Bunda, Ini Enam Buah - buahan Terbaik Untuk Bayi

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 24 April 2018 | 17:15 WIB
Bunda, Ini Enam Buah - buahan Terbaik Untuk Bayi
Ilustrasi balita makan buah-buahan. (Shutterstock)

Suara.com - ASI adalah sumber gizi terbaik untuk bayi, tapi setelah enam bulan ASI eksklusif, Anda secara perlahan harus mulai memperkenalkan makanan padat sebagai makanan pendamping ASI (MPASI) untuk si kecil, salah satunya buah-buahan.

Buah-buahan murni memang mudah untuk disajikan, kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Lantas, buah-buahan apa saja yang baik untuk dikonsumsi bayi? Berikut daftar buah-buah terbaik untuk bayi dikutip dari Hello Sehat.

1. Apel
Apel memiliki banyak kandungan gizi seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, vitamin A, dan vitamin C dan mineral lainnya yang sangat baik bagi pertumbuhan anak.

Ilustrasi apel. (sumber: Shutterstock)

Apel selain mudah dicerna, juga tidak menyebab alergi untuk si kecil. Anda dapat memberikan apel pada si kecil di bulan kelima atau keenam.

Tips memasak:
1. Siapkan satu buah apel yang sudah dikupas kulitnya
2. Potong buah apel kecil-kecil dan letakkan pada wadah yang tahan panas
3. Kukus potongan apel ke dalam panci sekitar 3 menit
4. Setelah dikukus, haluskan buah apel dengan garpu atau blender
5. Anda juga bisa menambahkan kayu manis

2. Pisang
Anda sebenarnya bisa memperkenalkan pisang mulai dari usia si kecil empat bulan, tapi idealnya usia yang direkomendasikan untuk memulai makanan padat adalah enam bulan.

Pisang merupakan buah untuk bayi yang sering dijadikan makanan pendamping ASI terbaik. Pasalnya, buah ini memiliki tekstur yang lembut dan halus, jadi tidak menyulitkan si kecil untuk melumat ataupun mencerna.

Ilustrasi seorang perempuan sedang mengiris pisang. [Shutterstock]

Selain itu, buah pisang gampang didapatkan dengan harga yang relatif murah. Anda bisa memilih pisang ambon, pisang emas, ataupun pisang susu.

Yang terpenting, pilihlah pisang yang sudah matang jika akan diberikan pada bayi.

Tips memasak bubur pisang:
1. Kupas dan potong pisang menjadi potongan-potongan kecil
2. Tambahkan ASI atau susu formula
3. Lalu hancurkan menggunakan garpu, atau haluskan dalam blender
4. Bubur pisang siap disajikan
5. Anda bisa memberikan secara langsung untuk si kecil dengan cara dikerok menggunakan sendok

3. Alpukat
Buah untuk bayi lainnya adalah alpukat. Alpukat adalah sumber lemak tak jenuh dan vitamin E. Selain itu, alpukat memiliki tekstur yang lembut dan memiliki rasa yang enak sehingga pas untuk dijadikan sebagai makanan pendamping ASI.

Ilustrasi alpukat tanpa biji (Shutterstock)

Tips memasak:
1. Siapkan setengah buah alpukat matang
2. Kupas kulitnya dan ambil daging buahnya
3. Hancurkan daging menggunakan garpu atau blender
4. Anda juga dapat menambahkan pisang, susu, atau buah lainnya yang bisa memberikan sedikit rasa

4. Kiwi
Buah kiwi kaya akan serat dan vitamin A dan C. Namun, sifat asam kadang bisa menyebabkan ruam popok atau ruam mulut pada bayi. Oleh karena itu, berhati-hati untuk melihat adanya tanda-tanda alergi ketika Anda memberikannya kepada bayi untuk pertama kalinya.

Kiwi banyak ditemui di Selandia Baru. (Shutterstock)

Tips memasak:
1. Kupas buah kiwi dan potong-potong kecil
2. Haluskan potongan dengan garpu, blender, atau food processor
3. Bubur buah kiwi siap disajikan

5. Jambu biji
Jambu biji kaya vitamin C dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Serat makanan dalam buah ini juga bisa meningkatkan kesehatan pencernaan.

Tips memasak:
1. Potong jambu biji menjadi dua bagian
2. Buang bijinya menggunakan sendok
3. Potong jambu menjadi potongan-potongan kecil dan kukus menggunakan selama beberapa menit
4. Haluskan dalam blender
5. Tambahkan air untuk mendapatkan testur yang diinginkan

6. Pepaya
Pepaya selain manis dan lezat juga kaya akan folat, serat, dan vitamin A, C dan E. Kandungan serat dan enzim papin yang terdapat di dalam pepaya sangat bagus untuk pencernaan bayi. Oleh karena itu, banyak orang yang menjadikan pepaya sebagai obat alami untuk mengatasi masalah sembelit.

Tips memasak:
1. Siapkan pepaya matang yang berwarna kuning dan oranye gelap, dan pastikan bebas dari noda
2. Cuci pepaya dengan campuran air dan cuka untuk menghilangkan bakteri
3. Bilas di bawah air dan keringkan
4. Kupas kulit dan iris pepaya menjadi dua, jangan lupa buang bijinya
5. Cuci lagi pepaya untuk menghapus sisa-sisa bijinya
6. Potong pepaya menjadi potongan-potongan kecil, dan haluskan
7. Bubur pepaya siap dihidangkan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gali Potensi Anak, Orangtua Perlu Kenali Lima Aspek Ini

Gali Potensi Anak, Orangtua Perlu Kenali Lima Aspek Ini

Health | Rabu, 18 April 2018 | 14:39 WIB

Wajah Anak Kurang Ekspresif, Bisa Jadi Tanda Sering Main Gadget

Wajah Anak Kurang Ekspresif, Bisa Jadi Tanda Sering Main Gadget

Health | Senin, 26 Maret 2018 | 16:59 WIB

Anak Jarang Bermain di Luar Ruangan, Ini Dampak Negatifnya

Anak Jarang Bermain di Luar Ruangan, Ini Dampak Negatifnya

Health | Senin, 12 Maret 2018 | 20:09 WIB

Terkini

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB