Yuk, Penuhi Kebutuhan Serat Anak Sesuai Usianya

Yazir Farouk, Dinda Rachmawati

Selasa, 19 Desember 2017 | 17:43 WIB
Yuk, Penuhi Kebutuhan Serat Anak Sesuai Usianya
Ilustrasi keluarga belanja buah dan sayuran di swalayan. (Shutterstock)

Suara.com - Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2014, mengungkap 97,1 persen penduduk Indonesia tidak mengonsumsi cukup buah-buahan dan sayuran dengan rata-rata konsumsi sayur penduduk 70,0 gram per orang per hari dan konsumsi buah 38,8 gram per orang per hari.

Konsultan Gastrohepatologi anak, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K), menjelaskan, konsumsi sayur dan buah yang belum memadai dapat berpengaruh pada suplai vitamin, mineral, serta serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

"Buah-buahan dan sayuran memberikan kontribusi dalam membentuk pola konsumsi pangan melalui kandungannya yang kaya akan vitamin, mineral, serat, enzim pencernaan dan air yang diperlukan manusia," katanya dalam acara SGM Eksplor buah dan sayur dukung kebiasaan makan sehat, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Dia menambahkan, berbagai sumber vitamin dan mineral ini bisa diperoleh dari konsumsi sayur dan buah yang dapat berperan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, memperlancar pencernaan, menjaga kesehatan dan dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit tidak menular.

Ada beberapa indikasi yang terjadi pada anak jika mereka kekurangan serat. Mulai dari sakit perut berulang, konstipasi, gangguan perilaku, hingga mengalami penyakit tidak menular.

"Karenanya, penting bagi kita untuk konsumsi sayur dan buah dalam jumlah cukup sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang telah ditentukan berdasarkan kelompok umur," tambahnya.

Untuk usia 1-3 tahun, lanjut dia membutuhkan sekitar 16 gram serat per hari. Hal ini setara dengan konsumsi tiga apel atau tiga pisang.

"Misalnya, makan pagi 1 pisang sekitar 5 gram serat, bisa diganti dengan 30 gram bayam (7 gram serat). Untuk makan sore, bisa konsumsi brokoli 30 gram berisi 9 gram serat. Ini tidak terlalu sulit bagi orang tua untuk mempersiapkan," ujarnya.

Kemudian untuk usia 4-6 tahun, membutuhkan sekitar 22 gram serat, selanjutnya untuk usia 7-9 tahun membutuhkan 26 gram serat, dan yang terakhir kelompok usia 10-12 tahun membutuhkan 30 gram serat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Penyakit Jantung dan Diabetes dengan Konsumsi Serat

Cegah Penyakit Jantung dan Diabetes dengan Konsumsi Serat

Health | Senin, 08 Mei 2017 | 13:24 WIB

Ini Keunggulan Buah Musim Panas dari Negeri Kanguru

Ini Keunggulan Buah Musim Panas dari Negeri Kanguru

Lifestyle | Rabu, 08 Maret 2017 | 17:05 WIB

Santap Sembilan Makanan Ini Bikin BAB Lancar

Santap Sembilan Makanan Ini Bikin BAB Lancar

Health | Jum'at, 13 Januari 2017 | 08:10 WIB

Ingin Langsing? Santap Enam Buah Ini

Ingin Langsing? Santap Enam Buah Ini

Lifestyle | Senin, 12 Desember 2016 | 07:15 WIB

Lima Buah Ini Wajib Dicuci Sebelum Disantap

Lima Buah Ini Wajib Dicuci Sebelum Disantap

Lifestyle | Kamis, 08 September 2016 | 12:40 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×