Ingin Hidup Sampai Usia 90 Tahun? Konsumsi Minuman Ini

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 20 Februari 2018 | 08:17 WIB
Ingin Hidup Sampai Usia 90 Tahun? Konsumsi Minuman Ini
Kumpulan lanjut usia (lansia). (Shutterstock)

Suara.com - Rahasia panjang umur hingga usia lanjut, tentu banyak diidamkan orang. Sebagian besar mereka yang hidup hingga usia satu abad memiliki kebiasaan hidup yang sehat, seperti mengonsumsi sayuran serta rajin menjalani aktivitas fisik.

Namun, siapa sangka hasil penelitian terkini menyebutkan bahwa kunci mencapai usia 90 tahun adalah meneguk beberapa gelas alkohol setiap malam.

Dr Claudia Kawas, spesialis neurologi dari University of California, mengungkap temuan yang telah Ia lakukan selama 15 tahun terakhir pada American Association for the Advancement of Science di Austin, Texas.

Ia dan timnya memulai penelitian rahasia panjang umur hingga usia 90 tahun pada 2003 terhadap 1.700 orang berusia 90 tahun keatas. Mereka pun menganalisis bagaimana kebiasaan sehari-hari dapat mempengaruhi kesehatan mereka.

Claudia menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi sekitar dua gelas anggur sehari, berisiko 18 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kematian dini.

"Saya tidak memiliki penjelasan untuk itu, tapi saya yakin dengan mengonsumsi alkohol dua gelas akan meningkatkan umur panjang karena kandungan antioksidan di dalam wine," tambah dia.

Ilustrasi wine. [Shutterstock]

Tentu saja, konsumsi wine bukan satu-satunya kebiasaan yang dilaporkan berdampak positif terhadap kesehatan para peserta. Olahraga teratur dan menghabiskan waktu mengerjakan hobi tertentu juga dikaitkan dengan panjang umur.

Claudia menjelaskan, orang yang menghabiskan dua jam sehari untuk melakukan hobi, maka berisiko 21 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal dunia sebelum waktunya. Sementara melakukan aktivitas fisik selama 15 sampai 45 menit setiap hari, juga diyakini dapat mengurangi risiko kematian dini sebesar 11 persen.

Bagi beberapa orang, hidup hingga usia 90 tahun dan dikaitkan dengan susunan genetik pada tubuh mereka. Para ilmuwan dari Northwestern University di Chicago telah melakukan penelitian untuk mengeksplorasi ingatan orang-orang yang berusia lebih dari 80 tahun.

Tim tersebut mencatat bahwa individu-individu tersebut tergolong "superagers" - sebuah istilah yang diciptakan oleh ahli saraf Marsel Mesulam untuk mengkategorikan orang-orang yang memiliki kemampuan memori yang lebih muda karena adanya Neuron Von Economo.

Neuron Von Economo sendiri adalah jenis sel otak yang diyakini dapat meningkatkan perilaku sosial dan pada gilirannya dapat membantu seseorang mempertahankan ingatan mereka lebih lama.

Bahkan, beberapa "superagers" memiliki lebih banyak neuron Von Economo di otak mereka, daripada orang berusia 20-an yang membuat mereka panjang umur hingga berusia hampir satu abad. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Gembira! Gemar Makanan Pedas Bisa Bikin Panjang Umur

Kabar Gembira! Gemar Makanan Pedas Bisa Bikin Panjang Umur

Health | Selasa, 13 Februari 2018 | 07:59 WIB

Ilmuwan Temukan Alkohol Sehat dari Bahan Baku Tahu

Ilmuwan Temukan Alkohol Sehat dari Bahan Baku Tahu

Lifestyle | Sabtu, 02 Desember 2017 | 11:42 WIB

Minum Bir di Mars Kini Bisa Dilakukan dengan Cara Ini

Minum Bir di Mars Kini Bisa Dilakukan dengan Cara Ini

Lifestyle | Kamis, 23 November 2017 | 13:04 WIB

Asyik! Teratur "Push Up" Bisa Bikin Panjang Umur

Asyik! Teratur "Push Up" Bisa Bikin Panjang Umur

Health | Senin, 06 November 2017 | 11:00 WIB

Ingin Kurangi Minuman Alkohol? Lakukan Ini!

Ingin Kurangi Minuman Alkohol? Lakukan Ini!

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 16:07 WIB

Punya Banyak Anak, Bikin Panjang Umur

Punya Banyak Anak, Bikin Panjang Umur

Health | Sabtu, 29 Juli 2017 | 08:29 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB