Operasi Plastik Ikuti Filter Snapchat Kian Jadi Tren yang Negatif

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 07 Agustus 2018 | 16:47 WIB
Operasi Plastik Ikuti Filter Snapchat Kian Jadi Tren yang Negatif
Ilustrasi aplikasi Snapchat. (Shutterstock)

Suara.com - Baru-baru ini sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Facial Plastic Surgery menyoroti dampak filter Snapchat dan Facetune. Aplikasi itu yang mendorong anak muda untuk melakukan operasi plastik. Temuan ini didapat setelah peneliti dari Boston University merangkum laporan dari para ahli.

Mereka menemukan bahwa 55 persen ahli bedah plastik melaporkan pasien mereka yang meminta prosedur operasi plastik agar dapat memperbaiki citra mereka saat selfie. Fenomena ini pun disebut dengan istilah "Snapchat dysmorphia". 

"Ini adalah tren yang mengkhawatirkan karena selfie dengan menggunakan filter bawaan aplikasi sering menghadirkan tampilan yang tidak nyata serta mengaburkan garis realita dan fantasi untuk pasien," tulis para peneliti.

Saat ini, kata ahli bedah plastik, prosedur untuk memperbaiki bentuk hidung dan wajah adalah permintaan yang paling populer. Ahli bedah melakukan 17,5 juta prosedur pada tahun 2017 dan mengalami peningkatan 2 persen yang didominasi prosedur pembesaran payudara, sedot lemak dan operasi pembentukan hidung.

Menurut Asosiasi Kesehatan di Amerika, penderita dysmorphia kerap menganggur dan mengisolasi diri. Depresi dan gangguan obsesif kompulsif yang mereka alami kerap memicu upaya bunuh diri.

Sebuah studi 2015 terhadap remaja perempuan menemukan bahwa remaja yang menggunakan aplikasi pengeditan foto lebih sering juga melaporkan ketidakpuasan yang lebih tinggi dengan penampilan. Mereka lebih cenderung menargetkan berat badan atau bentuk tubuh mereka yang tidak realistis akibat media sosial. Akibatnya mereka mengalami anoreksia hingga depresi karena mimpinya untuk operasi plastik seperti idolanya.

"Aplikasi pengeditan foto mendorong perempuan dan laki-laki untuk bersaing mendapatkan citra yang positif namun kurang realistis. Akibatnya hal ini membuat mereka melakukan segala cara dari diet hingga bedah plastik," tulis peneliti.

Solusi terbaik bagi remaja zaman now yang mengalami "Snapchat dysmorphia" ini tentu saja bukan dengan operasi plastik, tetapi intervensi secara psikologis dan pengobatan untuk meningkatkan kadar serotonin, seru peneliti di akhir kesimpulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhatian : Sebentar Lagi Tak Bisa Kirim Duit Lewat Snapchat

Perhatian : Sebentar Lagi Tak Bisa Kirim Duit Lewat Snapchat

Tekno | Selasa, 24 Juli 2018 | 18:49 WIB

Dua Dokter Ini Peringatkan Risiko di Balik Wabah Bedah Plastik

Dua Dokter Ini Peringatkan Risiko di Balik Wabah Bedah Plastik

Lifestyle | Jum'at, 11 Mei 2018 | 06:40 WIB

Oplas, Youtuber Ini Malah Disebut Warganet Mirip Alien

Oplas, Youtuber Ini Malah Disebut Warganet Mirip Alien

Lifestyle | Selasa, 10 April 2018 | 11:15 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB