Array

Kabar Gembira! Ada Metode Cegah Obsesitas Tanpa Bedah dan Obat

Minggu, 31 Desember 2017 | 11:14 WIB
Kabar Gembira! Ada Metode Cegah Obsesitas Tanpa Bedah dan Obat
Ilustrasi. (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Saat ini periset dari Singapura telah mengembangkan metode baru yang dipercaya dapat mengurangi lemak pada orang dengan obesitas.

Caranya dengan mengubah energi lemak putih yang menumpuk menjadi lemak coklat yang berfungsi sebagai bahan bakar energi pada tubuh.

Menurut para peneliti, lemak coklat banyak ditemukan pada bayi untuk membantu mereka tetap hangat dengan proses pembakaran energi.

Seiring bertambahnya usia manusia, jumlah lemak coklat semakin berkurang dan diganti dengan lemak putih visceral yang menumpuk.

"Apa yang ingin kami kembangkan adalah metode patch tanpa rasa sakit dan dapat digunakan setiap orang dengan mudah, tidak mengganggu dan terjangkau. Solusi kami bertujuan untuk menggunakan lemak tubuh seseorang untuk membakar lebih banyak energi, yang merupakan proses alami pada bayi," kata Chen Peng, seorang profesor di Nanyang Technological University (NTU), Singapura, dilansir Zeenews.

Nantinya, ratusan jarum berukuran mikro diisi dengan kandungan agonis beta-3 adrenergik reseptor agonis atau obat lain yang disebut hormon tiroid T3 triiodothyronine.

Saat jarum ditekan ke kulit selama sekitar dua menit, molekul obat perlahan-lahan masuk dan membaur dengan lemak putih dan mengubahnya menjadi lemak coklat sebagai bahan bakar energi.

Diterbitkan dalam jurnal Small Methods, pendekatan ini dipercaya mampu mengatasi masalah obesitas di seluruh dunia tanpa operasi bedah atau pengobatan oral.

Metode ini juga sudah diuji di laboratorium dan menunjukkan bahwa tikus yang kelebihan berat badan dapat kehilangan massa lemak tubuhnya hingga lebih dari 30 persen selama periode empat minggu.

Baca Juga: Jokowi Urung Datang, Pedagang Pasar Pingit Yogyakarta Kecewa

"Dengan mikro-jarum tertanam di kulit tikus, lemak sekitarnya mulai menjadi coklat dalam lima hari. Itu membantu meningkatkan pengeluaran energi tikus, dan menyebabkan penurunan lemak pada tubuh," kata Xu Chenjie, asisten profesor di NTU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI