Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Punya Perilaku Mengganggu?

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 17 April 2018 | 17:45 WIB
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Punya Perilaku Mengganggu?

Suara.com - Anak dengan perilaku mengganggu memang kadang membuat kesal dan malu orangtua. Tapi Anda kini tak perlu khawatir lagi, karena sebuah penelitian yang dipimpin oleh Society for Research in Child Development telah menemukan solusi untuk hal ini.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Amsterdam, Universitas Cardiff, Universitas Oxford, dan Universitas Utrecht ini menunjukkan perbedaan tentang apakah anak-anak sungguh menunjukkan masalah perilaku atau tidak, berdasarkan lebih dari 150 studi tentang program pengasuhan.

Menurut para peneliti, kebanyakan program pengasuhan yang ada saat ini bertujuan untuk mengajarkan orangtua cara mengurangi perilaku mengganggu pada anak-anak mereka. Padahal, belum tentu mereka semua benar-benar memiliki masalah dalam berperilaku.

Perilaku yang sangat mengganggu didefinisikan sebagai perilaku yang tidak kooperatif dan bermusuhan secara terbuka, termasuk sering marah, berdebat berlebihan dengan orang dewasa, dan usaha yang disengaja untuk mengganggu atau mengejek orang lain.

"Kami menemukan bahwa ketika perilaku yang sangat mengganggu muncul pada anak-anak, orangtua seharusnya diajarkan tentang cara mengelola perilaku si anak plus strategi membangun hubungan dengan anak. Dengan dua cara ini, akan lebih efektif daripada sekadar mengajarkan orangtua cara mengelola perilaku si anak," jelas Patty Leijten, yang memimpin penelitian.

Para peneliti mengamati 156 penelitian tentang efektivitas program pengasuhan untuk mengurangi perilaku mengganggu pada anak-anak usia 2 hingga 10 tahun. Studi ini melibatkan lebih dari 15.000 keluarga dari berbagai latar belakang sosial ekonomi di 20 negara.

Dalam studi ini, peneliti hanya mengajari orangtua tentang strategi manajemen perilaku, atau melakukan kedua teknik yaitu strategi manajemen perilaku yang dikombinasikan dengan strategi membangun hubungan dengan anak . Dengan begitu, peneliti dapat membandingkan keefektifan pendekatan yang umum digunakan ini.

"Pembuat kebijakan dan penyedia layanan harus menyadari bahwa keluarga yang berbeda mungkin memerlukan strategi yang berbeda untuk mengurangi perilaku mengganggu pada anak-anak. Program yang dirancang untuk mencegah perilaku mengganggu yang parah mungkin memerlukan pendekatan yang berbeda dengan program yang dirancang untuk mengatasi perilaku yang sesungguhnya belum masuk kategori mengganggu," saran GJ Melendez-Torres, yang ikut terlibat dalam penelitian ini.

"Menambahkan strategi membangun hubungan dengan manajemen perilaku dapat menguntungkan anak-anak yang belum mememiliki perilaku mengganggu yang parah, misalnya dengan cara mendorong komunikasi yang lebih baik secara keseluruhan antara orangtua dan anak-anak. Tetapi, bagi anak-anak yang memang sudah memiliki perilaku mengganggu, itu tidak membantu mengurangi," ujar dia.

baca juga

Jadi, lanjut dia, untuk anak-anak yang telah memiliki perilaku mengganggu yang parah, membangun hubungan yang baik antara orangtua dan anak, plus manajemen perilaku adalah kunci untuk mengurangi masalah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memukul Perburuk Masalah Perilaku pada Anak

Memukul Perburuk Masalah Perilaku pada Anak

Health | Senin, 20 November 2017 | 21:31 WIB

Saat Rewel, Jangan Sogok Anak dengan Camilan, Mengapa?

Saat Rewel, Jangan Sogok Anak dengan Camilan, Mengapa?

Health | Rabu, 26 April 2017 | 16:26 WIB

Dititip ke TPA Perilaku Anak Berubah, Kenapa Ya Dok?

Dititip ke TPA Perilaku Anak Berubah, Kenapa Ya Dok?

Health | Senin, 21 November 2016 | 12:33 WIB

Terkini

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:20 WIB

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat

Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi

Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?

Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi

Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka

Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:00 WIB

×