Ruang Laktasi Belum Tersedia di Semua Gedung Perkantoran

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 20 April 2018 | 18:13 WIB
Ruang Laktasi Belum Tersedia di Semua Gedung Perkantoran
Ilustrasi memerah ASI. (Shutterstock)

Suara.com - Data yang dihimpun Kementerian Kesehatan terhadap 19 provinsi dan 78 kabupaten atau kota menunjukkan bahwa baru 64,8 persen gedung perkantoran di Indonesia yang telah menyediakan ruang laktasi. Ini berarti, masih ada sekitar 35,2 persen perusahaan di Indonesia yang belum mendukung pemberian ASI eksklusif bagi para pekerja perempuannya.

Hal ini sangat disayangkan oleh Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan, drg. Kartini Rustandi, M.Kes. "Bagaimana pemerintah bisa menekan angka kekurangan gizi maupun stunting jika penyediaan ruang laktasi belum mendapat dukungan dari pihak perusahaan?" katanya.

Menurut dia, dibutuhkan komitmen dari perusahaan di Indonesia untuk menyediakan ruang laktasi agar para pekerja perempuan yang sedang menyusui bisa tetap memberikan ASI eksklusif bagi buah hatinya yang menanti di rumah.

"Jangan bicara stunting kalau masalah seperti ini saja belum semua menyediakan," ujar Kartini dalam sesi temu media peringatan Hari Kartini di Gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Selain dari sisi penyediaan ruang laktasi, Kartini melihat pentingnya pemenuhan gizi bagi karyawan kantor, terutama kaum perempuan, mengingat bahwa generasi selanjutnya bergantung pada kesehatan perempuan di Indonesia.

"Jika tidak mampu, perusahaan bisa bekerja sama dengan Puskesmas setempat," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Prof. Vennetia R. Danes, mengatakan agar Kementerian Ketenagakerjaan turut memberi sanksi keras bagi para perusahaan yang lalai menyediakan hak-hak perempuan, salah satunya penyediaan ruang laktasi.

"Ruangan laktasi kecil sebenarnya bisa diberdayakan dari ruangan yang lain. Jadi, ada satu ruangan yang bisa dipakai berbagai kegiatan. Kalau dana nggak ada untuk ruangan yang besar, ya tidak perlu memaksakan. Yang penting ada ruang laktasi walau kecil," tambah dia.

Sebaliknya, jika memang ada perusahaan yang sudah memberikan hak-hak perempuan dan ramah anak, sudah sewajarnya diberi apresiasi, misalnya penghargaan. "Ada reward untuk perusahaan yang mampu melakukan responsif gender. Harapannya, yang lain termotivasi dan semakin banyak yang mengikuti," tandasnya. Dengan begitu, diharapkan perusahaan lainnya juga termotivasi untuk melakukan hal yang sama dalam memenuhi kebutuhan perempuan, termasuk ruang laktasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasokan Ruang Perkantoran Jakarta Terbesar di 2018

Pasokan Ruang Perkantoran Jakarta Terbesar di 2018

Bisnis | Rabu, 04 April 2018 | 13:47 WIB

Indonesia Kini Memiliki Co-working Space Bertaraf Internasional

Indonesia Kini Memiliki Co-working Space Bertaraf Internasional

Bisnis | Senin, 17 Juli 2017 | 05:37 WIB

Intip Desain Futuristik Kantor Google London

Intip Desain Futuristik Kantor Google London

Tekno | Minggu, 04 Juni 2017 | 12:47 WIB

Terkini

Jangan Asal Posting! Ini Risiko Jejak Digital yang Mengintai Kreator Muda

Jangan Asal Posting! Ini Risiko Jejak Digital yang Mengintai Kreator Muda

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Perjamuan Arwah: Ketika Keinginan Manusia Menuntut Harga yang Mengerikan

Perjamuan Arwah: Ketika Keinginan Manusia Menuntut Harga yang Mengerikan

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Bedanya Krim Malam Viva Queen White Advance dan Viva Queen Pro Age, Mana yang Cocok untukmu?

Bedanya Krim Malam Viva Queen White Advance dan Viva Queen Pro Age, Mana yang Cocok untukmu?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026

Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Kasatgas Tito Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Targetkan Realisasi Kegiatan 2026 Tuntas

Kasatgas Tito Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Targetkan Realisasi Kegiatan 2026 Tuntas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China

Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Manchester United Belum Pecat Michael Carrick, Partai Lawan Chelsea Jadi Penentu?

Manchester United Belum Pecat Michael Carrick, Partai Lawan Chelsea Jadi Penentu?

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Bedak Padat Sariayu Punya Kandungan SPF Berapa? Ini Spesifikasi, Manfaat, dan Harganya

Bedak Padat Sariayu Punya Kandungan SPF Berapa? Ini Spesifikasi, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Bocoran Jadwal dan Mekanisme Penetapan UMP 2027

Bocoran Jadwal dan Mekanisme Penetapan UMP 2027

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×