Hati-hati, Bau Khas Mobil Baru Ternyata Bisa Bahayakan Kesehatan!

Ririn Indriani

Kamis, 19 April 2018 | 09:15 WIB
Hati-hati, Bau Khas Mobil Baru Ternyata Bisa Bahayakan Kesehatan!
Ilustrasi menjajal mobil baru. (Shutterstock)

Suara.com - Saat membeli mobil baru, Anda tentu mencium aroma atau bau khas mobil tersebut. Namun siapa yang menyangka kalau aroma tersebut bisa membahayakan kesehatan.

Ya, Pakar Mikroba sekaligus Pendiri RTK Enviroemntal Group Robert Weitz dilansir dilansir dari laman Reader’s Digest mengatakan bahwa aroma atau bau khas mobil baru yang Anda cium sebenarnya berasal dari senyawa organik yang mudah menguap yang disebut dengan VOC (volatile organic compound).

VOC berasal dari campuran bahan yang digunakan untuk membuat interior mobil, di antaranya poliuretan atau poliester, brominated flame retardants (BFR), kromium, timbal dan berbagai cat, plastik, dan sealant (perekat).

Semakin lama Anda mencium bau mobil baru, maka semakin banyak gas VOC yang terhirup ke dalam tubuh. Akibatnya, gas hasil VOC akan semakin cepat menyebabkan sakit kepala, gangguan pernapasan, nyeri otot, dan nyeri sendi.

Tidak hanya itu, para peneliti menemukan bahwa lebih dari 275 bahan kimia yang terdapat di dalam interior mobil dapat meningkatkan risiko cacat lahir, gangguan belajar, hingga masalah hati. Gas VOC yang menjadi asal muasal bau mobil tersebut juga disinyalir dapat menyebabkan kanker.

Terlebih, para peneliti mengungkapkan bahwa bahan-bahan berbahaya seperti BFR, PVC, hingga phthalate dalam interior mobil sangat rentan terhadap kenaikan suhu.

Saat mobil dalam keadaan panas akibat paparan sinar matahari, konsentrasi berbagai senyawa berbahaya tersebut cenderung meningkat untuk kembali menghasilkan gas VOC yang semakin banyak dan berbahaya untuk kesehatan.

Risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkannya pun pada akhirnya juga ikut meningkat. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Dilansir dari Hello Sehat, aroma khas mobil baru cenderung memudar setelah Anda sering mengendarai mobil tersebut. Ini artinya, gas hasil VOC tadi akan ikut menghilang secara perlahan. Akan tetapi, ingat bahwa bahan-bahan pemicu VOC dapat muncul lagi saat mobil kepanasan, terlebih ketika mobil berada di bawah terik matahari dalam waktu lama.

baca juga

Salah satu cara untuk mengatasinya dengan membuka jendela lebar-lebar untuk mengeluarkan udara panas dan pengap yang terjebak di dalam mobil dengan membuka jendela sesering mungkin.

Selain itu, hindari berlama-lama di dalam mobil baru agar bau khas mobil tidak banyak terhirup dan masuk ke paru-paru. Walaupun Anda menyukainya, lebih baik menjaga kesehatan kan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Kesehatan Mengintai Mereka yang Suka Mewarnai Rambut

Risiko Kesehatan Mengintai Mereka yang Suka Mewarnai Rambut

Lifestyle | Jum'at, 30 Maret 2018 | 12:29 WIB

Suka Simpan Struk Belanja di Dompet? Awas, Bahaya Ini Mengintai!

Suka Simpan Struk Belanja di Dompet? Awas, Bahaya Ini Mengintai!

Health | Kamis, 18 Januari 2018 | 11:15 WIB

Hobi Berselancar di Laut, Awas Diincar Risiko Kesehatan Ini!

Hobi Berselancar di Laut, Awas Diincar Risiko Kesehatan Ini!

Health | Rabu, 17 Januari 2018 | 10:17 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×