Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lewat Hembusan Napas

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 10 Januari 2018 | 20:26 WIB
Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lewat Hembusan Napas
Paru-paru. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker dengan jumlah pengidap terbanyak di Indonesia. Sayangnya sebagian besar kasus kanker paru terdeteksi pada stadium lanjut.

Namun baru-baru ini peneliti asal Indonesia, dr Achmad Hudoyo, SpP (K) yang juga menjabat sebagai staf FKUI/RS Persahabatan menemukan metode baru dan sederhana untuk mendeteksi kanker paru lebih dini.

Dalam sidang promosi untuk gelar doktornya di Gedung IMERI FKUI, ia menjelaskan metode deteksi dini kanker yang ditemukannya ini hanya membutuhkan hembusan napas pasien.

"Jadi metode ini memanfaatkan DNA dan komponen gas dari napas hembusan pasien, karena sebelumnya pernah diteliti bahwa anjing yang telahd dilatih dapat mendiagnosis kanker paru dengan mendeteksi napas-hembusan pasien," ujar Achmad di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa napas hembusan pasien ditampung dalam balon karet terkondensasi lalu melalui sampel tersebut dapat mendeteksi, mengekstraksi dan mengukur konsentrasi DNA pasien hingga mengerucut pada diagnosis kanker paru.

"Konsentrasi DNA yang diperoleh dari hembusan napas pasien tidak berbeda dibanding sampel yang diperoleh dari darah maupun sputum. Temuan ini memberi harapan bahwa mendeteksi kanker paru bisa lewat biopsi udara sebagai alternatif biopsi cairan yang sudah dikenal selama ini," tambah Achmad.

Ia menambahkan selain tidak melibatkan pembedahan, deteksi dini kanker paru melalui hembusan napas pasien juga lebih mudah, murah dan sederhana. Selain itu inovasi metode ini juga dapat membantu para dokter yang ditugaskan di daerah terpencil dalam mendiagnosis kanker paru.

"Jadi, kalau di daerah terpencil, sampel genetik dari hembusan napas pasien bisa lebih mudah dikirim ke laboratorium biomolekular di pusat kota dibandingkan sampel cairan. Caranya setelah ditransfer ke kertas saring bisa dikeringkan lalu dikirim melalui pos ke laboratorium," lanjut Achmad.

Metode ini, kata dia, juga dapat dikombinasikan dengan metode lain yang sudah direkomendasikan secara internasional, yaitu pemeriksaan LDCT (Low Dose Ct-Scan). Sebenarnya, lanjut Achmad, skrining dengan LDCT saja memiliki kelemahan berupa nilai akurasi yang rendah. Untuk itu jika dikombinasi dengan metode ini, diharapkan diagnosis kanker paru akan lebih akurat dan cepat.

"Hembusan napas pasien yang dijadikan sampel akan danalisis menggunakan alat GCMS (Gas Chromatography Mass Spectroscopy), untuk menemukan ada tidaknya lima jenis senyawa spesifik yang mengarah pada kondisi kanker paru," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangan Bionik Ini Bisa Merasakan Sentuhan

Tangan Bionik Ini Bisa Merasakan Sentuhan

Tekno | Kamis, 04 Januari 2018 | 20:04 WIB

Kabar Gembira! Ada Metode Cegah Obsesitas Tanpa Bedah dan Obat

Kabar Gembira! Ada Metode Cegah Obsesitas Tanpa Bedah dan Obat

Health | Minggu, 31 Desember 2017 | 11:14 WIB

Imunoterapi, Pengobatan Baru Atasi Kanker Paru di Indonesia

Imunoterapi, Pengobatan Baru Atasi Kanker Paru di Indonesia

Health | Sabtu, 25 November 2017 | 09:56 WIB

Terkini

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB