Lima Kondisi Ini Ternyata Bikin Anda Tidur Mendengkur

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 16 April 2018 | 12:25 WIB
Lima Kondisi Ini Ternyata Bikin Anda Tidur Mendengkur
Ilustrasi tidur ngorok atau mendengkur. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat siang Dokter,
Dok, kalau tidur saya suka ngorok atau mendengkur, apa penyebabnya? Mohon penjelasan dan sarannya. Terima kasih.

SG

Jawab:

Selamat siang Saudara SG,
Ada banyak penyebab mengapa orang bisa tidur ngorok atau mendengkur, mulai dari masalah sederhana yang tidak berbahaya sampai pada masalah yang berbahaya.

1. Struktur Mulut
Lancar tidaknya aliran udara saat bernapas salah satunya dipengaruhi oleh struktur mulut. Orang dengan, pangkal lidah yang tebal akan berisiko tidur mendengkur, karena saluran udara menjadi lebih sempit.

Begitu pula bagi orang yang kelebihan berat umumnya memiliki jaringan tambahan di bagian belakang tenggorokan yang menghambat aliran udara. Berat ringannya alias keras tidaknya suara ngorok akan sesuai dengan seberapa berat sumbatan atau hambatan yang terjadi.

2. Minum Alkohol
Studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi alkohol terlalu banyak sebelum tidur, maka akan cendrung mendengkur saat tidur. Hal ini terjadi karena alkohol mengurangi ketegangan pada otot bukal, sehingga ketidakmampuan otot-otot yang sama untuk membela diri terhadap penyumbatan saluran napas.

3. Sumbatan Pada Hidung
Penyebab tidur ngorok selanjutnya adalah hidung tersumbat. Seseorang yang mengalami hidung mampet atau semacam deformitas (kelainan bentuk hidung) maka akan memiliki peluang untuk tidur ngorok, karena pada saat tidur maka dia akan cendrung bernapas melalui mulut, apalagi orangnya juga gemuk.

4. Amandel
Hal ini biasanya terjadi pada anak-anak, yaitu ketika adanya pembesaran amandel saat terjadinya peradangan (radang amandel), selain tidur ngorok bisanya anak juga mengalami demam, malas makan karena tenggorokan sakit, dan sering ngeces karena untuk menelan ludah juga sakit.

5. Tumor
Adanya tumor atau massa jaringan abnormal baik pada hidung ataupun daerah tenggorokan juga dapat mmenjadi penyebab tidur ngorok, melalui mekanisme yang sama seperti telah dijelaskan di atas. Contohnya pada kanker nasofaring.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.

Dijawab oleh: dr. Qashdina Sutrisni
Sumber: https://meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mata Merah Darah, Berbahayakah?

Mata Merah Darah, Berbahayakah?

Health | Minggu, 15 April 2018 | 17:38 WIB

Haid Tidak Teratur, Bagaimana Menghitung Masa Suburnya?

Haid Tidak Teratur, Bagaimana Menghitung Masa Suburnya?

Health | Kamis, 12 April 2018 | 18:18 WIB

Gumpalan Coklat Pascaoperasi Angkat Rahim, Normalkah?

Gumpalan Coklat Pascaoperasi Angkat Rahim, Normalkah?

Health | Kamis, 12 April 2018 | 13:36 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB