6 Gelas Kopi Sehari Bikin Panjang Umur?

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 04 Juli 2018 | 11:38 WIB
6 Gelas Kopi Sehari Bikin Panjang Umur?
Ilustrasi kopi luwak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Barangkali, ini kabar baik bagi Anda pecinta kopi. Sebuah penelitian yang dilakukan selama satu dekade kembali mengungkap manfaat kopi bagi kesehatan. Jika selama ini kopi dianggap berefek negatif karena kandungan kafein didalamnya, maka sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA ini justru menganjurkan orang untuk minum kopi 6-7 gelas sehari karena dapat membuat seseorang panjang umur.

Temuan ini didapat setelah para peneliti menganalisis data dari setengah juta orang dewasa di Inggris berusia 38-73 tahun selama kurun waktu 10 tahun. Dan dalam waktu tersebut, sebanyak 14.225 peserta meninggal karena berbagai penyebab termasuk kanker dan penyakit jantung.

Dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi, mereka yang memiliki kebiasaan menyeruput 6-7 cangkir kopi sehari memiliki risiko kematian 16 persen lebih rendah. Angka ini bahkan turun menjadi 14 persen bagi mereka yang mengonsumsi delapan atau lebih cangkir setiap hari.

"Sementara orang yang minum 2 hingga 3 cangkir per hari berisiko sekitar 12 persen lebih rendah mengalami kematian lebih dini dibandingkan dengan non peminum kopi," kata peneliti, Erikka Loftfield, dari National Cancer Institute.

Jenis dan jumlah kopi yang dikonsumsi tampaknya tidak membuat perbedaan, baik itu berkafein atau tanpa kafein, apakah itu instan atau diseduh, apakah itu dua cangkir atau delapan. Inti dari penelitian ini, mereka yang memiliki kebiasaan mengonsumsi kopi berisiko mengalami kematian yang lebih rendah.

"Mereka yang minum satu sampai tiga cangkir kopi per hari cenderung lebih panjang umur dan lebih mungkin melaporkan kondisi kesehatan sangat baik," ujar peneliti.

Kafein mungkin bukan alasan di balik manfaat peningkatan harapan hidup para penikmat kopi. Sebelumnya, berbagai penelitian juga telah menunjukkan bahwa zat di dalam kopi dapat mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi jantung, dan mengurangi risiko diabetes.

"Kami meyakini senyawa kaya polifenol-seperti antioksidan dalam kopi sangat berperan dalam meningkatkan kesehatan seseorang," ujar Christopher Gardner dari Pusat Penelitian Pencegahan Stanford.

Dia juga mencatat bahwa menyeruput kopi sering menjadi salah satu momen paling santai dalam sehari, yang dapat berkontribusi untuk menghilangkan stres.

Meski kopi terbukti menyehatkan, Anda tetap harus membatasi tambahan krim, gula, dan pemanis buatan ke dalamnya. Selain itu, mengonsumsi lebih dari dua cangkir sehari tidak disarankan untuk kelompok rentan seperti ibu hamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teh Hitam dan Kopi Ternyata Bisa Atasi Uban, Begini Caranya

Teh Hitam dan Kopi Ternyata Bisa Atasi Uban, Begini Caranya

Lifestyle | Kamis, 28 Juni 2018 | 15:08 WIB

Seruput 4 Cangkir Kopi Sehari Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Seruput 4 Cangkir Kopi Sehari Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Health | Sabtu, 23 Juni 2018 | 15:35 WIB

Penjualan Menurun, Starbucks Akan Tutup 150 Gerai Kopinya

Penjualan Menurun, Starbucks Akan Tutup 150 Gerai Kopinya

Bisnis | Rabu, 20 Juni 2018 | 14:49 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB