Salah Suntik Pasien Kanker, Dokter Ini Dipenjara 12 Tahun

Chaerunnisa | Suara.com

Selasa, 19 Desember 2017 | 09:44 WIB
Salah Suntik Pasien Kanker, Dokter Ini Dipenjara 12 Tahun
Ilustrasi suntikan (Shutterstock)

Suara.com - Seorang suami dari perempuan yang meninggal setelah menjalani eksperimen terapi kanker mengaku "tidak memaafkan" pasangan terapis di klinik kecantikan yang telah "menghasilkan uang cepat" dengan merawat klien mereka.

Istri Yeung Kam-hoi, Chan Yuen-lam (46), meninggal satu pekan setelah menerima infus darah di sebuah klinik pada tahun 2012 dalam sebuah kesalahan medis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Peristiwa ini menyebabkan industri kecantikan Hong Kong menjadi sorotan.

Chan telah mendaftar untuk terapi yang tidak terbukti menggunakan sel CIK, yang disebut-sebut memberikan kekebalan oleh DR Group kecantikan dan dijual 59.500 dolar Hong Kong per suntikan. Begitu laporan media setempat.

Dokter di klinik tersebut, Stephen Chow, yang bertanggung jawab atas eksperimen pemberian terapi kanker yang mematikan dipenjara selama 12 tahun setelah melakukan kesalahan perawatan kecantikan terburuk, pada Senin 18 Desember waktu setempat.

Teknisi laboratorium, Chan Kwun-chung, yang menyiapkan produk darah untuk korban, juga dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Suami korban, Yeung Kam-hoi mengatakan melalui seorang pengacara, dirinya akan menghormati putusan dan hukuman tersebut. Pasalnya, tidak peduli berapa lama pasangan tersebut dipenjara, tidak dapat menghidupkan kembali istri tercintanya.

"Keluarga tidak bisa memaafkan duo yang profesional tapi sangat egois, sehingga mereka memilih untuk menghasilkan uang dengan cepat dan tidak memerhatikan keamanan klien," ungkapnya.

Menurut seorang dokter yang bersaksi selama persidangan, tingkat bakteri dalam darah Chan sebelum dia meninggal sebanding dengan pasien AIDS yang sakit parah.

Klinik kecantikan di Hong Kong itu menawarkan berbagai macam perawatan, dengan sedikit atau banyak dukungan ilmiah, dan sering beroperasi di bawah pengawasan kecil.

Hakim Judianna Barnes dari Pengadilan Tinggi memanggil Stephen Chow, pendiri DR Group yang dihukum karena pembunuhan, seorang "ambisius, membangun kerajaan dan orang yang haus uang" sebelum menyampaikan hukuman tersebut pada hari Senin. Begitu isi laporan tersebut.

Selain Chan Yuen-lam, korban lain yang gagal melakukan perawatan pada tahun 2012, termasuk seorang perempuan yang harus menjalani amputasi.(News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suntik Peremajaan Miss V, Waspada Kena Herpes dan Kanker!

Suntik Peremajaan Miss V, Waspada Kena Herpes dan Kanker!

Health | Rabu, 29 November 2017 | 09:02 WIB

Sekarang, Lelaki Disunat Tak Perlu Jarum Suntik

Sekarang, Lelaki Disunat Tak Perlu Jarum Suntik

Health | Rabu, 15 November 2017 | 12:29 WIB

Perdana, Perempuan Suntik Botox Miss V

Perdana, Perempuan Suntik Botox Miss V

Lifestyle | Selasa, 31 Oktober 2017 | 18:00 WIB

Suntik Memutihkan Kulit, Waspadai Risiko Ini

Suntik Memutihkan Kulit, Waspadai Risiko Ini

Health | Kamis, 07 September 2017 | 13:05 WIB

Inovasi Baru, Vaksin Flu Tanpa Jarum Suntik

Inovasi Baru, Vaksin Flu Tanpa Jarum Suntik

Health | Minggu, 02 Juli 2017 | 17:28 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB