Kabar Gembira! Obat Cacing Berpotensi Jadi Obat Kanker

Ririn Indriani

Jum'at, 05 Januari 2018 | 19:00 WIB
Kabar Gembira! Obat Cacing Berpotensi Jadi Obat Kanker
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kanker usus dan kanker prostat adalah kanker yang kerap menyerang lelaki.

Secara umum pengobatan untuk kedua kanker ini hampir sama dengan pengobatan kanker lainnya, yaitu kemoterapi dan radioterapi.

Namun, tahukah Anda bahwa sekarang ini obat cacing juga bisa digunakan sebagai obat kanker usus dan kanker prostat?

Sebenarnya, apa yang membuat obat cacing ini bisa membantu pengobatan kanker usus dan kanker prostat?Benarkah obat cacing bisa digunakan sebagai obat kanker? Simak ulasan selengkapnya yang dihimpun Hello Sehat.

Temuan ini muncul dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari University of Bergen. Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Chemical Biology ini, para ahli mencoba menggunakan obat cacing yaitu nitazoxanida.

Nitazoxanida biasanya digunakan ketika seseorang mengalami infeksi cacing pita. Tak hanya itu, obat cacing tersebut juga diandalkan sebagai obat antivirus dan antiparasit.

Pada studi ini, para ahli mencoba menggunakan obat nitazoxanida sebagai obat pendukung dari pengobatan kanker usus dan kanker prostat. Penelitian ini membuktikan bahwa obat cacing ini bisa dikembangkan menjadi obat kanker usus serta kanker prostat karena bisa menekan pertumbuhan kanker.

Obat Cacing Bisa Jadi Obat Kanker Usus dan Kanker Prostat
Di dalam tubuh terdapat Beta-catenin, yaitu zat protein yang berperan dalam fungsi genetika. Pada orang yang mengalami kanker prostat dan kanker usus, zat ini terlalu aktif dalam menjalankan tanggung jawab, sehingga hal ini yang kemudian merangsang sel-sel kanker menjadi tumbuh dan berkembang.

Diketahui juga bahwa zat protein ini justru membuat sel kanker menjadi lebih kebal terhadap obat-obatan yang diberikan. Jadi, akan membuat pengobatan kanker seperti kemoterapi tidak terlalu efektif.

Nah, dalam penelitian ini, para peneliti mencoba menggunakan obat cacing untuk menghentikan kejadian tersebut. Hasilnya, nitazoxanida terbukti cukup mampu menekan aktivitas beta-catenin, yaitu penyebab sel kanker tumbuh dengan cepat.

Menurunnya tingkat aktivitas zat protein tersebut membuat sel kanker tidak mampu berkembang dengan baik dan akhirnya pertumbuhan kanker pun terhambat.

Obat Cacing Bisa Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Tak hanya menekan zat yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker, obat cacing ini dianggap bisa menjadi obat kanker usus dan kanker prostat, karena mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Ketika kekebalan tubuh pasien meningkat, maka tubuh memiliki kekuatan ekstra untuk menyerang sel kanker dan mempertahankan diri dari serangan yang bisa melemahkan kesehatannya.

Pengobatan kanker juga dapat membuat pasien mengalami berbagai efek samping yang bisa bikin tubuh menjadi lebih lemah dan akhirnya pengobatan kemoterapi maupun radioterapi tidak berlangsung dengan baik. Dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh, maka Anda akan lebih kuat ketika mengalami efek samping pengobatan.

Walaupun studi ini membuktikan bahwa obat cacing bisa membantu pengobatan kanker, hal ini masih harus diteliti dan diuji coba lebih lanjut. Akan tetapi, potensi ini memang terlihat menjanjikan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makan di Jam yang Sama Setiap Hari Bisa Melawan Demensia

Makan di Jam yang Sama Setiap Hari Bisa Melawan Demensia

Health | Jum'at, 05 Januari 2018 | 11:40 WIB

Awas! Alkohol Bisa Sebabkan Kanker

Awas! Alkohol Bisa Sebabkan Kanker

Health | Kamis, 04 Januari 2018 | 19:15 WIB

Awas, Gula Bisa Bikin Kanker Lebih Agresif!

Awas, Gula Bisa Bikin Kanker Lebih Agresif!

Health | Rabu, 03 Januari 2018 | 15:05 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB