Obat Penyakit Langka IPF Akhirnya Disetujui BPOM

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 02 Maret 2018 | 17:00 WIB
Obat Penyakit Langka IPF Akhirnya Disetujui BPOM
Ilustrasi obat penyakit paru langka IPF. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien Idiopathic Pulmonary Fibrosis (IPF) di Indonesia kini memiliki sebuah harapan baru untuk penanganan penyakitnya, karena BPOM telah menyetujui obat inovatif pirfenidone sebagai salah satu pilihan pengobatan. IPF sendiri merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh luka parut yang bersifat progresif pada paru-paru sehingga menyebabkan pasien kesulitan bernapas.

Disampaikan dr. Sita Andarini, PhD, Sp.P (K), Ketua Pokja Interstitial Lung Disease, akses terhadap pirfenidone sangat penting karena manfaat yang ditawarkannya dapat meningkatkan kualitas hidup pasien IPF.

"Data telah menunjukkan bahwa pirfenidone menjaga fungsi paru-paru dengan menghambat progresivitas IPF dengan penurunan risiko kematian dan menawarkan terapi dengan profil keamanan yang baik serta memiliki pengalaman klinis selama hampir 10 tahun," ujar dr. Sita pada temu media yang dihelat Roche Indonesia, Jumat (2/3/2018).

Ia menambahkan, IPF dikategorikan sebagai penyakit langka dan penyakit orphan oleh European Medicines Agency (EMA, 2011), The US Food and Drug Administration (FDA, 2014), dan Japanese Pharmaceutical and Medical Devices Agency (PDMA, 2008).

Alasannya karena prevalensinya yang rendah dan secara umum merupakan penyakit kronis yang mengancam nyawa penderitanya, dan obatnya pun dikategorikan sebagai obat orphan.

Menurut Ketua Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), berdasarkan prevalensi diperkirakan di Indonesia terdapat 5.577 kasus IPF pada tahun 2017.

“Diagnosis sesungguhnya cukup rendah terkait berbagai faktor, mulai dari rendahnya pengetahuan masyarakat dan dokter umum, serta kurangnya akses terhadap diagnosis dan pengobatan yang tepat. Tingkat kematian akibat IPF juga lebih banyak daripada jenis kanker seperti kanker payudara, ginjal, dan kulit," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Lucia Erniawati, Head of Market Access and Corporate Affairs of PT Roche Indonesia mengatakan bahwa disetujuinya peredaran obat ini oleh BPOM dapat memberi pilihan terapi baru yang meningkatkan kualitas hidupnya.

“Hari ini merupakan hari bersejarah bagi pasien dan keluarga pasien IPF, yang hidup dengan penyakit mematikan serta tidak bisa disembuhkan ini," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal IPF, Penyakit Paru Langka yang Mematikan

Mengenal IPF, Penyakit Paru Langka yang Mematikan

Health | Jum'at, 02 Maret 2018 | 14:23 WIB

Peringatan: Bahaya Konsumsi Ibuprofen Terlalu Sering

Peringatan: Bahaya Konsumsi Ibuprofen Terlalu Sering

Health | Rabu, 14 Februari 2018 | 15:00 WIB

Harapan Baru, Semut Sebagai Pabrik Obat Bagi Manusia

Harapan Baru, Semut Sebagai Pabrik Obat Bagi Manusia

Health | Rabu, 07 Februari 2018 | 16:46 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB