Waspada, Lima Penyakit Ini Bisa Bikin Badan Cepat Gemuk!

Ririn Indriani | Suara.com

Sabtu, 18 November 2017 | 16:24 WIB
Waspada, Lima Penyakit Ini Bisa Bikin Badan Cepat Gemuk!
Ilustrasi. (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Pada umumnya pola makan buruk dan minimnya aktivitas fisik adalah dua faktor utama yang membuat badan gemuk.

Genetik dan sistem metabolisme tubuh juga ikut berperan dalam menentukan seberapa cepat gemuk tubuh seseorang.

Namun, Anda juga perlu tahu bahwa beberapa penyakit atau kondisi medis tertentu ternyata juga bisa membuat badan gemuk tanpa pernah disadari. Apa saja?

Berikut ulasan selengkapnya dari Hello Sehat tentang lima penyakit yang bisa bikin badan cepat gemuk.

1. Hipotiroidisme
Hipotiroidisme dapat membuat badan gemuk karena kelenjar tiroid yang tidak berfungsi semestinya. Kelenjar tiroid merupakan organ kecil berbentuk kupu-kupu yang terletak pada leher bagian bawah.

Hormon yang dihasilkan dari kelenjar ini membantu mengatur metabolisme tubuh. Hipotiroidisme menyebabkan metabolisme menurun, sehingga Anda rentan cepat gemuk.

Gejala hipotiroid lainnya termasuk sensitivitas terhadap dingin, depresi, bahkan kuku dan rambut yang rapuh.

2. PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)
Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau yang diindonesiakan menjadi sindrom ovarium polikistik adalah masalah pada keseimbangan hormon perempuan. PCOS biasanya menyebabkan pembentukan kista di indung telurnya, sehingga menyebabkan kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh jadi tidak seimbang.

PCOS dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Selain itu kondisi PCOS bisa membuat badan gemuk akibat kenaikan berat badan atau sulit menurunkan berat badan. PCOS juga dapat menyebabkan pertumbuhan rambut halus dan jerawat berlebih.

3. Prolaktinoma
Prolaktinoma adalah kondisi yang ditandai dengan pertumbuhan tumor jinak (nonkanker) pada kelenjar hipofisis di otak. Akibatnya, tubuh jadi memproduksi hormon prolaktin secara berlebihan. Meskipun prolaktinoma tidak menyebabkan kematian, tapi penyakit ini dapat mengganggu penglihatan Anda, menyebabkan masalah kesuburan. Efek lainnya termasuk menambah berat badan.

4. Cushing syndrome
Sindrom Cushing atau juga sering disebut dengan hiperkortisolisme adalah penyakit yang disebabkan oleh hormon kortisol yang berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem tubuh secara keseluruhan, seperti kadar gula darah yang tidak seimbang atau respon imun yang menurun. Tak jarang juga sindrom Cushing dapat menyebabkan bertambahnya berat badan tanpa disadari, terutama pada area wajah, punggung bagian atas, leher, dan pinggang.

5. Depresi
Stres dan depresi bisa jadi penyebab yang membuat badan gemuk tiba-tiba. Gejolak emosi negatif yang ditimbulkan dari dua kondisi ini dapat memicu Anda makan secara berlebihan. Hal ini tentu saja berbahaya karena orang yang mengalami stres biasanya tidak menyadari seberapa banyak makanan yang telah ia makan dan mengakibatkan berat badan naik secara tiba-tiba.

Makanan yang dikonsumsi saat emotional eating biasanya adalah yang  mengandung banyak kalori dan tinggi karbohidrat. Misalnya, es krim, biskuit, cokelat, makanan ringan, kentang goreng, pizza, hamburger, dan lainnya.
Belum lagi, jika Anda sering menjadikan makanan sebagai pelarian untuk melepaskan stres, Anda mungkin bisa makan lebih dari tiga kali dalam sehari dengan jumlah yang besar. Hal inilah yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan, bahkan kegemukan jika berlangsung terus-menerus.

Jika Anda mengalami kenaikan berat badan tanpa alasan yang jelas, terlebih jika Anda mencurigai gejala-gejala dari penyakit yang disebutkan di atas, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapat diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ya Ampun, Bayi 10 Bulan Ini Berbobot 28 Kg!

Ya Ampun, Bayi 10 Bulan Ini Berbobot 28 Kg!

Health | Senin, 13 November 2017 | 05:15 WIB

Lihat! Cara Perempuan Ekstra Size Ini Pamer Selulit

Lihat! Cara Perempuan Ekstra Size Ini Pamer Selulit

Lifestyle | Minggu, 01 Oktober 2017 | 15:00 WIB

Perempuan Ini Ungkap Rahasia Turunkan Berat Badan hingga 85 Kg

Perempuan Ini Ungkap Rahasia Turunkan Berat Badan hingga 85 Kg

Lifestyle | Jum'at, 29 September 2017 | 06:38 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB