Topik Kesehatan Ini Paling Banyak Dicari di Google Sepanjang 2017

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Rabu, 20 Desember 2017 | 12:56 WIB
Topik Kesehatan Ini Paling Banyak Dicari di Google Sepanjang 2017
Ilustrasi perempuan menjalani diet keto (Shutterstock)

Suara.com - Sebelum internet tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, kita selalu bergantung pada orangtua atau sahabat untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan. Namun, kini orang hanya perlu mengetik kata kunci yang ingin dicarinya dalam mesin penelusuran bernama Google.

Jelang akhir tahun 2017, Google membuat penelitian tentang topik yang paling banyak dicari orang di dunia, khususnya di bidang kesehatan.

Berikut, beberapa topik kesehatan yang paling banyak dicari orang di Google seperti dilansir dari Independent:

1. Diet ketogenik

Dari hasil penelusuran mulai Januari 2017 hingga pertengahan Desember kemarin, kata kunci di bidang kesehatan yang paling banyak dicari orang di seluruh dunia adalah diet ketogenik. Bahkan, angkanya meningkat empat kali lipat hingga pertengahan Desember ini.

Diet ketogenik disebut-sebut sebagai diet yang paling efektif dalam menurunkan berat badan. Namun di sisi yang lain para pakar gizi menyebut bahwa diet ketogenik memiliki efek samping karena pelakunya menghilangkan asupan karbohidrat namun memperbanyak asupan lemak sehari-hari.

2. Opioid

Orang ternyata juga tertarik untuk mengetahui opioid, obat yang sering diresepkan untuk menghilangkan rasa sakit. Namun di beberapa negara, terjadi penyalahgunaan opioid hingga menjadi sebuah epidemi. Di Amerika Serikat misalnya, Presiden Trump mengumumkan bahwa lebih dari 2 juta masyarakaynya bergantung pada zat opioid.

3. Bunuh diri

baca juga

Belakangan kasus bunuh diri memang mengalami peningkatan. Tidak hanya orang biasa, para selebriti papan atas pun dilaporkan tewas melalui cara bunuh diri seperti Chester Bennington vokalis Linkin Park hingga yang terbaru Jonghyun salah satu personel grup KPop, SHINe.

Masih belum diketahui pasti mengapa kasus bunuh diri akhir-akhir ini meningkat, namun depresi dan tekanan dalam menjalani kehidupan menjadi penyebab kuat mengapa seseorang memutuskan untuk bunuh diri.

4. Lupus

Sejak Selena Gomez mengumupkan dirinya mengidap penyakit Lupus dan menjalani transplantasi ginjal, banyak orang di seluruh dunia yang mencari tahu tentang penyakit ini di Google. Lupus sendiri adalah penyakit autoimun yang hingga kini tak diketahui penyebab pasti mengapa bisa menyerang seseorang.

5. Topik lain

Masalah lain yang sering dicari orang di Google lebih seputar hal yang dialami sehari-hari seperti bagaimana menghentikan cegukan, bagaimana menghentikan dengkuran, dan penjelasan seputar gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Tujuh Khasiat Makan Durian untuk Kesehatan

Ini Dia Tujuh Khasiat Makan Durian untuk Kesehatan

Health | Senin, 18 Desember 2017 | 07:39 WIB

Awas Diet Keto Bisa Berefek Buruk untuk Ginjal

Awas Diet Keto Bisa Berefek Buruk untuk Ginjal

Health | Selasa, 28 November 2017 | 14:22 WIB

Lima Makanan Pantangan Saat Diet Keto

Lima Makanan Pantangan Saat Diet Keto

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2017 | 13:41 WIB

Hati-Hati, Diet Keto Bisa Bikin Otak "Lemot"!

Hati-Hati, Diet Keto Bisa Bikin Otak "Lemot"!

Health | Selasa, 18 Juli 2017 | 19:13 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB