Konsumsi Pil Glitter Ingin Kotoran Berkilauan, Ini Bahayanya

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Senin, 27 Agustus 2018 | 18:21 WIB
Konsumsi Pil Glitter Ingin Kotoran Berkilauan, Ini Bahayanya
Pil Glitter (Boldsky/ilustrasi)

Suara.com - Tren aneh tapi nyata. Banyak orang yang mengonsumsi pil glitter untuk membuat kotoran mereka berkilauan.

Ternyata mereka melakukan percobaan absurd tersebut dengan mengonsumsi pil glitter agar bisa melihat kotoran mereka berkilauan seperti dilansir di Boldsky.

Semuanya berawal ketika sebuah perusahaan yang berbasis di Ohio mulai menjual pil glitter, sehingga banyak masyarakat yang mengonsumsinya untuk membuat kotoran berkilauan!

Meskipun pil tersebut dibuat dengan peringatan bahwa hanya boleh digunakan untuk tujuan dekorasi dan bukan untuk konsumsi manusia, orang-orang tersebut tampaknya akan tak mengindahkan.

Padahal menurut penelitian, glitter tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena ada kemungkinan bahwa itu akan tersangkut di sistem pencernaan, dan benda ini bahkan dapat mengubah produksi hormon.

Terlepas dari ini, glitter juga akan meningkatkan risiko kanker.

Belum lagi untuk urusan lingkungan. Pemerhati lingkungan di seluruh dunia bersikeras bahwa manusia perlu mengurangi penggunaan glitter karena benda ini mengotori lautan hingga 8 juta ton setiap harinya.

Ini sama dengan satu truk sampah yang penuh dengan sampah plastik beracun per menitnya.

Para peneliti kelautan juga mengungkapkan bahwa kelebihan glitter secara harfiah dapat membunuh kehidupan laut. Moluska, dekapoda, echinodermata, ikan, burung laut dan paus yang berbeda-beda mengonsumsi mikroplastik yang berasal dari glitter.

baca juga

Hal ini menyebabkan banyak masalah kesehatan yang tidak diinginkan di antara hewan juga.

Meskipun ada begitu banyak masalah kesehatan, diyakini bahwa sekarang tren glitter yang dapat dimakan sedang diminati di seluruh dunia.

Baik dalam bentuk kopi berkilauan, atau hidangan Turki yang memiliki banyak glitter di dalamnya!

Untuk perusahaan yang menggunakan glitter yang dapat dimakan, mereka diwajibkan untuk memasukkan daftar bahan pada label yang berisi bahan-bahan yang aman dimakan, seperti gula, akasia, maltodekstrin, tepung jagung dan aditif warna.

Apapun alasannya tidak baik untuk mengonsumsi pil glitter berlebihan khususnya hanya untuk memiliki kotoran berkilauan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Imbau Masyarakat Konsumsi SKM dengan Bijak

Kemenkes Imbau Masyarakat Konsumsi SKM dengan Bijak

Health | Senin, 30 Juli 2018 | 14:00 WIB

Benarkah Ada Relasi Antara Cabai dan Usus Buntu?

Benarkah Ada Relasi Antara Cabai dan Usus Buntu?

Health | Kamis, 26 Juli 2018 | 16:15 WIB

Konsumsi Premium Meningkat, Pemerintah Jamin Stok

Konsumsi Premium Meningkat, Pemerintah Jamin Stok

Bisnis | Kamis, 12 Juli 2018 | 08:08 WIB

Terkini

1.393 Hektare Hutan Kaltim Terbakar Periode Karhutla Agustus-Oktober 2026

1.393 Hektare Hutan Kaltim Terbakar Periode Karhutla Agustus-Oktober 2026

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Paradoks Antara Kedaulatan Rakyat vs Monopoli Partai di Pencalonan Presiden

Paradoks Antara Kedaulatan Rakyat vs Monopoli Partai di Pencalonan Presiden

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Persiapan Sekolah Rakyat Permanen Bergerak, 2 Daerah Siapkan Lahan

Persiapan Sekolah Rakyat Permanen Bergerak, 2 Daerah Siapkan Lahan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Macan Tutul Jawa Terekam di Nusakambangan, Dampak Proyek Pembangunan Jadi Sorotan

Macan Tutul Jawa Terekam di Nusakambangan, Dampak Proyek Pembangunan Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai 8 Jam Didata dan Ditanya Kronologi Pasang Spanduk Protes

Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai 8 Jam Didata dan Ditanya Kronologi Pasang Spanduk Protes

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam

Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam

Batam | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:22 WIB

Pastikan Stock BBM di Jatim, Khofifah & Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM

Pastikan Stock BBM di Jatim, Khofifah & Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Beda Masker Sariayu Beras Putih dan Merah: Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Beda Masker Sariayu Beras Putih dan Merah: Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Prajurit TNI Bawa 47 Kg Sabu ke Pekanbaru Ditahan, Terancam Dipecat

Prajurit TNI Bawa 47 Kg Sabu ke Pekanbaru Ditahan, Terancam Dipecat

Riau | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:08 WIB

4 Shio yang Merasakan Perubahan Hidup Jadi Lebih Baik 21 Oktober 2026

4 Shio yang Merasakan Perubahan Hidup Jadi Lebih Baik 21 Oktober 2026

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:08 WIB

×