Kurang Yodium Gara-Gara Tren Susu Alternatif

Vania Rossa, Risna Halidi

Senin, 30 April 2018 | 12:59 WIB
Kurang Yodium Gara-Gara Tren Susu Alternatif
Ilustrasi susu almond atau susu alternatif. (Shutterstock)

Suara.com - Tren susu alternatif muncul karena semakin banyak orang menghindari susu sapi. Dan pilihan mereka jatuh pada 'susu' yang berasal dari kacang-kacangan, seperti kacang almond, kacang mede, atau susu kedelai.

Berasal dari jenis kacang-kacangan, susu alternatif di atas sebenarnya bukanlah susu sama sekali. Seorang dokter selebriti, Michael Mosley, yang kerap muncul dalam acara Trust Me, I'm A Doctor di saluran SBS Inggris, mengatakan bahwa secara keseluruhan tidak ada masalah dengan susu alternatif ini.

Tapi, Mosley mengatakan ada satu suplemen kunci yang tidak terkandung dalam susu alternatif, yang dapat menyebabkan masalah bagi perempuan di seluruh dunia.

"Salah satu hal yang sangat mengejutkan yang kami temukan di musim terbaru Trust Me, I'm A Doctor adalah bahwa banyak sekali perempuan sekarang yang kekurangan yodium, dan alasan untuk itu (di Inggris) adalah sumber utama yodium ada pada susu sapi. Banyak perempuan bergeser dari meminum susu sapi ke susu almond dan susu alternatif lain yang hanya memiliki kandungan yodium sekitar 1 atau 2 persen dibandingkan susu sapi," kata Mosley.

Lalu, mengapa yodium sangat penting? Yodium menjadi penting terutama untuk menjaga fungsi tiroid di tubuh. Tiroid sendiri merupakan kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak pada bagian depan leher.

Kelenjar ini mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme, pertumbuhan, suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, hingga berat badan.

"Yodium sangat penting untuk menjaga tiroid Anda dalam kondisi yang baik. Jika tidak, Anda bisa menjadi hipotiroid yang menjadi penyebab bertambahnya berat badan. Yodium juga sangat penting bagi perempuan hamil untuk perkembangan otak janin," lanjut Mosley.

Karena begitu banyak orang beralih dari susu sapi ke susu alternatif, Mosley mengatakan dunia mengalami epidemi kekurangan yodium terutama pada perempuan muda.

Meski begitu, Anda tak perlu khawatir bila merasa kekurangan yodium namun ingin tetap menjadi seorang vegan.

baca juga

"Sumber yodium lain juga banyak yang bagus. Jika Anda tidak suka susu, ada ikan putih atau rumput laut. Yodium pada rumput laut kandungannya sangat tinggi," kata Mosley.

Atau alternatif lain, kata Mosley, beli garam beryodium. "Di banyak negara di dunia, mereka menambahkan yodium pada garam karena WHO benar-benar khawatir tentang efek kekurangan yodium pada perempuan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurangi Susu Malah Bikin Tubuh Jadi Intoleransi Laktosa

Kurangi Susu Malah Bikin Tubuh Jadi Intoleransi Laktosa

Health | Sabtu, 14 April 2018 | 07:08 WIB

Ini Manfaatnya Bila Kebutuhan Yodium Ibu Hamil Tercukupi

Ini Manfaatnya Bila Kebutuhan Yodium Ibu Hamil Tercukupi

Health | Rabu, 12 Agustus 2015 | 12:46 WIB

Begini Cara Konsumsi Garam Beryodium yang Benar

Begini Cara Konsumsi Garam Beryodium yang Benar

Health | Selasa, 26 Mei 2015 | 19:03 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

×