Drama Musikal Rasa Bagikan Semangat Positif Bagi Pasien Kanker

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 31 Juli 2018 | 10:23 WIB
Drama Musikal Rasa Bagikan Semangat Positif Bagi Pasien Kanker
Drama Musikal "Rasa" digelar di Jakarta, belum lama ini. [Dok. Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)]

Suara.com - Kanker tak hanya menyerang orang dewasa, namun juga anak-anak, yang membutuhkan dukungan moral dari siapapun. Baru-baru ini, Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) menggelar drama musikal "Rasa, Caring from the Heart" untuk merayakan ulang tahun ke-25 sekaligus memperingati Hari Anak Nasional.

Drama musikal yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta, beberapa waktu lalu mengisahkan seorang anak penderita kanker bernama Rasa, yang berjuang mengalahkan penyakitnya, hingga mendapatkan kesempatan kedua dalam hidupnya.

Cerita yang diangkat pada drama musikal ini pun terinspirasi dari kisah nyata para survivor kanker anak yang tergabung dalam Cancer Buster Community (CBC) komunitas. Dimana anggotanya terdiri dari para penyintas kanker anak yang sudah dinyatakan sembuh.

Ketua YOAI, Rahmi Adi Putra Tahir menjelaskan, melalui pertunjukkan ini pihaknya ingin menyebarkan pesan bahwa kanker pada anak itu dapat diobati dan diusahakan sembuh bila dideteksi atau diobati sejak dini. Untuk menuju ke sana, dibutuhkan dukungan, tak hanya dari sisi medis saja tetapi dukungan dari keluarga dan lingkungan terdekatnya.

Karena itu, YOAI mengundang sekitar 200 pasien kanker anak yang saat ini tengah berjuang untuk sembuh, beserta keluarganya menghadiri pertunjukan drama musikal ini, sebagai dukungan moral untuk mereka.

"Melalui pertunjukan ini, YOAI ingin dengan adanya dukungan itu 50 persen kesembuhan sudah tercapai. Dukungan sangat penting karena saya merasakan sendiri," ujar Rahmi yang merupakan orangtua survivor kanker dan kemudian mendirikan YOAI dalam rilis resmi yang diterima Suara.com.

Drama Musikal "Rasa" digelar di Jakarta, belum lama ini. [Dok. Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)]
Drama Musikal "Rasa" digelar di Jakarta, belum lama ini. [Dok. Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)]

Rahmi pun meyakinkan bahwa anak-anak yang berhasil sembuh dari kanker, dapat hidup normal untuk bisa bersekolah layaknya anak tanpa kanker. Itu sebabnya, Ia mengatakan, drama musikal ini memang didedikasikan untuk semua pasien kanker anak agar mereka punya motivasi kuat untuk sembuh.

Drama Musikal "Rasa, Caring from the Heart" ini disutradarai Rama Soeprapto yang telah berpengalaman menggelar acara serupa melalui sanggar Opera Jelajah Anak Indonesia (OJAI). Menurut Rama, drama musikal ini membawa pesan tentang perjuangan hidup, cinta kasih, persahabatan, dan kebahagiaan.

"Kita semua bisa membantu mereka, para pasien kanker anak, bahkan hanya dengan memberikan buku gambar dan crayon mereka sudah sangat gembira."

Selain melibatkan anak-anak dari komunitas Opera Jelajah Anak Indonesia, drama musikal ini mengajak pula 15 anggota CBC untuk ikut bermain peran. Rama juga mengundang empat artis profesional sebagai pemeran utama yaitu Lukman Sardi, Dea Panendra yang bermain sebagai Rasa, Gabriel Harvianto yang memainkan tokoh Bintang, dan Shelomita.

Drama Musikal "Rasa" digelar di Jakarta, belum lama ini. [Dok. Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)]
Drama Musikal "Rasa" digelar di Jakarta, belum lama ini. [Dok. Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)]

Seluruh lagu dalam drama musikal yang hanya berdurasi 45 menit ini diciptakan Thoersi Ageswara yang pernah meraih Piala Citra di ajang FFI 2012. Menurut Rama, ia sengaja membuat drama musikal yang ringan dan sederhana agar pesannya mudah dipahami anak-anak penderita kanker dan masyarakat umum yang hadir. Untuk menambah nuansa Indonesia dalam drama ini, Rama menghadirkan pendongeng asal Aceh, PM Toh.

"Selain drama musikal, pengunjung yang datang juga dapat menyaksikan eksibisi di gallery Ciputra Artprenuer. Karena di saat yang bersamaan YOAI mengadakan pameran karya seni pasien kanker anak dan para survivors yang dibuat saat acara Hari Kanker Anak Internasional (HKAI) pada 18 Februari lalu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Denada Idap Leukimia, Jenis Kanker Terbanyak Diderita Anak

Anak Denada Idap Leukimia, Jenis Kanker Terbanyak Diderita Anak

Health | Rabu, 18 Juli 2018 | 13:46 WIB

RS Kanker Dharmais Akan Tingkatkan Fasilitas Onkologi Anak

RS Kanker Dharmais Akan Tingkatkan Fasilitas Onkologi Anak

Health | Selasa, 27 Maret 2018 | 09:46 WIB

Ini Satu-Satunya Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Ini Satu-Satunya Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Health | Senin, 20 Februari 2017 | 17:24 WIB

Tiga Penghambat Penyembuhan Kanker Anak di Indonesia

Tiga Penghambat Penyembuhan Kanker Anak di Indonesia

Health | Kamis, 02 Februari 2017 | 05:00 WIB

Ini Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Ini Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Health | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 13:09 WIB

Drama Musikal "Beauty and The Beast"Hadir di Jakarta

Drama Musikal "Beauty and The Beast"Hadir di Jakarta

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2015 | 09:11 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB