Unik : Bisakah Hamil Lagi di Tengah Kehamilan Yang Lain?

RR Ukirsari Manggalani, Risna Halidi

Selasa, 24 Juli 2018 | 05:30 WIB
Unik : Bisakah Hamil Lagi di Tengah Kehamilan Yang Lain?
Ilustrasi ibu hamil [Shutterstock].

Suara.com - Tingkat kesuburan perempuan sangat bervariasi. Ini sekaligus menjadi suatu jawaban,  mengapa ada perempuan yang mudah hamil namun ada yang harus berjuang dan terpaksa mengambil pilihan alternatif.

Tetapi, apakah bisa seorang perempuan yang tengah hamil ternyata hamil lagi? Nyatanya, perempuan bisa saja hamil ketika mereka sedang mengandung bayi.

Fenomena ini dikenal sebagai superfetation dan sangat jarang, namun tetap saja mungkin terjadi. Paparannya secara teknis: bisa terjadi ketika sebuah sel telur perempuan dibuahi oleh sperma, sementara ada satu lagi sel telur lain yang sudah dibuahi dan tumbuh di dalam rahim. Secara biologis, kondisi ini tidak seharusnya terjadi.

"Hormon kehamilan biasanya mematikan sistem kesuburan perempuan, membuat perempuan tidak mungkin untuk berovulasi selama kehamilan. Inilah sebabnya mengapa fenomena superfetation sangat luar biasa," kata Connie Hedmark, seorang ahli kebidanan asal Michigan, Amerika Serikat kepada BabyCentre.

Tim peneliti dalam superfetation pun hanya mampu menemukan sekitar 10 kasus di seluruh dunia.   Namun mungkin saja, kata peneliti beberapa kasus superfetation menyerupai kehamilan kembar.

Lalu, apa yang terjadi dengan bayi-bayi ini saat dilahirkan? Bayi biasanya akan lahir pada saat yang sama, tetapi dengan ukuran dan usia yang berbeda.

Julia Grovenburg asal Arkansas adalah seorang perempuan yang mengalami fenomena superfetation.  Dia dan suaminya, Todd Grovenburg sempat merasa putus asa saat belum juga mengandung, hingga kemudian Julia dinyatakan hamil. Namun sekitar dua setengah minggu kemudian, Julia kembali mengandung jabang bayi yang lain. Peluang kejadian tersebut hanya satu dari jutaan.

Julia melahirkan kedua buah hatinya pada saat bersamaan melalui operasi caesar dan lahirlah dua anak, Jillian dan Hudson yang tidak terhitung sebagai anak kembar.

Lalu, siapa lagi perempuan yang bisa mengalami kejadian langka ini?

baca juga

Menurut para ahli, perempuan yang menerima perawatan hormon untuk meningkatkan kesuburan mereka selama in vitro fertilization atau IVF adalah yang paling mungkin terhadap superfetation, karena indung telur mereka dirangsang untuk mempersiapkan bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lihat : Hanbok Korea Kini Tampil Modern

Lihat : Hanbok Korea Kini Tampil Modern

Lifestyle | Senin, 23 Juli 2018 | 22:30 WIB

Femtosecond Laser, Teknologi Untuk Donor Mata

Femtosecond Laser, Teknologi Untuk Donor Mata

Health | Senin, 23 Juli 2018 | 06:00 WIB

Koleksi Celana Panjang Uniqlo Kedepankan Siluet Ramping

Koleksi Celana Panjang Uniqlo Kedepankan Siluet Ramping

Press Release | Minggu, 22 Juli 2018 | 21:00 WIB

Pendonor Mata di Indonesia Kurang, Sosialisasi Ini Dilakukan

Pendonor Mata di Indonesia Kurang, Sosialisasi Ini Dilakukan

Health | Minggu, 22 Juli 2018 | 19:00 WIB

Terkini

11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan

11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:31 WIB

Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:31 WIB

Mengisi Daya, Berbagi Cerita: Komisaris Independen PLN Menyapa Pelanggan di SPKLU Cambridge Medan

Mengisi Daya, Berbagi Cerita: Komisaris Independen PLN Menyapa Pelanggan di SPKLU Cambridge Medan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi

Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki

Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:29 WIB

Airlangga Pastikan Program Rekening Massal Gratis Berlaku Tahun Ini

Airlangga Pastikan Program Rekening Massal Gratis Berlaku Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:26 WIB

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:23 WIB

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:22 WIB

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

×