Bosan Teh Hijau, Coba Teh Biru! Apa Manfaatnya Bagi Kesehatan?

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 22 Juni 2018 | 15:20 WIB
Bosan Teh Hijau, Coba Teh Biru! Apa Manfaatnya Bagi Kesehatan?
Teh biru yang trerbuat dari bunga teleng.. (Shutterstock)

Suara.com - Bosan minum teh hitam atau teh hijau? Kini Anda bisa mencoba mencicipi teh biru. lantas, apa itu teh biru?

Teh ini berasal dari tanaman Asia Tenggara yang dikenal sebagai clitoria ternatea atau yang biasa disebut sebagai bunga teleng.

Teh ini bebas kafein dan menawarkan banyak sekali manfaat kesehatan, salah satunya menurunkan berat badan secara alami. Tak hanya itu, bunga teleng sejak dulu juga sering digunakan sebagai obat untuk mengobati peradangan, penyakit mata, dan lainnya.

BACA JUGA: Penyakit Langka, Bocah Ini Harus Dimandikan dengan Pemutih

Dalam pengobatan Cina, bunga teleng disebut dapat meningkatkan vitalitas dan meningkatkan libido. Sementara dalam pengobatan Ayurveda, bunga teleng juga bisa digunakan untuk meningkatkan memori dan mengandung sifat anti-stres dan anti-depresan.

Nah, untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa membuat teh dari bunga teleng. Berikut adalah manfaat kesehatan lain dari teh biru, dilansir dari Boldsky.

1. Kaya Antioksidan
Salah satu manfaat terpenting dari teh biru adalah mengandung antioksidan. Antioksidan ini disebut proanthocyanidins yang dapat membantu mencegah dan memperbaiki kerusakan sel dari radikal bebas.

BACA JUGA: Lima Cara Sederhana Pangkas Risiko Kanker Payudara

Antioksidan juga mencegah penuaan dini dan sangat bagus untuk kulit dan rambut. Teh biru dikemas dengan berbagai vitamin dan mineral yang akan membantu menjaga kulit dan rambut Anda dalam kondisi baik.

2. Memiliki Sifat Anti-penuaan
Teh biru dikenal memiliki sifat anti-glikasi yang luar biasa untuk kulit Anda, sehingga mencegah kulit dari penuaan. Selain itu, teh biru mengandung flavonoid yang meningkatkan produksi kolagen yang mempercepat elastisitas kulit.

Bunga teleng juga baik untuk rambut Anda, karena meningkatkan aliran darah di kulit kepala dan memperkuat folikel rambut karena sifat antosianin.

3. Memiliki Sifat Anti-Diabetes
Minum secangkir teh biru di sela waktu makan akan menghambat asupan glukosa dari diet dan menurunkan gula darah.

Daun clitoria ternatea ditemukan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes dan antioksidan yang ada di dalamnya membantu tubuh menurunkan risiko infeksi yang rentan diderita oleh penderita diabetes. Minum teh ini setiap hari juga akan meningkatkan kesehatan jantung Anda.

4. Mengobati Kecemasan dan Depresi
Menurut studi, teh biru dapat meredakan stres dan menurunkan gejala gangguan kecemasan. Stres dan depresi telah berdampak pada kesehatan semua orang.

Jadi, minum teh ini akan mengurangi gejala kecemasan dan depresi. Antioksidan dalam teh memainkan peran utama dalam membangkitkan suasana hati Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Teh Termahal di Dunia yang Sayang Banget Kalau Diminum

5 Teh Termahal di Dunia yang Sayang Banget Kalau Diminum

Lifestyle | Jum'at, 15 Juni 2018 | 09:00 WIB

Teh Hijau Bisa Menghilangkan Jerawat? Ini Faktanya!

Teh Hijau Bisa Menghilangkan Jerawat? Ini Faktanya!

Health | Senin, 28 Mei 2018 | 06:59 WIB

Ini Alasan Tak Boleh Minum Teh Saat Makan

Ini Alasan Tak Boleh Minum Teh Saat Makan

Lifestyle | Selasa, 15 Mei 2018 | 13:56 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB