Hindari Lima Hal Ini Jika Ingin Berumur Panjang

Madinah, Firsta Nodia

Kamis, 28 Desember 2017 | 13:13 WIB
Hindari Lima Hal Ini Jika Ingin Berumur Panjang
Perempuan obesitas. [Shutterstock]

Suara.com - Semua orang pastinya berharap hidup lebih lama. Namun,justru tak banyak dari mereka yang benar-benar menjalani gaya hidup yang membuat umurnya lebih panjang.

Survei yang diungkap American Scientific Sessions menyatakan bahwa sebagian besar masyarakat dunia cenderung mengalami obesitas yang berpotensi memicu penyakit jantung, diabetes dan stroke. Kondisi ini juga yang membuat usia harapan hidup masyarakat dunia turun.

"Salah satu cara menurunkan risiko obesitas adalah mengunyah lebih lambat. Ini merupakan gaya hidup yang terbukti dapat mencegah sindrom metabolik," kata Takayuki Yamaji, ahli jantung dari Universitas Hiroshima di Jepang.

Sebaliknya, ketika seseorang mengunyah lebih cepat, ia akan tidak akan merasa kenyang dan cenderung makan berlebihan. Mengunyah lebih cepat juga menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh melonjak sehingga meningkatkan risiko diabetes.

"Oleh karena itu mengunyah makanan dengan cepat barus dihindari jika Anda ingin terhindar dari beragam penyakit yang meningkatkan risiko kematian," ujar Takayuki.

Berikut adalah lima kebiasaan buruk yang sebaiknya Anda hindari jika ingin panjang umur, seperti dilansir dari laman NyPost.

1. Mengonsumsi camilan tak sehat

Camilan memang tidak selamanya berbahaya bagi tubuh. Bahkan para ahli gizi menyarankan konsumsi camilan di sela-sela makanan utama. Namun tentu saja pemilihan camilan yang disarankan harus yang sehat seperti buah, sayur atau kacang-kacangan.

Sayangnya fakta menyebut bahwa konsumsi camilan tidak sehat mendominasi pola konsumsi masyarakat. 45 persen masyarakat justru mengonsumsi camilan ringan yang tentu saja tidak menyehatkan dan hanya 18 persen masyarakat mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, sedangkan sisanya tidak memiliki kebiasaan mengonsumsi camilan.

2. Mengonsumsi makanan cepat saji

Kemudahan akses pemesanan makanan cepat saji seperti melalui aplikasi atau layanan telepon ternyata berpengaruh pada peningkatan obesitas di Amerika Serikat dan mungkin negara-negara lainnya. Center for Disease Control mengungkap lebih dari 75 persen warga Amerika mengonsumsi makanan cepat saji. Akibatnya kebiasaan ini turut berpengaruh pada konsumsi kalori yang berlebihan yakni rata-rata diatas 200 kalori yang berdampak pada peningkatan kasus obesitas.

3. Penambahan garam pada makanan

Center for Disease Control (CDC) di Amerika Serikat mengatakan efek negatif konsumsi garam berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Namun masih saja beberapa restoran menyediakan garam tambahan di setiap meja makan. Hal ini dapat meningkatkan kebiasaan masyarakat untuk memberikan garam tambahan pada makanan mereka.

CDC merekomendasikan mereka yang berusia 51 keatas untuk membatasi asupan garam sekitar 1500 mg. Sayangnya rata-rata orang mengonsumsi 3400 mg garam atau dua kali lipat dari takaran yang direkomendasikan. Batasi asupan garam jika Anda ingin terhindar dari penyakit stroke dan jantung yang mematikan.

4. Berhenti konsumsi minuman bersoda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Punya Penyakit Jantung atau Diabetes? Ini 4 Alasan Anda Tak Boleh Remehkan Efek Samping Obat

Punya Penyakit Jantung atau Diabetes? Ini 4 Alasan Anda Tak Boleh Remehkan Efek Samping Obat

Health | Jum'at, 18 September 2026 | 16:19 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta

Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:34 WIB

Gaya Hidup Sehat Dion Wiyoko Jadi Inspirasi Keluarga, Kini Rutin Cek Tensi dan Jantung

Gaya Hidup Sehat Dion Wiyoko Jadi Inspirasi Keluarga, Kini Rutin Cek Tensi dan Jantung

Health | Sabtu, 12 September 2026 | 12:02 WIB

Sakit Jantung, Miss Austria Lucia Sisic Meninggal Dunia di Usia 22

Sakit Jantung, Miss Austria Lucia Sisic Meninggal Dunia di Usia 22

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Ancaman Silent Killer di Usia Muda: saat Penyakit Jantung Tak Lagi Mengenal Usia

Ancaman Silent Killer di Usia Muda: saat Penyakit Jantung Tak Lagi Mengenal Usia

Health | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Wafat di Usia 78, Reniyanti Hoegeng Ternyata Sahabat Megawati Sejak Bersekolah di Cikini

Wafat di Usia 78, Reniyanti Hoegeng Ternyata Sahabat Megawati Sejak Bersekolah di Cikini

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:10 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Cuma Ganggu Pernapasan, Jantung Juga Bisa Terdampak

Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Cuma Ganggu Pernapasan, Jantung Juga Bisa Terdampak

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:26 WIB

Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"

Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×