Makan Kambing Berlebihan saat Idul Adha, Awas 5 Penyakit Ini!

Silfa Humairah Utami | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Rabu, 22 Agustus 2018 | 14:24 WIB
Makan Kambing Berlebihan saat Idul Adha, Awas 5 Penyakit Ini!
Saat Idul Adha banyak orang membuat sate kambing. (Shutterstock)

Suara.com - Masakan olahan kambing seperti sate, kari, sop kaki, tongseng, sop buntut, hingga gulai kambing memang sayang untuk dilewatkan saat merayakan Idul Adha, tapi ingat bila makan kambing berlebihan berisiko diincar penyakit berbahaya.

Lantas, penyakit berbahaya apa saja yang bisa Anda alami bila makan kambing berlebihan? Simak ulasannya.

1. Kolesterol naik

Risiko kolesterol tinggi dapat terjadi bila terlalu banyak makan daging kambing, bahkan bisa mencapai 39 mg/100 gram. Dalam beberapa kasus kolesterol tinggi dapat menyerang seseorang yang memiliki kolesterol normal, sehingga berisiko terkena kardiovaskular.

2. Gangguan pencernaan atas-bawah

Lemak berlebihan yang berasal dari daging kambing dapat tertimbun di lambung yang menyebabkan terjadinya pengosongan. Dalam kasus ini biasanya penderita akan merasa panas di dada atau heartburn.

3. Nyeri ulu hati

Reaksi langsung yang sering dialami banyak orang setelah mengonsumsi daging kambing biasanya pusing, pahit di mulut, dan nyeri ulu hati. Ini terjadi karena terjadi aliran balik dari lambung ke kerongkongan. Dalam kasus tertentu, beberapa orang mengalami sesak napas.

4. Jantung

Salah satu penyebab sakit jantung bisa disebabkan karena terlalu banyak makan daging kambing. Ini dikarenakan kandungan lemak hewaninya yang tinggi. Sehingga terjadi penimbunan lemak, bahkan bisa sampai ke pembuluh darah. Jadi aliran darah yang seharusnya mengalir ke otak, terhalang oleh pembuluh darah yang terdapat timbunan lemak.

5. Obesitas

Tingginya kadar lemak yang masuk ke dalam tubuh yang berasal dari daging kambing dapat meningkatkan risiko obesitas. Jika timbunan lemak di tubuh semakin banyak, maka muncul risiko penyakit lain, seperti penyempitan pembuluh darah hingga kardiovaskular.

Mengenai bahaya mengonsumsi daging kambing yang telah dipaparkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, terlalu banyak mengonsumsi daging berisiko terkena penyakit kanker.

Bila Anda termasuk penggemarnya disarankan jangan makan kambing berlebihan dan imbangi dengan buah, sayur, serta rajin olahraga untuk menghindari berbagai penyakit berbahaya tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Atlet Asian Games Pakistan Rayakan Idul Adha di Indonesia

Cerita Atlet Asian Games Pakistan Rayakan Idul Adha di Indonesia

News | Rabu, 22 Agustus 2018 | 14:29 WIB

Kumpulan Meme Idul Adha, Bikin Warganet Baper

Kumpulan Meme Idul Adha, Bikin Warganet Baper

Tekno | Rabu, 22 Agustus 2018 | 15:00 WIB

Sajian Makanan Idul Adha Berbagai Negara Ini Menggugah Selera

Sajian Makanan Idul Adha Berbagai Negara Ini Menggugah Selera

Lifestyle | Rabu, 22 Agustus 2018 | 13:04 WIB

10 Masakan Olahan Daging Selain Tongseng dan Gulai

10 Masakan Olahan Daging Selain Tongseng dan Gulai

Lifestyle | Selasa, 21 Agustus 2018 | 20:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB