Suka ke Gym? Hati-hati, Ada Virus Kulit Baru yang Menular!

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 01 Januari 2018 | 15:44 WIB
Suka ke Gym? Hati-hati, Ada Virus Kulit Baru yang Menular!
Ilustasi nge-gym. (Shutterstock)

Suara.com - Gym adalah tempat yang seharusnya cukup steril. Meski keringat bertebaran di mana-mana, sebagai pengguna, kita tetap harus menjaga kebersihan saat di gym.

Etikanya, Anda harusnya membersihkan peralatan gym begitu selesai menggunakan peralatan. Bahkan saat ini, sebagian besar gym sudah dilengkapi dengan tisu antiseptik.

Sayangnya, penelitian baru yang disampaikan Fit Rated telah menemukan bahwa banyak peralatan olahraga di gym benar-benar penuh dengan bakteri. Bahkan, jumlahnya 362 kali lebih banyak daripada tempat duduk toilet!

Tentu saja, tidak semua bakteri berbahaya. Namun 70 persen kuman yang ditemukan di gym adalah beberapa yang menyebabkan pneumonia dan septikemia, bahkan handuk senam pun bisa membawa risiko.

Namun, yang paling parah saat ini adalah ada kuman yang menyebabkan virus kulit baru yang disebut molluscum contagiosum yang sebenarnya saat ini sedang meningkat di gym.

Ini adalah ruam seperti jerawat yang biasanya berwarna seperti daging atau kemerahan. Bahkan, virus kulit ini disebut sebagai satu-satunya anggota keluarga cacar yang masih menginfeksi manusia.

Orang dengan kondisi tersebut dapat memiliki ratusan ruam jerawat pada bagian tubuh, tapi biasanya tumbuh di sekitar ketiak atau alat kelamin.

"Ini menyebar dan menular melalui kontak kulit ke kulit lainnya, baik secara seksual maupun non-seksual. Dan, berbagi handuk juga bisa menyebabkannya menyebar. Jadi, virus kulit baru ini dengan mudah bisa menyebar di gym melalui cucian yang terkontaminasi," kata Dr. Adam Friedmann, ahli dermatologi konsultan di Klinik Dermatologi Harly Street dilansir Mirror.co.uk.

Lebih buruk lagi, jika Anda membawa handuk sendiri saat ke gym setiap hari, Anda masih bisa tertular dari seseorang yang sudah terjangkit virus ini. Penularan ini terjadi saat kulit Anda bersentuhan dengan kulit orang yang sudah terjangkit virus tersebut. Virus kulit baru ini tidak dapat dicegah dan tidak dapat disembuhkan.

"Meskipun tidak ada obatnya, Anda bisa mengandalkan kekebalan tubuh agar tidak terjangkit virus ini dan membatasi diri," kata Dr. friedmann.

Jika terjangkit, setidaknya Anda harus menunggu hingga sembilan bulan. NHS Gum Clinics mengatakan, banyak orang yang datang berpikir sudah terkena kutil kelamin. Padahal, mereka menderita molluscum contagiosum.

Jika Anda melihat jenis benjolan di sekitar selangkangan, segeralah untuk memeriksakannya. Dan, jika Anda khawatir terkontaminasi kuman ini atau tertular virus ini, selalu bawa sendiri handuk dan Yoga Mat Anda, bersihkan peralatan sebelum menggunakannya dan hindari kelas sempit di mana Anda bisa saling bersentuhan, terasa panas dan berkeringat.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Rahasianya Agar Termotivasi dengan Resolusi Kebugaran 2018

Ini Rahasianya Agar Termotivasi dengan Resolusi Kebugaran 2018

Health | Senin, 01 Januari 2018 | 14:42 WIB

Berenang Usai Makan Picu Kram Perut dan Tenggelam, Benarkah?

Berenang Usai Makan Picu Kram Perut dan Tenggelam, Benarkah?

Health | Minggu, 31 Desember 2017 | 08:35 WIB

Lelaki yang Sering "Nge-gym" Justru Loyo di Ranjang?

Lelaki yang Sering "Nge-gym" Justru Loyo di Ranjang?

Health | Selasa, 07 Maret 2017 | 19:58 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB