16 Agustus 2017 | 14:46 WIB

Manfaat Menakjubkan Pelihara Kucing yang Belum Anda Ketahui

Manfaat Menakjubkan Pelihara Kucing yang Belum Anda Ketahui

Health | Senin, 08 Agustus 2016 | 20:48 WIB

Pilihan Hewan Peliharaan Tunjukkan Kepribadian Pemiliknya

Pilihan Hewan Peliharaan Tunjukkan Kepribadian Pemiliknya

Lifestyle | Kamis, 31 Maret 2016 | 16:08 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB