Takut Sanksi, Eko Yuli Irawan Tak Mau Sembarangan Konsumsi Obat

RR Ukirsari Manggalani | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 16 Juli 2018 | 17:30 WIB
Takut Sanksi, Eko Yuli Irawan Tak Mau Sembarangan Konsumsi Obat
Eko Yuli Irawan, atlet angkat besi Nasional [Suara.com/Risna Halidi].

Suara.com - Atlet angkat besi Nasional, Eko Yuli Irawan mengaku siap hampir 100 persen dalam menghadapi ajang Asian Games 2018, di Jakarta dan Palembang,  yang dihelat pada pertengahan Agustus nanti.

Selain persiapan fisik dan mental, Eko mengaku selalu selektif menggunakan obat-obatan ketika sakit agar tidak terpapar zat-zat mengandung doping.

Hal itu ia ungkapkan setelah menerima suntik vaksin influenza yang dilaksanakan oleh Kemenpora dan perusahaan pembuat vaksin, Sanofi Pasteur Indonesia.

"Dari awal kami selalu konsumsi obat sesuai aturan pelatih. Pelatih sudah koordinasi dengan dokter: apa saja obat yang boleh dikonsumsi atau yang tidak," kata Eko kepada Suara.com di Jakarta, Senin, (16/07/2018).

Misalnya, kata Eko, saat sakit ia dan para atlet lain mesti mencari obat alternatif yang tidak mengandung doping seperti erythropoietin atau steroid.

"Kami mesti pakai obat alternatif lain, meski lebih lama bekerja tetapi akan lebih bersih," tambahnya. Lebih bersih dalam artian dari doping.

Kata doping sendiri merujuk kepada penggunaan obat yang mampu meningkatkan performa atlet saat bertanding. Doping dilarang keras oleh seluruh organisasi olahraga di  dunia dan dianggap sebagai kecurangan fatal.

Eko menambahkan, Minggu, (15/07/2018), kediaman pribadinya didatangi oleh World Anti-Doping Agency atau WADA.

"Mereka datang langsung ke rumah saya di Bekasi.  Diminta tes urine dan hasilnya akan keluar sekitar satu minggu lagi. Karena tidak macam-macam (seperti memakai doping),  saya tenang-tenang saja," paparnya.

Atlet peraih medali perak dalam ajang Olimpiade Rio di Brasil 2016 mengatakan tak mau main-main dalam mengonsumsi obat. Apalagi, sanksi yang diberikan tidak main-main bagi atlet yang didapati mengonsumsi doping.

"Bila ketahuan memakai doping, bakal dihukum tidak boleh bertanding empat tahun. Sementara bila dua kali berturut-turut kedapatan mengonsumsi doping, maka seumur hidup tidak boleh ikut bertanding lagi," jelas Eko.

Begitulah seharusnya, nilai sportivitas mesti dijunjung tinggi para atlet dalam upaya meraih prestasi. Jangan lupakan pula dampak negatif dari doping yang dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Asian Games 2018, Ratusan Atlet Diberi Vaksin Influenza

Jelang Asian Games 2018, Ratusan Atlet Diberi Vaksin Influenza

Health | Senin, 16 Juli 2018 | 11:31 WIB

Jauhari Johan Yakin Raih Medali di Triathlon Asian Games 2018

Jauhari Johan Yakin Raih Medali di Triathlon Asian Games 2018

Sport | Minggu, 15 Juli 2018 | 21:49 WIB

Emas Asian Games: Rumah, Bonus Rp 1,5 M dan Diangkat ASN Menunggu

Emas Asian Games: Rumah, Bonus Rp 1,5 M dan Diangkat ASN Menunggu

Sport | Sabtu, 14 Juli 2018 | 18:59 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB