Peneliti Ungkap Bahaya Makanan yang Dihinggapi Lalat

Yazir Farouk | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 27 November 2017 | 13:40 WIB
Peneliti Ungkap Bahaya Makanan yang Dihinggapi Lalat

Suara.com - Lalat merupakan serangga yang sering ditemukan di sekitar kita. Namun, tak banyak yang tahu jika mereka membawa ratusan spesies bakteri berbahaya untuk manusia.

Peneliti dari Pennsylvania State University di Amerika Serikat bahkan memperingatkan masyarakat agar tidak mengkonsumsi makanan yang sudah dihinggapi lalat.

Dalam studi tentang mikrobiologi dari 116 lalat, peneliti menemukan bahwa lalat membawa ratusan spesies bakteri yang berbeda. Banyak di antaranya berbahaya bagi manusia.

"Kami percaya bahwa ini mungkin menunjukkan mekanisme transmisi patogen yang telah diabaikan oleh petugas kesehatan masyarakat, dan lalat dapat berkontribusi terhadap transmisi cepat patogen dalam situasi wabah," kata Donald Bryant, dari Pennsylvania State University.

Para peneliti kemudian menyelidiki kandungan mikroba dari bagian tubuh lalat, termasuk kaki dan sayap.

Peneliti dari Pennsylvania State University, Stephan Schuster mengatakan bahwa kaki tampaknya menjadi bagian dari tubuh lalat yang paling besar mentransfer organisme mikroba dari satu tempat ke tempat lainnya.

"Kaki dan sayap menunjukkan keragaman mikroba tertinggi dalam tubuh lalat, menunjukkan bahwa bakteri menggunakan lalat sebagai angkutan udara," kata Schuster.

Kemungkinan bakteri mampu bertahan dalam tubuh lalat kemudian tumbuh dan menyebar di permukaan yang baru.
"Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa setiap langkah dari ratusan lalat yang terbang membawa koloni mikroba. Apalagi jika permukaan baru mendukung pertumbuhan bakteri," ujarnya.

Blowflies dan lalat rumah yang merupakan spesies lalat bangkai, menggunakan kotoran dan bahan organik yang membusuk untuk mengasuh anak mereka.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports juga menunjukkan bahwa jenis lalat blowflies dan houseflies memiliki lebih dari 50 persen mikrobioma dan campuran mikroorganisme yang buruk bagi tubuh. [zeenews]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Situbondo, Lalat Hitam Dibudidayakan untuk Pakan Ternak

Di Situbondo, Lalat Hitam Dibudidayakan untuk Pakan Ternak

Bisnis | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 08:48 WIB

Ini Jumlah Kuman yang Dibawa Lalat Saat Hinggap di Makanan

Ini Jumlah Kuman yang Dibawa Lalat Saat Hinggap di Makanan

Health | Selasa, 25 April 2017 | 19:05 WIB

Tahi Lalat di Sekitar Bibir Vagina, Bahayakah?

Tahi Lalat di Sekitar Bibir Vagina, Bahayakah?

Health | Rabu, 02 November 2016 | 21:11 WIB

Hati-hati, Serangga Ini Sering Menyusupi Makanan

Hati-hati, Serangga Ini Sering Menyusupi Makanan

Lifestyle | Selasa, 30 Agustus 2016 | 09:51 WIB

Letak Tahi Lalat Ungkap Kepribadian Seseorang

Letak Tahi Lalat Ungkap Kepribadian Seseorang

Lifestyle | Senin, 07 Desember 2015 | 09:03 WIB

Punya Banyak Tahi Lalat? Waspadai Risiko Kanker Kulit

Punya Banyak Tahi Lalat? Waspadai Risiko Kanker Kulit

Health | Rabu, 21 Oktober 2015 | 20:45 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB