Apa Kata Dunia Medis Soal Khasiat Kencing Unta?

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 15 Januari 2018 | 08:13 WIB
Apa Kata Dunia Medis Soal Khasiat Kencing Unta?
Seorang lelaki sedang memerah susu unta. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa hari belakangan, sosial media digegerkan dengan berita tentang khasiat kencing unta yang katanya baik untuk kesehatan.

Mereka yang percaya berpendapat bahwa urine unta mengandung banyak zat bermanfaat yang bisa menyembuhkan kanker serta penyakit serius lainnya. Psstt … Jangan gampang tertipu dengan berita hoax! Temukan faktanya yang diulas lengkap oleh Hello Sehat.

Urine unta sebenarnya telah dijadikan obat alternatif di beberapa wilayah Asia dan Afrika sejak zaman dahulu kala. Namun hingga saat ini, klaim manfaat tersebut masih diragukan oleh dunia kedokteran modern.

Dalam sebuah percobaan sampel jaringan di cawan petri, urin unta ditemukan memiliki kemampuan memblokir produksi trombosit berlebihan — serupa dengan cara kerja obat pengencer darah, mirip seperti obat antiplatelet, aspirin, serta clopidogrel yang banyak digunakan.

Penelitian lain juga menemukan hasil yang sama, tapi lagi-lagi percobaan hanya dilakukan pada sampel darah, bukan pada manusia langsung.

Sifat antikanker juga terlihat pada dua penelitian yang dilakukan pada jaringan kanker dalam cawan petri dan hewan coba. Pada penelitian-penelian ini, ternyata kencing urin dapat memperkecil jaringan kanker dan juga menghambat penyebaran kanker.

Namun, hingga saat ini sifat antikanker dan penyembuh lainnya dari susu atau air kencing unta masih belum bisa dipastikan. Selain itu, belum ada penelitian yang dapat melihat manfaat langsung kencing urin dalam uji klinis pada manusia dan belum ada penelitian toksikologi yang menguji keamanannya untuk dikonsumsi.

Masih butuh penelitian mendalam yang lebih banyak lagi untuk mengetahui khasiat air kencing unta yang sebenarnya.
Jadi, bolehkah minum kencing unta?

Urine unta biasanya dicampur dengan susu unta agar rasa urine-nya bisa tersamarkan. Maka tak heran jika sebagian orang masih bisa menerima campuran urine unta dan susu unta saat mengonsumsinya.

Sama seperti urine manusia, urine unta adalah zat sisa produk buangan dari ginjal. Tak hanya itu, urine unta juga sama-sama mengandung senyawa amonia dan urea, meski kadarnya lebih sedikit.

Menurut Journal of Cancer Science and Therapy, kencing unta tidak begitu membahayakan atau merugikan kesehatan manusia.

Namun yang perlu diingat, kandungan mineral garam dalam kencing unta sepuluh kali lipat lebih banyak ketimbang urine manusia. Terlebih meski notabene dibilang aman, urine (entah itu dari manusia atau hewan apapun) tetap mengandung racun dan zat kimia dalam tubuh.

Perlu dipertimbangkan juga, hingga saat ini belum diketahui seberapa besar dosis yang dibutuhkan untuk mencapai efek obat yang diinginkan — entah itu antikanker, antiplatelet, atau lainnya. Yang lebih penting, belum ada yang mengetahui seberapa besar dosis yang dianggap berbahaya bagi tubuh.

Nah, bila Anda menakar sembarangan dan mengonsumsinya kebanyakan, alih-alih manfaat malah justru bahaya yang Anda dapat.

WHO Larang Minum Kencing Unta Sejak 2015
Terlepas dari apa keputusan Anda, WHO telah melarang masyarakat untuk minum air kencing unta sejak 2015, karena bisa memberikan efek mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bachtiar Nasir Promosikan Manfaat Kencing Unta, Apa Kata Menkes?

Bachtiar Nasir Promosikan Manfaat Kencing Unta, Apa Kata Menkes?

Health | Rabu, 10 Januari 2018 | 14:46 WIB

Masih Ngompol seperti Nunung "Srimulat", Waspadai Kondisi Ini!

Masih Ngompol seperti Nunung "Srimulat", Waspadai Kondisi Ini!

Health | Selasa, 01 Agustus 2017 | 15:00 WIB

Enam Tahun Minum Urine Sendiri, Lelaki Ini Mengaku Awet Muda

Enam Tahun Minum Urine Sendiri, Lelaki Ini Mengaku Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 20 Juli 2017 | 10:32 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB