Tulang Miss V Nyeri saat Hamil Besar, Apa Sih Sebabnya?

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 15 Agustus 2018 | 22:00 WIB
Tulang Miss V Nyeri saat Hamil Besar, Apa Sih Sebabnya?
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Nyeri pada tulang miss v atau pubis adalah hal umum yang dialami banyak ibu hamil saat memasuki trimester ketiga kehamilannya. Kondisi ini juga sering disebut sebagai Symphysis Pubis Dysfunction (SPD). Sebabnya, adalah karena hormon relaxin di tahap akhir kehamilan bisa membuat bagian pelvis atau tulang panggul menjadi longgar dan rileks, terutama pada tulang kemaluan.

Hormon ini juga dapat melembutkan dan mengendurkan ligamen. Ketika ligamen menjadi kendur, pelvic outlet mulai melebar sehingga membuat ruang untuk kepala bayi masuk saat proses persalinan. Selama proses ini, banyak ligamen di pelvis mulai meregang dan ligamen yang paling membentang adalah yang hadir di pusat tulang pubis atau disebut sebagai simfisis pubis.

Secara umum, nyeri pubis selama kehamilan terjadi ketika ada misalignment dari panggul dan sejumlah besar gerakan simfisis pubis.

Ligamen yang membentang dengan sendirinya inilah yang menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Meningkatnya berat bayi juga menambah beban pada ligamen yang menyebabkan rasa sakit di bagian depan tulang miss v. Kadang-kadang, ligamen juga dapat meregang sehingga menjadi tak tertahankan untuk menanggung rasa sakit yang disebabkan karena berat badan bayi yang terus bertambah.

Bisa dibilang kondisi ini adalah pertanda bahwa tubuh ibu hamil sedang mempersiapkan persalinan agar lebih lancar dan  mudah. Namun, munculnya rasa nyeri ini tetap membuat ibu hamil menjadi tidak nyaman, yang bahkan dapat berlanjut selama periode postpartum awal.

Lantas bagaimana Anda bisa menghadapi masalah ini?

Jika masih sangat mengganggu dan menimbulkan rasa tak nyaman, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Untuk melihatnya, Anda mungkin bisa melakukan USG untuk memindai dan memantau ruang antara tulang panggul Anda. 

Tapi biasanya, dokter bisa melakukan perawatan hanya dengan mengamati gejala Anda. Jika Anda terus mengalami rasa sakit bahkan setelah melahirkan, maka X-ray biasanya akan direkomendasikan.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan pengikat kehamilan untuk menstabilkan panggul Anda. Pengikat kehamilan disarankan karena bekerja seperti penyangga pergelangan kaki atau lutut yang digunakan untuk menjaga persendian tetap di tempatnya. 

Jangan pula mengayunkan kedua kaki Anda bersamaan, hindari berdiri untuk jangka waktu yang lama, kenakan sepatu yang nyaman saat berjalan dan Anda juga bisa mengompres pelvis dengan kantung air panas untuk mengurangi rasa sakit. 

Nah, jika masih terasa tak nyaman, ada latihan tertentu yang dapat dilakukan selama kehamilan untuk meringankan rasa sakit dan nyeri. Anda dapat menghubungi seorang profesional untuk memperoleh pengetahuan tentang latihan dasar panggul yang dapat dilakukan selama kehamilan. 

Jika rasa nyerinya semakin parah, dokter mungkinakan meresepkan obat penghilang rasa sakit. Tetapi pastikan untuk tidak pernah membeli dan mengonsumsi obat yang dijual bebas karena dapat menyebabkan efek yang berbahaya bagu janin Anda. Penghilang rasa sakit yang paling umum diresepkan adalah obat anti-inflamasi dan analgesik. 

Bagaimana gejalanya? Anda mungkin akan merasakan adanya pembengkakan di sekitar daerah tulang kemaluan dan merasa sulit untuk menyatukan kaki Anda. Selain itu, saat berjalan atau mencoba menggerakan kaki, Anda juga mungkin dapat mendengar bunyi 'klik' yang ringan di bagian tersebut.

Selain itu, gerakan-gerakan tertentu mungkin dapat memperparah SPD menjadi lebih menyakitkan. Kegiatan seperti berdiri dari tempat tidur, masuk ke bak mandi atau mobil, memakai piyama, atau duduk berjam-jam. Ini bisa sangat menyakitkan di sekitar tulang miss V Anda yang menunjukkan bahwa Anda mengalami kondisi SPD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenali Sepsis, Pemicu Kematian Ibu Usai Operasi Caesar

Kenali Sepsis, Pemicu Kematian Ibu Usai Operasi Caesar

Health | Senin, 13 Agustus 2018 | 17:00 WIB

Istri Tarra Budiman Diam-diam Hamil 4 Bulan

Istri Tarra Budiman Diam-diam Hamil 4 Bulan

Entertainment | Senin, 13 Agustus 2018 | 12:58 WIB

Nenek 67 Tahun Hamil Anak Kembar, Dokter Minta Digugurkan

Nenek 67 Tahun Hamil Anak Kembar, Dokter Minta Digugurkan

Health | Minggu, 12 Agustus 2018 | 17:57 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB