Viral Video Ibu Bersihkan Ingus Anak Pakai Suntikan, Amankah?

Chaerunnisa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 28 November 2017 | 15:01 WIB
Viral Video Ibu Bersihkan Ingus Anak Pakai Suntikan, Amankah?
Ilustrasi ibu sedang menenangkan bayinya yang menangis. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi orang dewasa, hidung tersumbat selain cukup mengganggu bisa merusak aktivitas, dan membuat suasana hati jadi jelek. Apalagi, jika kita harus tidur dengan kondisi tersebut.

Bayangkan, jika kondisi ini juga dirasakan oleh anak-anak. Sebagai seorang ibu, kita tentu merasa tidak tega melihat buah hati mengalami hidung tersumbat. Apalagi, mereka sulit menangani kondisi tersebut sendirian.

Itu sebabnya, sebuah video mengenai solusi hidung tersumbat pada anak-anak menjadi viral di Facebook.

Dalam video yang telah ditonton sebanyak 18 juta orang, dan dibagikan lebih dari 227 ribu kali, sang ibu menggunakan alat suntik tidak terpakai, menyedot lendir hidung atau ingus ke salah satu lubang hidung bayinya.

Setelah masing-masing hidung dibersihkan dari lendir menggunakan alat suntik, bayi itu langsung melihat ke kamera dan tersenyum. Bahkan, membuat suara "ahhh" yang menandakan dirinya merasa lega.

Obat rumahan yang fungsinya mirip Neti Pot atau wadah yang dirancang untuk membersihkan lendir dari rongga hidung Anda ini, tampaknya bisa membersihkan sinus bayi dengan cukup efektif. Namun, apakah cara ini aman?

Melihat komentar di Facebook mengenai video tersebut, setiap orang memiliki pandangan beragam mengenai keamanan metode ini.

Salah seorang perawat anak ikut komentar di video tersebut. Dia mengatakan, ini bukan praktik yang aman. Hal ini dapat menyebabkan bayi tersedak dan aspirasi, yang bisa mengakibatkan pneumonia.

"Tapi apa yang saya tahu. Saya hanya perawat anak," kata dia.

Namun, yang lain berkata, "Sebagai terapis pernapasan, inilah bomnya! Meskipun kebanyakan anak mungkin tidak begitu kooperatif dan mungkin memerlukan semacam sistem penahanan." 

Menurut WebMD dan Baby Center, metode ini benar-benar aman untuk membersihkan hidung bayi, asalkan dilakukan dengan lembut, karena Anda perlu berhati-hati untuk tidak mengiritasi lapisan tipis pada hidung mereka. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inovasi Baru, Vaksin Flu Tanpa Jarum Suntik

Inovasi Baru, Vaksin Flu Tanpa Jarum Suntik

Health | Minggu, 02 Juli 2017 | 17:28 WIB

Kenapa Bayi Lahir Prematur Rentan Terkena Flu Saat Dewasa?

Kenapa Bayi Lahir Prematur Rentan Terkena Flu Saat Dewasa?

Health | Sabtu, 10 Juni 2017 | 09:30 WIB

Kalau Ini yang Dialami Berarti Anda Menderita Migrain

Kalau Ini yang Dialami Berarti Anda Menderita Migrain

Health | Selasa, 29 Desember 2015 | 17:57 WIB

Flu Biasa Terkait dengan Peningkatan Risiko Stroke pada Anak?

Flu Biasa Terkait dengan Peningkatan Risiko Stroke pada Anak?

Health | Selasa, 02 September 2014 | 18:35 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB